|
| Saran & Komentar | updated on 24 September 2008 |
|||||||
|
CahayaPengharapanMinistries Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan |
|||||||
|
|
|||||||
|
Sebuah Hidup Yang Berkelimpahan Pesan pertama dari seri khotbah tentang "Kualitas
Hidup" oleh Pdt. Eric H. H. Chang Menurut anda, apakah keselamatan itu? Apakah keselamatan hanya bersangkutan dengan pengampunan dosa-dosa di masa lalu? Tentu saja, tetapi apakah hanya dengan hal itu saja? Apakah keselamatan bersangkutan dengan keinginan untuk masuk sorga? Hal ini ada kebenarannya juga. Biasanya kita mendengar keselamatan disampaikan sebagai salah satu dari kedua hal di atas, tetapi saya pikir ada sesuatu yang jauh lebih penting daripada kedua hal tersebut. Namun saya hampir tidak pernah mendengar orang membicarakannya. Oleh karena itu, mari kita lihat di Yohanes 10:10, sebagai tema dari khotbah hari ini. Ayat ini sudah tidak asing lagi bagi mereka yang membaca Injil Yohanes, namun arti sesungguhnya tidak banyak dipahami orang. Di sini Tuhan Yesus berkata,"Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan."
Apakah Artinya Hidup Berkelimpahan? Hal ini membawa kita kepada inti dari keselamatan. Apakah artinya menjadi seorang Kristen? Hal ini ada hubungannya dengan kualitas hidup. Hal ini ada hubungannya dengan semacam kualitas hidup yang dapat digambarkan sebagai berkelimpahan. Jadi sangatlah penting bagi kita untuk mengerti arti kata berkelimpahan.
Contoh 1: Hanya Bertahan Hidup
Contoh 2: Hampir Berkecukupan
Contoh 3: Mendekati Berkelimpahan Apakah artinya hidup berkelimpahan? Contoh di atas memberikan sedikit gambaran. Seperti apakah hidup anda? Apakah anda hidup dengan bersusah-payah dari hari ke hari? Apakah anda kedinginan dan basah kuyup tetapi tidak tahu bagaimana anda masih tetap bertahan? Anda berharap anda tidak membeku setiap kali cuaca menjadi dingin, atau basah kuyup setiap kali hujan turun. Anda tentu ingin mempunyai kualitas hidup yang lebih baik.
Kita Ingin Kualitas Hidup Yang Lebih Baik Ambil satu contoh misalnya, lihatlah berapa banyak cara yang dapat anda lakukan untuk memasak makanan anda di zaman sekarang ini. Betul-betul luar biasa. Anda dapat menggunakan kompor minyak tanah atau kompor gas yang mengeluarkan nyala api. Kemudian ada banyak cara memasak lainnya yang tidak menggunakan nyala api. Dari kompor gas, kita beralih ke kompor listrik yang menggunakan kumparan. Kompor ini tidak mengeluarkan nyala api sama sekali. Ada kumparan yang di saat menjadi panas, pijaran merahnya bisa terlihat. Namun ada satu macam lagi yang kumparannya tidak menjadi merah. Nah, ini agak berbahaya. Anda tidak akan menyadari kalau kumparan itu panas dan jika dipegang, kemungkinan besar anda akan berakhir di rumah sakit. Jadi orang mengembangkan banyak cara baru untuk memasak. Sekarang ini ada semacam kompor yang disebut kompor induksi. Kompor induksi tidak menjadi panas sama sekali bila dipakai. Ini adalah alat baru, tersedia semenjak beberapa tahun terakhir ini. Harganya masih cukup mahal. Kompor induksi ini bekerja dengan prinsip yang sama sekali berbeda. Caranya ialah dengan mengaktifkan molekul-molekul di alat logamnya (prinsip ini hanya bekerja terhadap logam) sehingga menghasilkan panas. Ini mengakibatkan panci logamnya menjadi panas, tetapi kompornya tidak panas. Setelah selesai memasak dan panci logamnya dilepaskan, kompornya sendiri tetap dingin. Jadi kalau ada anak kecil yang kebetulan menyentuh kompor tersebut, tangannya tidak akan terbakar. Apakah tujuan dari semuanya ini (belum lagi apa yang disebut dengan convection cooker, microwave cooker dsb), kalau bukan untuk meningkatkan kualitas hidup kita? Kenapa anda bekerja? Kenapa anda mencari pekerjaan yang lebih baik? Kenapa kita membuat komputer menjadi semakin canggih dan semakin kecil? Semuanya ini adalah untuk kemudahan hidup kita, untuk meningkatkan kualitas hidup kita. Jika kita teliti bidang-bidang lainnya, kita melihat bahwa tenaga pendorong segala macam gerakan di dalam sejarah manusia adalah pencarian kualitas hidup. Mengapa terjadi banyak revolusi? Apa penyebab Revolusi Perancis yang terjadi lebih dari 200 tahun yang lalu? Hal ini dimulai dari kebutuhan akan roti - bahan pangan dasar untuk hidup. Setiap revolusi berprihatin dengan peningkatan kualitas hidup. Apa penyebab revolusi di Cina? Rakyat Cina ditekan dan petani-petaninya tidak mempunyai ladang sendiri. Jadi revolusi adalah untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. Begitu manusia kehilangan tujuan revolusi, maka revolusi itu akan gagal. Tidak ada seorangpun yang menginginkan revolusi hanya untuk sekedar revolusi saja - ini tidak ada artinya.
Kekristenan Juga Berbicara Tentang Kualitas Hidup Kita Di dalam pekerjaan saya sebagai seorang pendeta, saya harus memberi konseling kepada banyak orang yang menderita setiap harinya. Mungkin anda sekarang sedang menderita. Hal-hal apakah yang menyebabkan penderitaan bagi anda? Kebanyakannya adalah hal-hal yang berasal dari masa lalu: masa kecil yang tidak bahagia atau perkawinan yang gagal. Hal-hal demikian memberi pengaruh yang amat sangat terhadap anda. Masa lalu selalu mempengaruhi masa kini. Itulah sebabnya pengampunan dosa-dosa masa lalu adalah bagian yang penting dari Injil. Tujuannya adalah untuk membebaskan manusia dari ikatan masa lalu dan perasaan bersalah agar ia dapat memperoleh hidup yang berkelimpahan di masa kini. Kehidupan kekristenan menitik-beratkan kehidupan di masa kini. Tanyalah diri anda sendiri kehidupan seperti apakah yang anda jalani sekarang ini. Jika kehidupan anda telah dipenuhi dengan sukacita, dengan arah dan tujuan, dengan kekayaan batin, tentu saja anda tidak membutuhkan Injil. Apa artinya Injil bagi anda? Jika anda telah mempunyai semuanya yang anda butuhkan, Injil tidak ada artinya lagi bagi anda. Yesus berkata orang sakitlah yang membutuhkan dokter. Orang sehat tidak memerlukan dokter. Jika anda berpikir anda seorang yang sehat, dan anda tidak menyadari bahwa sesungguhnya anda sakit, maka anda tidak akan berpikir kalau anda memerlukan dokter. Yesus ingin membawa kita ke satu kehidupan yang berkelimpahan. Kadang saya bertanya-tanya di dalam hati berapa banyak orang Kristen yang menikmati kehidupan dengan sepenuhnya? Saya pikir saya tidak akan salah kalau saya berkata bahwa jumlahnya sangat sedikit. Dengan kata lain, misi Yesus telah gagal sejauh hal-hal yang menyangkut orang Kristen. Ia berkata,"Aku datang, supaya kamu mempunyai hidup, dan hidup dalam segala kelimpahan." Itu berarti kalau kita tidak mempunyai kehidupan yang berkelimpahan, kedatanganNya menjadi sia-sia. Jika Ia datang untuk memberikan kehidupan yang sungguh kaya dan berkelimpahan namun kita tidak mengalaminya, apakah penyebabnya?
Berkelimpahan Berarti Menjadi Luar Biasa
Berkelimpahan Berarti Dipenuhi Entah anda seorang Kristen atau bukan, saya tanya sekali lagi, bagaimanakah kondisi kehidupan anda? Apakah anda hidup penuh dengan kepuasan? Sewaktu saya berkunjung ke Cina beberapa tahun terakhir ini, saya melihat kekosongan batin orang-orang di sana. Pernah sekali saya bertemu seorang mahasiswi yang sedang berjalan mondar-mandir di dalam kampus, lalu saya berkata kepadanya, "Kamu kelihatannya sedang punya banyak pikiran." Dia menjawab, "Betul, aku tidak tahu apa gunanya belajar seperti ini." Dia langsung berterus-terang. Saya tidak mengenal dia. Helen (istri saya) dan saya pada saat itu sedang berjalan-jalan. Dia langsung berterus-terang, "Aku tidak tahu apa tujuannya belajar seperti ini, belajar mati-matian. Tetapi kalau memang ada tujuannya, aku tidak berkeberatan. Tetapi kalau tidak ada tujuannya, apakah kualitas kehidupan materiil dapat memuaskan batin manusia?"
Kita Membutuhkan Kelimpahan Batin
Kelimpahan Eksternal Tidak Dapat Memuaskan Kecuali jika gereja hidup sesuai dengan kualitas hidup yang dimaksud oleh Yesus, kita tidak mempunyai pesan apapun untuk diberitakan. Lalu kenapa hanya sedikit sekali orang Kristen yang mempunyai kualitas hidup seperti ini? Mungkin mereka belum mengerti syarat dasar dari kualitas hidup itu.
Bagaimana Cara Memperoleh Kelimpahan? Saya pikir banyak orang Kristen yang hanya melakukan satu dari dua hal di atas. Di saat mereka datang kepada Tuhan, mereka mengakui dosa-dosa mereka. Mereka dibersihkan dari pencemaran dan kotoran masa lalu. Tanpa penggantian "oli lama", mesinnya tidak bisa bergerak. Tetapi jika anda tidak memakai aki baru, masalahnya masih tetap belum terpecahkan. Apakah persamaan kata dari aki baru? Sumber kekuatan yang baru. Banyak orang Kristen yang kelihatannya kekurangan unsur ini. Tuhan Yesus berkata,"Akulah Hidup" (Yohanes 14:6). Kecuali jika Tuhan Yesus masuk ke dalam diri kita sebagai hidup, sebagai sumber kekuatan kita, kita tidak akan bisa hidup.
Kita Membutuhkan Suatu Sumber Kekuatan Yang Baru Lihatlah kehidupan kita. Contohnya, apakah kita mempunyai masalah dalam hubungan satu sama lain? Saya melihat hal yang merisaukan dimana di antara orang Kristen, misalnya di dalam hubungan perkawinan atau hubungan rumah tangga, terjadi banyak masalah. Belum lagi masalah dalam hubungan dengan diri sendiri. Dalam keadaan seperti ini, orang-orang Kristen itu masih melibatkan diri mereka dengan segala macam kegiatan. Kadang-kadang mereka juga terlibat dalam kegiatan kepemimpinan kegerejaan. Anda bisa terka masalah-masalah apa yang bakal dihadapi oleh gereja. Jadi jangan kaget kalau anda menemukan orang-orang Kristen yang tidak memiliki sesuatupun yang istimewa. Sepertinya ini adalah kondisi mayoritas orang-orang Kristen.
Sulit Sekali Untuk Mematikan Kehidupan Yang Lama Itulah masalahnya dengan kebanyakan orang Kristen. Mereka tidak bisa mengeluarkan kehidupan yang lama untuk diganti dengan yang baru. Betapapun kerasnya mereka berusaha, kehidupan yang lama itu masih tetap ada. Apakah kehidupan yang baru itu? Itu berarti suatu kehidupan di mana Yesus menjadi sumber kekuatannya. Hanya Dialah yang sanggup mengeluarkan kehidupan lama kita dan menggantinya dengan hidupNya yang baru, apabila kita menyerahkan diri kita secara total kepadaNya. Kenapa kita harus membuang kehidupan yang lama? Karena kehidupan yang lama adalah kehidupan yang dipenuhi dosa. Dosa merusak kualitas hidup. Itulah sebabnya gereja memberitakan pokok persoalan dosa. Kita tidak suka membicarakan dosa, tetapi kita harus mengerti bahwa dosa harus ditangani. Sama seperti penyakit yang merusak kualitas hidup jasmani kita, dosa merusak kualitas hidup rohani kita.
Dosa Sekecil Apapun Bisa Merusak Kualitas Hidup Kita Banyak sekali hal-hal yang dapat mencemaskan kita. Apa yang akan terjadi terhadap pekerjaan saya? Apa yang akan terjadi terhadap kesehatan saya? Apakah saya akan mengalami kecelakaan mobil? Ada orang yang menggantung jimat (patung orang saleh, misalnya) di dalam mobil yang kononnya dapat memberi perlindungan. Kecemasan menggerogoti segalanya. Anda tidak perlu menjadi dokter untuk menangkap kecemasan yang terlukis di wajah orang-orang. Apakah kekasih saya masih mencintai saya besok? Apakah suami saya masih akan tetap setia kepada saya? Apakah anak-anak saya akan tumbuh menjadi anak-anak yang baik? Apakah mereka akan terlibat dengan narkotika? Bagi mereka yang masih sekolah, nilai apa yang akan tercapai? Jika saya tidak mendapatkan nilai yang baik, saya tidak akan mempunyai masa depan. Kecemasan dan kekuatiran. Melihat kenyataan bagaimana kecemasan merusak diri kita adalah hal yang menakutkan. Selain kecemasan, masih ada dosa-dosa lain di dalam hidup kita. Lihatlah daftar dosa-dosa yang disebut di Galatia 5:18-21. Iri hati, perselisihan dan dosa-dosa seksuil. Setiap dosa, tidak peduli bagaimanapun kecilnya, akan merusak kualitas hidup anda. Itulah sebabnya Yesus datang untuk menghapus dosa.
Kebenaran Mendatangkan Hidup Yang Berkualitas Antara suami dan istri, kita sering lupa untuk tersenyum satu dengan yang lain. Karena kita selalu melihat satu sama lain setiap hari, jadi kita pikir untuk apa tersenyum? Janganlah meremehkan dampak dari senyuman terhadap hubungan suami-istri.
Yesus Datang Untuk Memberikan Kekuatan Di Dalam Hidup Kita Bila Yesus datang, Dia akan memberi kita sebuah kehidupan - suatu kuasa di dalam diri kita. Pokok persoalan ini sendiri memerlukan lebih banyak waktu untuk dijelaskan. Tetapi singkatnya adalah sebagai berikut. Dalam menjalani kehidupan ini, saya menyingkir. Saya menyingkirkan perasaan saya sendiri. Saya bisa merasa sedih, cemas, namun semuanya itu saya singkirkan. Saya buang semuanya itu bersama-sama dengan manusia lama saya, lalu saya biarkan Yesus mengambil alih. Saya harus senantiasa melakukan hal ini. Dialah yang hidup di dalam saya. Untuk berkata bahwa Yesuslah hidup saya adalah omong kosong belaka kecuali jika Dia benar-benar hidup di dalam saya. Dan agar supaya Dia dapat hidup di dalam saya, saya harus menyingkir. Saya dapat merasakan kecemasan di dalam hati saya, tetapi begitu perasaan cemas itu datang, saya akan berkata, "Ampunilah aku, Tuhan. Aku ikut campur lagi. Sekarang, mari Engkau hidup di dalamku." Saya harap anda mulai mengerti unsur penting dari kualitas hidup ini. Dan melalui kasih karunia Allah anda akan dapat mewujudkan kualitas hidup ini di dalam hidup anda. Sehingga bila ada orang yang bertemu dengan anda, ia akan berkata, "Wah, orang ini sungguh berbeda dari yang lain!" |
Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.
Kualitas Hidup: - Sebuah Kehidupan Yang Berkelimpahan - Berbahagialah Orang Yang Hatinya Suci (Rahasia Kebahagiaan) - Memiliki Allah Sebagai Sahabat
|
|||||
|
Copyright 2003-2007. Semua materi di situs ini
adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries. |
|||||||