| Saran & Komentar | updated on 01 March 2010

Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan

Halaman Utama

  |  Tentang Kami

  |  Hubungi Kami

  |  Izin Pemakaian Materi 

  |  Dapatkan Buletin Gratis di sini! 

Sumber Damai

Khotbah/PA


Inspirasi

Artikel/Renungan

Kesaksian Hidup


Pelatihan

Discipleship Trainings


Lain-Lain...

Siaran Mandarin Fu Yin Dian Tai

Bible Study (P.A)

Buku-buku Terbitan

Buletin Gratis!

Lagu dan Film

Semangat yang Tak Terkalahkan

oleh Redaktur

Tas sudah dikemas dan saya sudah tidak sabar untuk memasuki fasa baru kehidupan saya. Kakak saya mengajak,  "Ayo Joni, mari kita renang." Lalu saya mengikutinya ke pantai. Terdapat satu rakit yang berlabuh tidak jauh dari pantai. Saya langsung berenang ke arah rakit itu dan naik ke atas. Pikir saya air di situ dalam, jadi tanpa berpikir panjang saya langsung terjun.

Sesaat kemudian kepala saya menghantam dasar laut, dan tubrukan yang keras itu langsung mematahkan tulang leher saya. Tidak ada rasa sakit, tetapi saya tahu sesuatu yang mengerikan sudah terjadi, karena saya merasakan seolah-olah tangan saya terpisah dari tubuh saya. Dalam waktu sedetik, seluruh kehidupan saya berubah total.

Kecelakaan ini menimpa Joni Earekson Tada ketika ia berusia 17 tahun. Sejak itu Joni lumpuh dari bagian leher dan hidupnya harus dijalani di atas kerusi roda. Dari seorang remaja yang aktif dan atletis, sekarang ia sudah tidak bisa berbuat apa-apa tanpa dibantu. Dua tahun pertama, hari-harinya dijalani di rumah sakit dan pusat rehabilitasi, ia mengalami depresi dan kekecewaan. Baginya hidupnya sudah tamat. "Saya depresi. Saya patah semangat. Malam-malam tertentu saya akan dengan keras coba menghantam kepala saya di bantal dengan harapan saya dapat membunuh diri. Saya mau mati. Saya juga berpikir jika saya ditinggalkan di atas kerusi roda yang dapat dikemudi sendiri, saya akan menuju ke tempat tinggi dan terjun dari situ."

Banyak teman-teman dari gereja yang mengunjungi dan coba menghibur saya. Salah satu ayat Alkitab yang diberikan kepada saya oleh teman saya adalah dari Perjanjian Baru, 1 Tesalonika 5:18, "Dalam segala hal, bersyukur, karena inilah kehendak Tuhan dan Yesus Kristus bagi-mu." Jawab saya, "Apa, Anda pasti bercanda. Saya tidak merasa bersyukur untuk ini. Sama sekali tidak. Teman saya berkata, "Joni, dengarlah. Tidak dikatakan Anda harus merasa bersyukur. Mempercayai Tuhan tidak ada kaitannya dengan perasaan mempercayai. Dikatakan di sini adalah bersyukur. Jadi, Ambillah langkah iman dan lakukanlah." Ini permulaan dari pergumulan panjang bagi Joni untuk menerima situasinya.

Suatu malam, saat saya terlantar sendirian di rumah sakit, saya membuat satu keputusan. Saya berkata, "Tuhan, jika saya tidak dapat mati, tolonglah tunjukkan kepada saya bagaimana saya harus hidup, karena saya tidak suka dengan kelumpuhan ini. Saya tidak siap. Saya tidak tahu suatu apa pun tentang kelumpuhan. Itu bukan hal yang saya bayangkan untuk kehidupan saya. Tuhan, jika memang saya tidak dapat mati, tunjuklah kepada saya bagaimana saya harus hidup."

Dan selama 39 tahun Tuhan dengan setia sudah menunjukkan kepada Joni bagaimana ia harus hidup. Joni sudah melakukan jauh lebih banyak dari orang yang sehat tubuh jasmaninya. Membaca kisah hidupnya mau tidak mau kita harus menyimpulkan bahwa semangat juangnya yang tak terkalahkan dan sikap hatinya yang benar dalam hubungannya dengan Tuhan merupakan kunci bagi pencapaian dan keberhasilannya.

Walaupun Joni tidak dapat menggerakkan bahkan jari di tangannya tetapi jutaan orang sudah digerakkan lewat teladan kehidupannya. Walaupun tangan dan kakinya tidak berfungsi tetapi terpenjara di dalam tubuhnya adalah jiwa dan akal budi yang merupakan anugerah dari Tuhan. Joni sudah menulis lebih dari 35 buah buku dan program radionya disiarkan di lebih dari 1000 stasiun dengan pendengar yang berjumlah jutaan orang. Lewat organisasi Joni and Friends yang didirikannya, Joni menjangkau ribuan penyandang cacat di Amerika dan seluruh dunia. Pada tahun 2005 Joni dilantik oleh Pemerintah Amerika menjadi anggota Komite yang menasihati Sekretaris Negara Condoleeza Rice mengenai kebijakan dan program yang berkaitan dengan penyandang-penyandang cacat di Amerika dan di seluruh dunia. Katanya "Penderitaan telah membuat saya lebih peka terhadap luka dan penderitaan orang lain."

Apakah Joni tidak merasa lemah dan depresi? Apakah mudah baginya untuk menjalani seluruh kehidupannya dalam keadaan lumpuh itu? Setiap pagi seorang temannya akan membantu Joni mandi, memakaikan pakaiannya, menyisir rambutnya, menyikat gigi, membersihkan ingusnya dan menempatkannya di atas kerusi roda. Terdapat hari-hari di mana mata saya masih terpejam dan saya berpikir, "Tuhan, saya tidak punya kekuatan untuk ini. Saya tidak dapat menghadapi ini. Saya tidak dapat - saya tidak bisa. Saya tidak punya senyuman untuk diberikan kepada teman yang akan membantu saya ini. Tapi Tuhan, Engkau punya kekuatan. Engkau punya kuasa. Dapatkah saya meminjam senyuman Engkau? Dan saat teman wanita saya masuk ke kamar saya dengan secangkir kopi dan menyapa saya "Selamat pagi." Saya dapat memberinya senyuman yang telah saya perjuangkan tadi, yang telah saya menangkan dari surga.

Setiap pertempuran dengan kedagingan kita, dimenangkan di tingkat hati. Jika sikap kita benar otomatis kita punya kekuatan untuk berbuat benar. Bahkan bagi Joni yang sudah begitu ajaib dipakai Tuhan, ia tetap harus terus mempertahankan sikap hati yang benar di hadapan Tuhan, bagaimana dengan kita?

(Sumber: Larry King Interview CNN  6 Aug 2004, Joni and Friends Website)

[Download]


Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.

Standard
Besar
Terbesar

Kesaksian Hidup:

Billy Graham: Usia Tua Bukan Untuk Para Penakut

Kertas Dinding yang paling Mahal

Jual rumah untuk memberi kepada orang miskin!

"Siapapun yang mengaku dirinya Kristen patut mati!"

Kesaksian Natal

Yesus, Tuhan dan Juru Selamat saya

Ada Sayap-Sayap Malaikat yang Tersembunyi di dalam Kotak Itu

Kematian yang Memberi Hidup

Kesempatan Kedua bagi Gadis-Gadis Nakal

Kutuk Berubah Menjadi Berkat

Apakah Anda Mangsa yang Mudah bagi Musuh?

Siapa Bilang Allah itu Tidak Nyata?

Mangkuk Kayu

Apakah ada Bedanya Jika Kita Berdoa atau Tidak?

Apakah Saya Menjadi Teladan bagi Anak Saya?

Mimpi Berbicara

Kesaksian Saya - John Sung

Apakah Anda Telah dilahirkan Kembali?

Menjalani Kehidupan Ganda

Dia adalah Pahlawan-ku

Nikolai Khamara dari Rusia

Dua Wanita Membagi Persahabatan dan Ginjal

Missionaris Memaafkan

Doa Abjad

Campur Tangan Ilahi, Menolong Seorang Ayah Menemukan Anaknya

Apakah Anda Alkitab yang dibaca orang lain?

Apa Nilai Firman Bagi Anda?

Ignasius dari Roma

Aku Tidak Akan Melepaskannya

Minumlah Anggur itu

Tidak Ada yang Kebetulan

Diselamatkan Oleh Telpon Selular

Kekuatan dari Doa

Rasa Bersyukur

Kasih Seorang Anak Kecil

Kekuatan di Saat Kita Berserah

Kebangkitan Rohani dan Doa

Hati Seorang Misionaris

Berikan Apa yang Ada

Hidup ini Bukan Milik-ku

Penulis Buku "Basic Instinct" Menulis Tentang Iman

Hapus Air Matamu & Bangkitlah...

Waktu untuk Mendengar

86 Tahun Aku Mengikut-Nya

"Aku dulunya hilang, tetapi sekarang ditemukan" ... Kasih karunia yang ajaib!

Aku Hanya seorang Manusia yang Lemah

Ambil dan Bacalah

Anak Kecil Pemain Drum

Apa Pilihanmu - Surga atau Neraka?

Apakah Allah Nyata?

Arti Penderitaan: Pengalaman Melalui Lembah Bayang-Bayang Kematian Yang Mendatangkan Sukacita

Beritahukan Kepada Dunia untuk Saya

Biarlah Terang itu Datang

Dapatkah Kita Mengubah Diri Kita Sendiri?

Di Saat Semuanya Menjadi Tidak Berarti

Diculik Di Manila!

Ditawan oleh Pengharapan

Doa Menyelamatkan Dua Pilot

Gadis Korban Bom Napalm Menemukan Pengampunan

Hidup Dalam Penyerahan

Hidup yang Bergema

Hukum Emas di dalam Dunia Bisnis

Iman dan Kekhawatiran

Kristen 'Daun' atau Kristen 'Akar'

Kepercayaan-ku pada Yesus

Kuasa Kasih

Matahari dan Pertumbuhan Kita

Menyelesaikan Apa yang Dimulai

Pemberian Spesial dari Tuhan

Pengalaman Misi di Vanuatu

Pengorbanan yang Langka

Pergilah... Aku akan menyertai-mu!

Perjanjian Seorang Anak dengan Tuhan-nya

"Setan Asing" menjadi Wanita Kue

Pengakuan Seorang Ateis

Puasa dari Mengkritik

Jalan Raya Kekudusan

John Paton - Pengabar Injil kepada Suku Kanibal

Sadhu Sundar Singh - The Beginning

Sadhu Sundar Singh - The Journey

Semangat Yang Tak Terkalahkan

Sinar Terang di Afrika

Tidak Akan Saya Lupakan

Yesus atau Mama?

Copyright 2003-2007. Semua materi di situs ini adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries.
E-mail kami untuk mendapatkan izin untuk menggunakan materi di situs ini.
Best viewed with IE6.0 and 1024 by 768 resolution.