| Saran & Komentar | updated on 01 March 2010

Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan

Halaman Utama

  |  Tentang Kami

  |  Hubungi Kami

  |  Izin Pemakaian Materi 

  |  Dapatkan Buletin Gratis di sini! 

Sumber Damai

Khotbah/PA


Inspirasi

Artikel/Renungan

Kesaksian Hidup


Pelatihan

Discipleship Trainings


Lain-Lain...

Siaran Mandarin Fu Yin Dian Tai

Bible Study (P.A)

Buku-buku Terbitan

Buletin Gratis!

Lagu dan Film

Kasih Seorang Anak Kecil

Saya membaca kisah yang menyentuh dan mau membagikan kisah ini dengan Anda.  Kisah ini sangat menyentuh saya dan saya berharap dapat menyentuh hati Anda juga!

Saya sedang berjalan-jalan di Toko Target ketika saya melihat seorang kasir memberikan kepada anak laki-laki ini uang nya kembali. Anak laki-laki ini mungkin tidak lebih dari 5 atau 6 tahun umurnya.  Kasir itu berkata, "Maaf, tapi Anda tidak punya uang cukup untuk membeli boneka ini".

Kemudian anak laki-laki ini menoleh ke wanita tua disebelahnya. "Nenek, apakah nenek yakin saya tidak punya cukup uang?" Wanita tua itu menjawab, "Kamu tahu kalau kamu sebenarnya tidak punya cukup uang untuk membeli boneka ini, sayangku". Kemudian wanita tua itu berkata kepada anak kecil itu untuk tinggal di sana 5 menit karena dia mau melihat-lihat. Dia berjalan dengan cepat ke bagian lain di toko.

Anak lelaki ini masih memegang boneka itu di tangannya.  Akhirnya, saya berjalan menuju dia dan bertanya kepadanya kepada siapa dia akan memberikan boneka ini "Boneka ini adalah boneka yang paling disayangi oleh adik saya dan dia ingin sekali ini sebagai hadiah natal.  Dia yakin bahwa Sinter Klas akan memberikan ini kepadanya"

Saya menjawab kepadanya mungkin Sinter Klas  akan tetap memberikan kepadanya dan jangan kuatir. Tetapi dia menjawab kepada saya. "Tidak, Sinter Klas  tidak dapat membawa ini kepada dia dimana dia sekarang berada.  Saya harus memberikan boneka ini kepada ibu saya supaya dia dapat memberikannya kepada adik saya ketika dia pergi ke sana."

Matanya sangat sedih ketika dia mengatakan hal ini.  "Adik saya telah pergi dan bersama dengan Tuhan sekarang.  Ayah saya berkata ibu juga segera akan bertemu dengan Tuhan, maka saya berpikir dia dapat membawa boneka ini dan memberikannya kepada adik saya."

Jantung saya hampir berhenti berdetak.  Anak lelaki itu melihat saya dan berkata: "Saya berkata kepada ayah untuk menyuruh ibu untuk tidak pergi dulu. Saya ingin dia menanti sampai saya kembali dari mal."

Kemudian dia menunjukkan foto dia yang bagus dan sedang tertawa. Dia berkata kepada saya, "Saya ingin ibu membawa foto ini bersamanya supaya dia tidak melupakan saya.  Saya mencintai ibu saya dan saya berharap dia tidak meninggalkan saya tetapi ayah berkata dia harus pergi untuk bersama dengan adik perempuan saya."

Kemudian dia melihat boneka itu dengan mata yang sedih, dan pelan.  Saya secepatnya meraih dompet saya dan berkata kepada anak lelaki itu. "Coba kita lihat lagi, mungkin kamu memang punya uang yang cukup untuk membeli boneka itu?"

"Baik", katanya, "Saya berharap saya punya uang yang cukup".  Saya menambahkan uang saya tanpa sepengetahuannya dan kami mulai menghitung uangnya.  Ada cukup uang untuk boneka dan bahkan ada kelebihannya.  Anak lelaki itu berkata: "Terima kasih Tuhan untuk memberikan saya uang yang cukup!"

Kemudian dia melihat saya dan menambahkan, "Saya meminta kepada Tuhan kemarin malam sebelum saya tidur untuk memastikan saya punya uang yang cukup untuk membeli boneka ini, supaya ibu saya dapat memberikannya kepada adik saya. Dia mendengarkan saya! Saya juga meminta untuk uang yang cukup untuk membeli mawar putih untuk ibu saya, tetapi saya tidak berani meminta kepada Tuhan terlalu banyak.  Tetapi dia memberikan saya uang cukup untuk membeli boneka dan mawar putih. Ibu saya sangat suka mawar putih"

Beberapa menit kemudian,  wanita tua itu kembali dan saya pergi dengan keranjang belanjaan saya.  Saya menyelesaikan belanja saya dengan suasana hati yang berbeda dari ketika saya datang.  Saya tidak dapat menyingkirkan anak lelaki itu dari otak saya.  Kemudian saya teringat akan artikel di surat kabar lokal dua hari yang lalu, yang menulis tentang pemabuk yang mengendarai truk, yang kemudian menabrak mobil yang dikendarai seorang wanita muda dan seorang anak kecil perempuan. Anak perempuan itu meninggal seketika, dan ibunya dalam keadaan yang sangat kritis.  Keluarganya harus memutuskan untuk menarik mesin penopang kehidupannya, karena wanita muda ini tidak akan dapat kembali dari komanya.  Apakah ini keluarga dari anak lelaki ini?

Dua hari setelah pertemuan saya dengan anak lelaki ini, saya membaca di surat kabar bahwa wanita tersebut telah meninggal dunia. Saya tidak dapat menahan diri saya, saya membeli serangkaian bunga mawar putih dan pergi ke rumah duka dimana jenazah wanita muda tersebut disemayamkan supaya orang dapat melihat dan memberikan salam terakhir sebelum dikuburkan.  Dia berada di dalam peti, memegang sekuntum mawar putih yang cantik di tangannya dan foto dari anak lelaki dan boneka di dadanya.

Saya meninggalkan tempat itu dengan mata berkaca-kaca, merasa bahwa kehidupan saya telah diubahkan untuk selamanya. Kasih dari seorang anak lelaki untuk ibunya dan adik perempuannya sampai hari ini masih sulit untuk dibayangkan. Dan dalam waktu sedetik, seorang pengendara yang mabuk telah mengambil semua ini dari dirinya.

Marilah kita berhati-hati saat di jalanan dan janganlah lupa untuk menunjukkan kasih dan kepedulian pada orang-orang yang ada di sekitar kita.

-as

[Download]


Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.

Standard
Besar
Terbesar

Kesaksian Hidup:

Billy Graham: Usia Tua Bukan Untuk Para Penakut

Kertas Dinding yang paling Mahal

Jual rumah untuk memberi kepada orang miskin!

"Siapapun yang mengaku dirinya Kristen patut mati!"

Kesaksian Natal

Yesus, Tuhan dan Juru Selamat saya

Ada Sayap-Sayap Malaikat yang Tersembunyi di dalam Kotak Itu

Kematian yang Memberi Hidup

Kesempatan Kedua bagi Gadis-Gadis Nakal

Kutuk Berubah Menjadi Berkat

Apakah Anda Mangsa yang Mudah bagi Musuh?

Siapa Bilang Allah itu Tidak Nyata?

Mangkuk Kayu

Apakah ada Bedanya Jika Kita Berdoa atau Tidak?

Apakah Saya Menjadi Teladan bagi Anak Saya?

Mimpi Berbicara

Kesaksian Saya - John Sung

Apakah Anda Telah dilahirkan Kembali?

Menjalani Kehidupan Ganda

Dia adalah Pahlawan-ku

Nikolai Khamara dari Rusia

Dua Wanita Membagi Persahabatan dan Ginjal

Missionaris Memaafkan

Doa Abjad

Campur Tangan Ilahi, Menolong Seorang Ayah Menemukan Anaknya

Apakah Anda Alkitab yang dibaca orang lain?

Apa Nilai Firman Bagi Anda?

Ignasius dari Roma

Aku Tidak Akan Melepaskannya

Minumlah Anggur itu

Tidak Ada yang Kebetulan

Diselamatkan Oleh Telpon Selular

Kekuatan dari Doa

Rasa Bersyukur

Kasih Seorang Anak Kecil

Kekuatan di Saat Kita Berserah

Kebangkitan Rohani dan Doa

Hati Seorang Misionaris

Berikan Apa yang Ada

Hidup ini Bukan Milik-ku

Penulis Buku "Basic Instinct" Menulis Tentang Iman

Hapus Air Matamu & Bangkitlah...

Waktu untuk Mendengar

86 Tahun Aku Mengikut-Nya

"Aku dulunya hilang, tetapi sekarang ditemukan" ... Kasih karunia yang ajaib!

Aku Hanya seorang Manusia yang Lemah

Ambil dan Bacalah

Anak Kecil Pemain Drum

Apa Pilihanmu - Surga atau Neraka?

Apakah Allah Nyata?

Arti Penderitaan: Pengalaman Melalui Lembah Bayang-Bayang Kematian Yang Mendatangkan Sukacita

Beritahukan Kepada Dunia untuk Saya

Biarlah Terang itu Datang

Dapatkah Kita Mengubah Diri Kita Sendiri?

Di Saat Semuanya Menjadi Tidak Berarti

Diculik Di Manila!

Ditawan oleh Pengharapan

Doa Menyelamatkan Dua Pilot

Gadis Korban Bom Napalm Menemukan Pengampunan

Hidup Dalam Penyerahan

Hidup yang Bergema

Hukum Emas di dalam Dunia Bisnis

Iman dan Kekhawatiran

Kristen 'Daun' atau Kristen 'Akar'

Kepercayaan-ku pada Yesus

Kuasa Kasih

Matahari dan Pertumbuhan Kita

Menyelesaikan Apa yang Dimulai

Pemberian Spesial dari Tuhan

Pengalaman Misi di Vanuatu

Pengorbanan yang Langka

Pergilah... Aku akan menyertai-mu!

Perjanjian Seorang Anak dengan Tuhan-nya

"Setan Asing" menjadi Wanita Kue

Pengakuan Seorang Ateis

Puasa dari Mengkritik

Jalan Raya Kekudusan

John Paton - Pengabar Injil kepada Suku Kanibal

Sadhu Sundar Singh - The Beginning

Sadhu Sundar Singh - The Journey

Semangat Yang Tak Terkalahkan

Sinar Terang di Afrika

Tidak Akan Saya Lupakan

Yesus atau Mama?

Copyright 2003-2007. Semua materi di situs ini adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries.
E-mail kami untuk mendapatkan izin untuk menggunakan materi di situs ini.
Best viewed with IE6.0 and 1024 by 768 resolution.