| Saran & Komentar | updated on 30 April 2012

Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan

Halaman Utama

  |  Tentang Kami

  |  Hubungi Kami

  |  Izin Pemakaian Materi 

  |  Dapatkan Buletin Gratis di sini! 

Sumber Damai

Khotbah/PA


Inspirasi

Artikel/Renungan

Kesaksian Hidup


Pelatihan

Discipleship Trainings


Lain-Lain...

Buku-buku Terbitan 

Lagu dan Film 

Bible Study (P.A)

Siaran Mandarin

Buletin Gratis!

Follow Us


BACA ONLINE


KATA PENGANTAR

Perjuangan saya untuk hidup

Yvonne Foong

Usia saya 25 tahun dan saya dilahirkan dengan kelainan genetik yang disebut Neurofibromatosis. Kelainan ini menyebabkan tumor bertumbuh di otak, dan juga di saraf tulang belakang dan sistem saraf perifer. Sejak diagnosa saya di usia 16 tahun, saya telah menjalani delapan operasi otak dan satu operasi saraf tulang belakang. Setelah menjalani dua operasi di Malaysia, saya memulai menggalang dana secara publik untuk membiayai operasi saya di Amerika Serikat yang dapat meningkat kadar keberhasilan. Saya berusia 19 tahun saat saya memulai Heart4Hope.

Setiap operasi saya di Amerika membutuhkan biaya di antara Rp 300 juta sampai Rp 600 juta. Saya menggalang dana untuk setiap operasi dengan menjual kaos yang dirancang khusus Heart4Hope dan juga buku biografi saya. Buku biografi saya berjudul, "Saya tidak sakit, hanya saja sedikit kurang sehat - Hidup dengan Neurofibromatosis". Dalam rangka membantu saya menggalang dana, saya akan diundang untuk membagikan kisah saya di sekolah, universitas, acara-acara khusus dan juga tempat-tempat ibadah.

Selama sembilan tahun terakhir ini, pada keseluruhannya saya telah melewati 8 operasi otak dan satu operasi di saraf tulang belakang. Selama penggalangan dana saya, ada yang mempersoalkan keputusan saya untuk menjalani operasi di Amerika padahal operasi dapat dijalankan dengan lebih murah di Malaysia. Tetapi saya bertahan dan berpegang pada keyakinan saya. Untungnya saya tetap bertahan pada keyakinan saya karena hasilnya dapat dilihat sekarang. Tidak ada orang yang dapat menyangkal bahwa tidaklah mungkin untuk berhasil melewati sembilan operasi otak dan saraf tulang belakang tanpa ke Amerika.

Orang sering menanyakan pada saya apa yang membuat saya begitu kuat. Apa yang memberi saya kekuatan untuk bertekun dan bahkan menggalang dana untuk menyelamatkan hidup saya? Mereka berkata bahwa kebanyakan orang akan pasrah pada nasib jika mereka berada di dalam posisi saya. Untuk waktu yang lama, saya tidak tahu jawaban pada pertanyaan ini melainkan bahwa saya tidak punya pilihan. Namun menurut mereka, saya punya pilihan, dan saya membuat pilihan untuk berjuang.

Di Desember 2009, saya melewati satu lagi operasi di bagian otak di Los Angeles' House Clinic. Tumor di bagian tengah otak saya dikeluarkan. Saya tidak langsung sadar setelah operasi ini tapi selama tiga hari saya berada di antara keadaan sadar dan tidak. Selama tiga hari itu, saya akhirnya dapat mengalami apa rasanya berada di dalam keadaan seperti yang pernah dialami ayah saya dan akhirnya, saat saya terbaring di situ, saya mengerti apa yang membentuk saya menjadi seorang pribadi yang kuat hari ini.

Saya dilahirkan dalam keadaan yang sehat dan seperti keluarga lain, orang tua saya utamanya ayah saya sangat bersukacita atas kelahiran saya. Namun, semuanya berubah saat saya berusia tiga tahun. Suatu hari, ayah saya tidak bangun dari tidurnya. Dokter dipanggil and ambulans segera datang menjemputnya. Yang saya ingat adalah saya digendong saudara saya dan kami memerhatikan ayah saya terlantar tak berdaya di rumah sakit. Ayah saya mengalami pendarahan otak saat tidur. Salah satu pembuluh otaknya pecah dan operasi dibutuhkan untuk mengeluarkan pendarahan. Ayah saya berada dalam keadaan koma selama satu bulan. Oleh kasih karunia Tuhan, dia berhasil melewatinya dan sadar setelah satu bulan, tapi dia berubah menjadi seorang yang sama sekali berbeda. Saya kehilangan ayah yang saya kenal selama tiga tahun pertama hidup saya - ayah yang akan membawa saya ke kebun binatang di atas bahunya - saya kehilangan dia.

Karena saya masih kecil, tidak ada orang yang menjelaskan pada saya bahwa ayah saya telah menderita stroke dan apa artinya semua itu. Tapi sejak hari itu, rumah kami menjadi tempat yang gelap dan menakutkan. Setelah menderita stroke, ayah saya masih dapat berbicara dan merawat dirinya seperti orang normal yang lain. Tapi dia sekarang menjadi lupa ingatan dan tidak dapat mengatur emosinya. Dia juga mengalami kesulitan mengingat berapa uang yang dimilikinya, berapa yang telah dipakainya dan bagaimana dia memakainya. Frustrasi dengan kebingungannya sendiri, ayah saya mulai menjadi seorang yang pemarah. Sebagai satu-satunya anak mereka, saya menerima imbasnya.

Ada waktunya saya menangis hingga tertidur saat mendengar orang tua saya saling memaki. Di lain waktu, saya melihat ayah saya menghantamkan kepalanya ke dinding sambil menyumpahi dirinya bahwa sebaiknya dia mati saja.  Sejak kecil saya berusaha untuk tidak merepotkan ibu saya, sekalipun saya ketakutan dan sangat membutuhkan penghiburan. Saat saya ketakutan dan kesakitan, saya harus berusaha menghibur diri, merawat luka saya sendiri dan menyelesaikan masalah saya sendiri.

Dalam keadaan itulah saya bertumbuh, tahun demi tahun. Saat saya di usia 16 tahun dan didiagnosa dengan Neurofibromatosis yang membutuhkan operasi di luar negeri, secara alamiah saya mulai berpikir apa yang dapat saya lakukan untuk mengumpulkan dana. Tak terlintas di benak saya untuk meminta uang dari orang tua saya. Pertama, mereka akan menanggapi dengan kepahitan dan kemarahan. Saya tidak mau menimbulkan suasana tidak menyenangkan dalam keluarga dan saling menuduh. Jadi saya mengurus masalah saya sendiri dan mulai mendapatkan dukungan dari publik.

Anehnya, saya mempunyai keyakian yang naif bahwa manusia pada dasarnya baik meskipun saya bertumbuh dalam lingkungan yang sangat tidak mendukung. Saat saya mulai penggalangan dana, ada yang mendorong saya untuk menjual kaos. Jadi saya menerima saran mereka dan menjual setiap kaos seharga Rp 90,000. Sama sekali tak terlintas di benak saya bahwa saya akan mengumpulkan Rp 500juta hanya dengan menjual kaos seharga Rp 90,000. Tapi saya senang dapat mencari uang sendiri. Di dalam hati saya ada suatu keyakinan. Saya mau menemukan kasih yang saya yakin masih eksis, jadi saya menamakan proyek penggalangan dana saya sebagai Heart4Hope (Hati Pengharapan). Saya mau orang mendukung saya karena mereka membagi keyakinan saya dan bukan karena simpati.

Keyakinan yang sederhana ini telah memenangkan saya tiga penghargaan sosial termasuk Asian Youth Ambassadors' Most Outstanding Youth of the Year 2005 (Duta Muda Asia - Anak Muda Paling Menonjol 2005 dan Anak muda Berprestasi versi majalah Her World, 2008)

Sekarang saya sedang menyelesaikan S1 jurusan Psikologi dan juga menjadi pembicara motivasi. Di awal tahun 2010, Tuhan memberi saya satu lagi kejutan. Seorang sesama pasien di Amerika yang telah mengikuti perjuangan saya untuk menggalang dana buat membiayai operasi saya, memberitahu para peneliti di National Institutes of Health di Amerika tentang saya. Mereka meninjau catatan medis saya dan menerima saya ke dalam program riset klinis yang mempelajari perkembangan jangka panjang Neurofibromatosis Tipe 2. Dengan berpartisipasi di dalam riset ini, operasi saya akan dijalankan di sana oleh salah satu dokter yang terbaik di dalam dunia medis dan semuanya gratis. Sesungguhnya ini suatu hal yang sangat luar biasa yang tak pernah terbayangkan oleh saya.

Saya sangat bersyukur untuk orang tua saya meskipun waktu lampau kami sangatlah susah. Saya menyakini bahwa segala sesuatu terjadi untuk suatu alasan. Orang tua saya adalah orang tua saya untuk memberi saya kekuatan untuk berjuang melawan Neurofibromatosis. Ayah saya meninggal karena penyakit jantung di Oktober 2010, sementara ibu saya terus merawat saya setiap kali saya harus menjalani operasi. Sangatlah luar biasa bagaimana kami dapat bertahan sebagai satu keluarga dan bagaimana saya menjadi siapa saya sekarang.

Melihat kembali pada kehidupan saya sampai hari ini, sama sekali tidak diragukan bahwa mata Tuhan tidak pernah jauh dari saya dan telah mengawasi saya dan keluarga saya selama ini.

(Yvonnne dapat dihubungi di yvonnefmn@gmail.com dan catatan kehidupannya dapat dibaca di websitenya, http://www.yvonnefoong.com/)

[Download]


Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.

Standard
Besar
Terbesar

Kesaksian Hidup:

Hidup seorang yang Bodoh

Hidup saya jadi berarti

Jeremy Lin: "Iman dalam Tuhan yang memulai semuanya."

Hidup tanpa keterbatasan

Perjuangan saya untuk hidup

Pertolongan dari Allah yang setia

Jane Fonda - Perjalanan spiritual saya

Kisah pertobatan seorang Master Feng shui

Kekudusan adalah Kebahagiaan

Nilai suatu jiwa

Yesus atau Mama?

Yuri, ampunilah dia...

Penginjil dari George Street

Berbahagialah orang yang memperhatikan orang lemah!

Hidup adalah tentang orang lain

Tidak ada yang terlalu berat!

Tuhan bisa memakai siapa saja

Mansur Sang

Pertama kali aku mendengar tentang Allah

Hakim pun meneteskan air mata

Selamatkanlah yang lain!

Dunia akan menjadi lebih baik jika...

Mereka Akan ingat

Reuni di malam Natal

Allah mau memakai Anda

Kakek dan kaca matanya

Hidup adalah Kristus

Saya seorang Kristen

Janganlah kamu kuatir akan hari besok

Bebas Dari Belenggu Rasa Takut Akan Maut

Memberitakan Yesus kepada perampok

Karunia kita

Peristiwa 9/11 mengubah hidup saya selamanya

Ibaragi Kun

Ibu adalah wanita yang sangat cantik

Nenek Brand: Semangatnya masih hidup

Begitulah Caranya Menjadi Tua

Janganlah Ayah Menjadi Seorang Pengkhianat

Keluarlah dari Zona Nyaman Anda

Rasa Takut Berubah Menjadi Rasa Tenang Ilahi

Tuhan akan Berkerja kalau Kita Setia

Billy Graham: Usia Tua Bukan Untuk Para Penakut

Kertas Dinding yang paling Mahal

Jual rumah untuk memberi kepada orang miskin!

"Siapapun yang mengaku dirinya Kristen patut mati!"

Kesaksian Natal

Yesus, Tuhan dan Juru Selamat saya

Ada Sayap-Sayap Malaikat yang Tersembunyi di dalam Kotak Itu

Kematian yang Memberi Hidup

Kesempatan Kedua bagi Gadis-Gadis Nakal

Kutuk Berubah Menjadi Berkat

Apakah Anda Mangsa yang Mudah bagi Musuh?

Siapa Bilang Allah itu Tidak Nyata?

Mangkuk Kayu

Apakah ada Bedanya Jika Kita Berdoa atau Tidak?

Apakah Saya Menjadi Teladan bagi Anak Saya?

Mimpi Berbicara

Kesaksian Saya - John Sung

Apakah Anda Telah dilahirkan Kembali?

Menjalani Kehidupan Ganda

Dia adalah Pahlawan-ku

Nikolai Khamara dari Rusia

Dua Wanita Membagi Persahabatan dan Ginjal

Missionaris Memaafkan

Doa Abjad

Campur Tangan Ilahi, Menolong Seorang Ayah Menemukan Anaknya

Apakah Anda Alkitab yang dibaca orang lain?

Apa Nilai Firman Bagi Anda?

Ignasius dari Roma

Aku Tidak Akan Melepaskannya

Minumlah Anggur itu

Tidak Ada yang Kebetulan

Diselamatkan Oleh Telpon Selular

Kekuatan dari Doa

Rasa Bersyukur

Kasih Seorang Anak Kecil

Kekuatan di Saat Kita Berserah

Kebangkitan Rohani dan Doa

Hati Seorang Misionaris

Berikan Apa yang Ada

Hidup ini Bukan Milik-ku

Penulis Buku "Basic Instinct" Menulis Tentang Iman

Hapus Air Matamu & Bangkitlah...

Waktu untuk Mendengar

86 Tahun Aku Mengikut-Nya

"Aku dulunya hilang, tetapi sekarang ditemukan" ... Kasih karunia yang ajaib!

Aku Hanya seorang Manusia yang Lemah

Ambil dan Bacalah

Anak Kecil Pemain Drum

Apa Pilihanmu - Surga atau Neraka?

Apakah Allah Nyata?

Arti Penderitaan: Pengalaman Melalui Lembah Bayang-Bayang Kematian Yang Mendatangkan Sukacita

Beritahukan Kepada Dunia untuk Saya

Biarlah Terang itu Datang

Dapatkah Kita Mengubah Diri Kita Sendiri?

Di Saat Semuanya Menjadi Tidak Berarti

Diculik Di Manila!

Ditawan oleh Pengharapan

Doa Menyelamatkan Dua Pilot

Gadis Korban Bom Napalm Menemukan Pengampunan

Hidup Dalam Penyerahan

Hidup yang Bergema

Hukum Emas di dalam Dunia Bisnis

Iman dan Kekhawatiran

Kristen 'Daun' atau Kristen 'Akar'

Kepercayaan-ku pada Yesus

Kuasa Kasih

Matahari dan Pertumbuhan Kita

Menyelesaikan Apa yang Dimulai

Pemberian Spesial dari Tuhan

Pengalaman Misi di Vanuatu

Pengorbanan yang Langka

Pergilah... Aku akan menyertai-mu!

Perjanjian Seorang Anak dengan Tuhan-nya

"Setan Asing" menjadi Wanita Kue

Pengakuan Seorang Ateis

Puasa dari Mengkritik

Jalan Raya Kekudusan

John Paton - Pengabar Injil kepada Suku Kanibal

Sadhu Sundar Singh - The Beginning

Sadhu Sundar Singh - The Journey

Semangat Yang Tak Terkalahkan

Sinar Terang di Afrika

Tidak Akan Saya Lupakan

Copyright 2003-2012. Semua materi di situs ini adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries.
E-mail kami untuk mendapatkan izin untuk menggunakan materi di situs ini.
Best viewed with IE6.0 and 1024 by 768 resolution.