|
| Saran & Komentar | updated on 12 July 2010 |
|||||||
|
CahayaPengharapanMinistries Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan |
|||||||
|
|
|||||||
|
Yesus, Tuhan dan Juru Selamat saya Rebecca Ng Kehui
Waktu saya masih kecil, orang tua saya memberi saya satu Alkitab bergambar. Kadang-kadang mereka membacakan Alkitab itu kepada kakak saya, Sara-Anne dan saya sebelum kami tidur. Ada kalanya orang tua saya juga menyanyikan himne kepada kami sebelum kami tidur. Saya mengikuti orang tua saya ke gereja setiap hari Minggu dan saya senang mengikuti Sekolah Minggu. Setiap minggu, saya tidak sabar menantikan Sekolah Minggu karena para guru mengajarkan banyak lagu-lagu, permainan Alkitab dan menceritakan tentang kisah-kisah tentang Allah. Suatu hari di tanggal 27 Agustus 2009 saat saya sedang liburan sekolah, saya membaca Alkitab saya di pagi hari dan juga sebelum tidur. Saya sangat tertarik untuk mengetahui lebih tentang Allah. Di keesokan harinya, saya bangun pagi dan melanjutkan pembacaan saya. Saya mendengar suara ibu saya memanggil saya untuk sarapan tapi ayah meminta saya meneruskan pembacaan saya. Pada malam tanggal 28 Augustus 2009, saya membaca di halaman di mana Yesus mati di kayu salib, dikuburkan dan dibangkitkan lagi di hari yang ketiga, dan ia berjalan bersama para muridnya dan bercakap-cakap dengan mereka. Lalu ayah saya masuk ke dalam kamar saya dan saya bertanya kepadanya: "Mengapa Yesus bangkit dari kuburan tapi kita tidak dapat melihatnya sekarang?" Ayah saya menjawab: "Yesus berada di surga sekarang, kita tidak dapat melihatnya secara jasmani tapi Yesus dapat hidup di dalam hati kita jika kita mengakui dosa kita dan menerimanya sebagai Tuhan dan Juru Selamat(Lord and Saviour)." Di saat yang bersamaan, ayah saya membalikkan halaman Alkitab saya ke tempat di mana terdapat gambar Yesus bersama Musa dan Elia berbicara di depan para muridnya. Wajah Yesus bercahaya dan suara dari langit yang berkata, "Inilah Anak-Ku yang terkasih, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia." Ayah saya bertanya apakah saya mau menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat saya dan saya berkata, "Ya." Lalu ayah saya memimpin saya untuk berdoa dan saya menerima Dia. Keesokan harinya saya selesai membaca Alkitab bergambar saya. Malam itu juga saya dan ayah menyanyikan lagu memuji Allah karena menyelamatkan jiwa saya. Ayah membacakan sebagian dari Kitab Suci dari Matius 17.1-3 tentang pemuliaan Yesus. Kami sangat menikmati malam di mana kami memuji Allah bersama-sama. Inilah kesaksian bagaimana saya menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat saya. |
Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.
Kesaksian Hidup: - Nenek Brand: Semangatnya masih hidup - Begitulah Caranya Menjadi Tua - Janganlah Ayah Menjadi Seorang Pengkhianat - Keluarlah dari Zona Nyaman Anda - Rasa Takut Berubah Menjadi Rasa Tenang Ilahi - Tuhan akan Berkerja kalau Kita Setia - Billy Graham: Usia Tua Bukan Untuk Para Penakut - Kertas Dinding yang paling Mahal - Jual rumah untuk memberi kepada orang miskin! - "Siapapun yang mengaku dirinya Kristen patut mati!" - Yesus, Tuhan dan Juru Selamat saya - Ada Sayap-Sayap Malaikat yang Tersembunyi di dalam Kotak Itu - Kesempatan Kedua bagi Gadis-Gadis Nakal - Kutuk Berubah Menjadi Berkat - Apakah Anda Mangsa yang Mudah bagi Musuh? - Siapa Bilang Allah itu Tidak Nyata? - Apakah ada Bedanya Jika Kita Berdoa atau Tidak? - Apakah Saya Menjadi Teladan bagi Anak Saya? - Apakah Anda Telah dilahirkan Kembali? - Dua Wanita Membagi Persahabatan dan Ginjal - Campur Tangan Ilahi, Menolong Seorang Ayah Menemukan Anaknya - Apakah Anda Alkitab yang dibaca orang lain? - Aku Tidak Akan Melepaskannya - Diselamatkan Oleh Telpon Selular - Kekuatan di Saat Kita Berserah - Penulis Buku "Basic Instinct" Menulis Tentang Iman - Hapus Air Matamu & Bangkitlah... - "Aku dulunya hilang, tetapi sekarang ditemukan" ... Kasih karunia yang ajaib! - Aku Hanya seorang Manusia yang Lemah - Apa Pilihanmu - Surga atau Neraka? - Arti Penderitaan: Pengalaman Melalui Lembah Bayang-Bayang Kematian Yang Mendatangkan Sukacita - Beritahukan Kepada Dunia untuk Saya - Dapatkah Kita Mengubah Diri Kita Sendiri? - Di Saat Semuanya Menjadi Tidak Berarti - Gadis Korban Bom Napalm Menemukan Pengampunan - Hukum Emas di dalam Dunia Bisnis - Kristen 'Daun' atau Kristen 'Akar' - Matahari dan Pertumbuhan Kita - Menyelesaikan Apa yang Dimulai - Pemberian Spesial dari Tuhan - Pergilah... Aku akan menyertai-mu! - Perjanjian Seorang Anak dengan Tuhan-nya - "Setan Asing" menjadi Wanita Kue - John Paton - Pengabar Injil kepada Suku Kanibal - Sadhu Sundar Singh - The Beginning - Sadhu Sundar Singh - The Journey |
|||||
|
Copyright 2003-2007. Semua materi di situs ini
adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries. |
|||||||