|
| Saran & Komentar | updated on 30 April 2012 |
|||||||
|
CahayaPengharapanMinistries Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan |
|||||||
|
|
|||||||
|
Pertama kali aku mendengar tentang Allah Chai Ling
Kali pertama saya mendengar tentang Allah adalah dari seorang mahasiswa pascasarjana di Universitas Beijing tempat saya belajar. Teman saya ini, melewatkan liburannya dengan bersepeda di sepanjang Sungai Kuning (Yellow River) di China. Dia menceritakan kisah yang berikut ini dengan suara yang pelahan dan sangat berhati-hati. Kisah ini meninggalkan kesan yang sangat mendalam di dalam hati saya. Di tengah perjalanannya, dia tiba di sebuah desa yang sangat miskin. Desa itu begitu miskin di mana sudah bertahun-tahun tidak ada wanita yang mau menikah dengan pria dari desa itu; bahkan burung-burung tidak akan hinggap saat terbang melewati desa itu. Saat teman saya singgah di desa itu, sekelompok penduduk desa meminta dia agar mau menolong mereka. Teman saya pada awalnya bingung apa yang mereka mau dia lakukan. Pada hari Minggu itu, mereka berkumpul di sebuah gubuk yang diperbuat dari jerami dan tanah liat. Gubuk itu diterangi oleh sebuah pelita minyak yang kecil dan mereka mengeluarkan sesuatu yang dibungkus dengan kain dan plastik hitam untuk melindunginya dari terkena air. Dengan sangat berhati-hati seseorang membuka kain dan plastik itu lapis demi lapis, dan pada akhirnya terlihat sebuah Alkitab. Halamannya sudah berwarna kuning dan pinggirnya sudah agak terlipat. Itulah satu-satunya Alkitab yang ditinggalkan oleh seorang misionaris, yang telah diusir keluar saat revolusi Komunis 40 tahun sebelumnya. Penduduk desa itu sudah menyimpan Alkitab itu selama ini, mempertaruhkan nyawa mereka untuk melindungi satu-satunya Alkitab yang merupakan harta bernilai di mata mereka. Namun mereka mempunyai suatu masalah. Tidak ada satu pun orang di desa itu yang bisa membaca. Jadi setiap kali mereka berkumpul untuk ibadah di hari Minggu, mereka akan mengeluarkan Alkitab itu dan mengedarkannya agar setiap orang bisa menyentuh Alkitab itu untuk seolah-olah dengan berbuat demikian bisa menjalin suatu kontak dengan Allah. Mereka sangat bersukacita dapat bertemu dengan teman saya karena doa-doa mereka selama itu sudah terjawab. Mereka memohon sangat padanya untuk membacakan Alkitab itu. Teman saya membacakan. Malam itu, dia berdiri di atas sebuah bangku, membaca, membaca dan terus membaca. Saat dia membaca, para penduduk desa itu berdiri dan dengan khusyuk mendengarkan. Mereka begitu lapar dan haus mendengarkan setiap kata yang diucapkan dari bibirnya; mereka berdiri tanpa bergerak untuk mendengarkan dia, berjam-jam dan tanpa bosan-bosan, sampai akhirnya fajar menyingsing dan mereka harus kembali untuk bekerja di ladang masing-masing. Dengan berat hati, mereka meninggalkan gubuk itu satu per satu, mendapatkan sesuatu yang sudah begitu lama mereka dambakan. Sebagai tanda terima kasih kepada teman saya karena telah membacakan firman Allah pada mereka, teman saya dihadiahkan satu karung penuh ubi jalar - satu-satunya barang yang dapat mereka temukan di desa mereka yang miskin itu untuk diberikan pada dia. Teman saya harus membuang banyak barang di sepanjang perjalanannya namun di sepanjang perjalanannya yang sulit dan panjang itu, dia tetap menyimpan ubi itu sampai dia menyelesaikan petualangannya. Dilahirkan dalam lingkungan ateis, itulah kali pertama saya mendengar tentang Allah. Kehausan penduduk desa yang terpencil akan Firman Tuhan menimbulkan suatu tanda tanya yang besar di dalam hati saya dan bisa dikatakan merupakan titik awal perjalanan panjang saya untuk tiba pada pengenalan Allah yang hidup ini. (Chai Ling adalah seorang pemimpin mahasiswa pro-demokrasi di tahun 1989 di Lapangan Tiananmen yang lewat pergumulan panjang akhirnya tiba pada pengenalan akan Allah.) |
Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.
Kesaksian Hidup: - Jeremy Lin: "Iman dalam Tuhan yang memulai semuanya." - Pertolongan dari Allah yang setia - Jane Fonda - Perjalanan spiritual saya - Kisah pertobatan seorang Master Feng shui - Kekudusan adalah Kebahagiaan - Penginjil dari George Street - Berbahagialah orang yang memperhatikan orang lemah! - Hidup adalah tentang orang lain - Tidak ada yang terlalu berat! - Tuhan bisa memakai siapa saja - Pertama kali aku mendengar tentang Allah - Hakim pun meneteskan air mata - Dunia akan menjadi lebih baik jika... - Janganlah kamu kuatir akan hari besok - Bebas Dari Belenggu Rasa Takut Akan Maut - Memberitakan Yesus kepada perampok - Peristiwa 9/11 mengubah hidup saya selamanya - Ibu adalah wanita yang sangat cantik - Nenek Brand: Semangatnya masih hidup - Begitulah Caranya Menjadi Tua - Janganlah Ayah Menjadi Seorang Pengkhianat - Keluarlah dari Zona Nyaman Anda - Rasa Takut Berubah Menjadi Rasa Tenang Ilahi - Tuhan akan Berkerja kalau Kita Setia - Billy Graham: Usia Tua Bukan Untuk Para Penakut - Kertas Dinding yang paling Mahal - Jual rumah untuk memberi kepada orang miskin! - "Siapapun yang mengaku dirinya Kristen patut mati!" - Yesus, Tuhan dan Juru Selamat saya - Ada Sayap-Sayap Malaikat yang Tersembunyi di dalam Kotak Itu - Kesempatan Kedua bagi Gadis-Gadis Nakal - Kutuk Berubah Menjadi Berkat - Apakah Anda Mangsa yang Mudah bagi Musuh? - Siapa Bilang Allah itu Tidak Nyata? - Apakah ada Bedanya Jika Kita Berdoa atau Tidak? - Apakah Saya Menjadi Teladan bagi Anak Saya? - Apakah Anda Telah dilahirkan Kembali? - Dua Wanita Membagi Persahabatan dan Ginjal - Campur Tangan Ilahi, Menolong Seorang Ayah Menemukan Anaknya - Apakah Anda Alkitab yang dibaca orang lain? - Aku Tidak Akan Melepaskannya - Diselamatkan Oleh Telpon Selular - Kekuatan di Saat Kita Berserah - Penulis Buku "Basic Instinct" Menulis Tentang Iman - Hapus Air Matamu & Bangkitlah... - "Aku dulunya hilang, tetapi sekarang ditemukan" ... Kasih karunia yang ajaib! - Aku Hanya seorang Manusia yang Lemah - Apa Pilihanmu - Surga atau Neraka? - Arti Penderitaan: Pengalaman Melalui Lembah Bayang-Bayang Kematian Yang Mendatangkan Sukacita - Beritahukan Kepada Dunia untuk Saya - Dapatkah Kita Mengubah Diri Kita Sendiri? - Di Saat Semuanya Menjadi Tidak Berarti - Gadis Korban Bom Napalm Menemukan Pengampunan - Hukum Emas di dalam Dunia Bisnis - Kristen 'Daun' atau Kristen 'Akar' - Matahari dan Pertumbuhan Kita - Menyelesaikan Apa yang Dimulai - Pemberian Spesial dari Tuhan - Pergilah... Aku akan menyertai-mu! - Perjanjian Seorang Anak dengan Tuhan-nya - "Setan Asing" menjadi Wanita Kue - John Paton - Pengabar Injil kepada Suku Kanibal - Sadhu Sundar Singh - The Beginning - Sadhu Sundar Singh - The Journey |
|||||
|
Copyright 2003-2012. Semua materi di situs ini
adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries. |
|||||||