|
| Saran & Komentar | updated on 30 April 2012 |
|||||||
|
CahayaPengharapanMinistries Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan |
|||||||
|
|
|||||||
|
Nilai suatu jiwa Greg Laurie
Tidak, dia meninggalkan 99 itu untuk mencari satu yang terhilang. Ini menunjukkan bahwa bagi Tuhan, yang penting bukan jumlahnya, tapi setiap individu itu bernilai. Dia menghargai jiwa manusia. Beberapa tahun yang lalu, seorang tetangga memberitahu saya tentang seorang pria bernama Roy yang tinggal di lingkungan saya. Roy punya penyakit jantung yang parah, dan sudah tidak ada apa-apa yang dapat dokter perbuat untuknya. Jadi dia sudah dipulangkan ke rumah dan pada dasarnya menunggu ajal menjemputnya. Tetangga saya berkata pada saya, "Roy bukan seorang Kristen, tapi dia pernah menghadiri ibadah Anda. Mungkin Anda bisa berusaha untuk berbicara dengannya." Suatu pagi, istri dan saya berjalan santai dan tetangga saya menunjukkan Roy pada saya. Kami menghampirinya dan memperkenalkan diri. Kami berbincang-bincang dan menjadi jelas bagi kami bahwa Roy bukanlah orang percaya. Dia mempunyai banyak sekali pertanyaan. Hampir setiap pagi kami secara kebetulan bertemu saat berjalan pagi. Saya memberinya buku saya yang menyampaikan tentang pesan Injil. Saya mendorongnya untuk membacanya dan kami bisa melanjutkan diskusi. Keesokan harinya dia kembali dan berkata, "Saya
telah membaca seluruh bukunya." Dia masih punya banyak pertanyaan. Kami
melanjutkan diskusi, tapi Roy kelihatannya masih belum siap untuk
membuat komitmen pada Tuhan. Kami sedang membaca Alkitab dan Roy berdiri di luar sana. Saya merasakan di dalam hati saya bahwa ini adalah waktunya. Lalu, saya keluar ke halaman dan berkata, "Roy, mari kita berbincang-bincang sebentar." Saya berkata padanya, "Roy, saya pikir Anda perlu membereskan hal ini sekarang juga. Anda harus berdamai dengan Tuhan. Mengapa Anda tidak berdamai saja dengan Tuhan dan memberikan diri padanya?" Dia langsung berkata, "Saya siap untuk itu." Keesokan harinya, kami melihat Roy. Wajahnya ceria dan penuh kegembiraan. Dia baru saja menyanyikan lagu, "Yesus mengasihi aku." Setiap kali kami melihatnya, dia terus bertumbuh dalam Tuhan. Roy memberitahu keluarganya, "Anda sedang melihat
pada seorang Kristen yang baru!" Tentu saja kami sedih. Tapi terdapat juga sukacita karena Roy sudah berdamai dengan Tuhan sebelum dia pergi. Saya membatin, "Apa yang akan terjadi, jika saya terlalu sibuk?" Kita seringkali memberikan begitu banyak alasan. Tapi Allah telah memberikan pada saya suatu kesempatan yang indah untuk berbicara dengan Roy. Jadi mengapa saya bersusah payah berkeliling ke setiap penjuru dunia untuk menginjili? Jawabannya adalah jeals: karena nilai suatu jiwa. Allah menghargai setiap Roy di dunia ini. Dia menghargai Anda. Dan Dia menghargai saya. Namun, di dalam budaya kita, kita seringkali menghargai, apa yang selalunya tidak punya nilai. Sementara itu, kita sama sekali mengabaikan apa yang mempunyai nilai yang terbesar. Apakah ada yang lebih berharga dari satu jiwa? Yang pasti, jawabannya adalah tidak ada. Allah menghargai jiwa manusia. Dan kita juga seharusnya demikian. -as |
Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.
Kesaksian Hidup: - Jeremy Lin: "Iman dalam Tuhan yang memulai semuanya." - Pertolongan dari Allah yang setia - Jane Fonda - Perjalanan spiritual saya - Kisah pertobatan seorang Master Feng shui - Kekudusan adalah Kebahagiaan - Penginjil dari George Street - Berbahagialah orang yang memperhatikan orang lemah! - Hidup adalah tentang orang lain - Tidak ada yang terlalu berat! - Tuhan bisa memakai siapa saja - Pertama kali aku mendengar tentang Allah - Hakim pun meneteskan air mata - Dunia akan menjadi lebih baik jika... - Janganlah kamu kuatir akan hari besok - Bebas Dari Belenggu Rasa Takut Akan Maut - Memberitakan Yesus kepada perampok - Peristiwa 9/11 mengubah hidup saya selamanya - Ibu adalah wanita yang sangat cantik - Nenek Brand: Semangatnya masih hidup - Begitulah Caranya Menjadi Tua - Janganlah Ayah Menjadi Seorang Pengkhianat - Keluarlah dari Zona Nyaman Anda - Rasa Takut Berubah Menjadi Rasa Tenang Ilahi - Tuhan akan Berkerja kalau Kita Setia - Billy Graham: Usia Tua Bukan Untuk Para Penakut - Kertas Dinding yang paling Mahal - Jual rumah untuk memberi kepada orang miskin! - "Siapapun yang mengaku dirinya Kristen patut mati!" - Yesus, Tuhan dan Juru Selamat saya - Ada Sayap-Sayap Malaikat yang Tersembunyi di dalam Kotak Itu - Kesempatan Kedua bagi Gadis-Gadis Nakal - Kutuk Berubah Menjadi Berkat - Apakah Anda Mangsa yang Mudah bagi Musuh? - Siapa Bilang Allah itu Tidak Nyata? - Apakah ada Bedanya Jika Kita Berdoa atau Tidak? - Apakah Saya Menjadi Teladan bagi Anak Saya? - Apakah Anda Telah dilahirkan Kembali? - Dua Wanita Membagi Persahabatan dan Ginjal - Campur Tangan Ilahi, Menolong Seorang Ayah Menemukan Anaknya - Apakah Anda Alkitab yang dibaca orang lain? - Aku Tidak Akan Melepaskannya - Diselamatkan Oleh Telpon Selular - Kekuatan di Saat Kita Berserah - Penulis Buku "Basic Instinct" Menulis Tentang Iman - Hapus Air Matamu & Bangkitlah... - "Aku dulunya hilang, tetapi sekarang ditemukan" ... Kasih karunia yang ajaib! - Aku Hanya seorang Manusia yang Lemah - Apa Pilihanmu - Surga atau Neraka? - Arti Penderitaan: Pengalaman Melalui Lembah Bayang-Bayang Kematian Yang Mendatangkan Sukacita - Beritahukan Kepada Dunia untuk Saya - Dapatkah Kita Mengubah Diri Kita Sendiri? - Di Saat Semuanya Menjadi Tidak Berarti - Gadis Korban Bom Napalm Menemukan Pengampunan - Hukum Emas di dalam Dunia Bisnis - Kristen 'Daun' atau Kristen 'Akar' - Matahari dan Pertumbuhan Kita - Menyelesaikan Apa yang Dimulai - Pemberian Spesial dari Tuhan - Pergilah... Aku akan menyertai-mu! - Perjanjian Seorang Anak dengan Tuhan-nya - "Setan Asing" menjadi Wanita Kue - John Paton - Pengabar Injil kepada Suku Kanibal - Sadhu Sundar Singh - The Beginning - Sadhu Sundar Singh - The Journey |
|||||
|
Copyright 2003-2012. Semua materi di situs ini
adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries. |
|||||||