|
| Saran & Komentar | updated on 06 September 2010 |
|||||||
|
CahayaPengharapanMinistries Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan |
|||||||
|
|
|||||||
|
Rasa Takut Berubah Menjadi Rasa Tenang Ilahi
"Beritahukan kepada gubernor di mana Alkitab itu disembunyikan dan engkau akan bebas! Aku tidak tahan menyaksikannya lagi." Timothy dan Maura, warga Mauritania propinsi Romawi, baru saja bernikah beberapa minggu saat mereka ditahan. Maura menyaksikan dengan penuh rasa takut ketika tentara mencongkel mata suaminya dengan besi panas, dalam usaha mereka untuk membuatnya menyerah. Saat itu Timothy dalam keadaan tergantung dengan kaki di atas dan pemberat diikatkan pada lehernya sesuai dengan perintah Arianus, gubernur Romawi. Timothy menunggu tutup matanya dibuka. Rasa takut yang pada awalnya dia rasakan ketika ditangkap telah berubah menjadi rasa tenang ilahi. Timothy bukannya menyangkali imannya dan memberitahukan tempat salinan Alkitab itu disembunyikan, seperti yang diharapkan oleh para tentara, tetapi dia malah memarahi isteriya. "Jangan biarkan kasihmu kepadaku melebihi kasihmu kepada Kristus," katanya kepada Maura, menunjukkan kebulatan tekadnya untuk mati bagi Sang Juru selamat. Melihat keberanian suaminya. Maura meperoleh kekuatan. Arianus, marah oleh penolakan Timothy,berusaha mematahkan keberanian baru Maura. Dia menjatuhkan hukuman yang mengerikan yang pernah ada dalam dunia Romawi. Namun Maura tetap bergeming. Dia menolak untuk menyangkali Kristus. Setelah mereka berdua mengalami siksaan yang mengerikan, Timothy dan Maura disalibkan bersebelahan. Yesus tidak mempercayakan pelayanan-nya kepada perseorangan - dia membangun sebuah keluarga rohani. Dia memakai kata "saudara" untuk menyatakan bahwa dia tidak mengharapkan para murid untuk melakukan semuanya sendiri. Paulus melanjutkan misi Kristus dengan mengajarkan kepada orang-orang percaya untuk berkumpul dalam jemaat untuk bersekutu dan menyembah Allah bersama-sama. Orang Kristen saling membutuhkan satu sama lain - teristimewa pada saat menghadapi cobaan. Ketika ada orang percaya yang menjadi lemah, orang percaya lainnya memberikan dukungan dan dorongan. Itulah sebabnya Perjanjian Baru menganggap hidup dengan teladan sebagai hal yang penting dalam iman Kristiani. Teladan iman dan keberanian seseorang dapat menjadi dorongan bagi orang lain untuk mengikutinya. Sebaliknya ketika orang percaya hancur saat menghadapi tekanan aniaya, maka orang percaya lainnya akan mudah menyerah juga. Sejarah menghargai kesetiakawanan komunitas orang-orang Kristen - terutama ketika menghadapi aniaya. (Dikutip dari Devosi Total, Suara Martir) |
Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.
Kesaksian Hidup: - Ibu adalah wanita yang sangat cantik - Nenek Brand: Semangatnya masih hidup - Begitulah Caranya Menjadi Tua - Janganlah Ayah Menjadi Seorang Pengkhianat - Keluarlah dari Zona Nyaman Anda - Rasa Takut Berubah Menjadi Rasa Tenang Ilahi - Tuhan akan Berkerja kalau Kita Setia - Billy Graham: Usia Tua Bukan Untuk Para Penakut - Kertas Dinding yang paling Mahal - Jual rumah untuk memberi kepada orang miskin! - "Siapapun yang mengaku dirinya Kristen patut mati!" - Yesus, Tuhan dan Juru Selamat saya - Ada Sayap-Sayap Malaikat yang Tersembunyi di dalam Kotak Itu - Kesempatan Kedua bagi Gadis-Gadis Nakal - Kutuk Berubah Menjadi Berkat - Apakah Anda Mangsa yang Mudah bagi Musuh? - Siapa Bilang Allah itu Tidak Nyata? - Apakah ada Bedanya Jika Kita Berdoa atau Tidak? - Apakah Saya Menjadi Teladan bagi Anak Saya? - Apakah Anda Telah dilahirkan Kembali? - Dua Wanita Membagi Persahabatan dan Ginjal - Campur Tangan Ilahi, Menolong Seorang Ayah Menemukan Anaknya - Apakah Anda Alkitab yang dibaca orang lain? - Aku Tidak Akan Melepaskannya - Diselamatkan Oleh Telpon Selular - Kekuatan di Saat Kita Berserah - Penulis Buku "Basic Instinct" Menulis Tentang Iman - Hapus Air Matamu & Bangkitlah... - "Aku dulunya hilang, tetapi sekarang ditemukan" ... Kasih karunia yang ajaib! - Aku Hanya seorang Manusia yang Lemah - Apa Pilihanmu - Surga atau Neraka? - Arti Penderitaan: Pengalaman Melalui Lembah Bayang-Bayang Kematian Yang Mendatangkan Sukacita - Beritahukan Kepada Dunia untuk Saya - Dapatkah Kita Mengubah Diri Kita Sendiri? - Di Saat Semuanya Menjadi Tidak Berarti - Gadis Korban Bom Napalm Menemukan Pengampunan - Hukum Emas di dalam Dunia Bisnis - Kristen 'Daun' atau Kristen 'Akar' - Matahari dan Pertumbuhan Kita - Menyelesaikan Apa yang Dimulai - Pemberian Spesial dari Tuhan - Pergilah... Aku akan menyertai-mu! - Perjanjian Seorang Anak dengan Tuhan-nya - "Setan Asing" menjadi Wanita Kue - John Paton - Pengabar Injil kepada Suku Kanibal - Sadhu Sundar Singh - The Beginning - Sadhu Sundar Singh - The Journey |
|||||
|
Copyright 2003-2007. Semua materi di situs ini
adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries. |
|||||||