| Saran & Komentar | updated on 04 February 2012

Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan

Halaman Utama

  |  Tentang Kami

  |  Hubungi Kami

  |  Izin Pemakaian Materi 

  |  Dapatkan Buletin Gratis di sini! 

Sumber Damai

Khotbah/PA


Inspirasi

Artikel/Renungan

Kesaksian Hidup


Pelatihan

Discipleship Trainings


Lain-Lain...

Buku-buku Terbitan 

Lagu dan Film 

Bible Study (P.A)

Siaran Mandarin

Buletin Gratis!

Follow Us


BUKU BARU


BACA ONLINE

Jual rumah untuk memberi kepada orang miskin!

oleh Kevin dan Hannah Salwen

Kata Yesus di Matius 19. 21, jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin.

Apa artinya "hidup dengan baik"? Menurut standar yang umum, keluarga kami "hidup dengan baik". Kami memiliki mobil yang bagus, rumah impian beserta barang-barang yang mahal di dalamnya dan sering menikmati liburan yang mahal.

Suatu hari di tahun 2006 saya menyetir mobil setelah menjemput anak perempuan saya, Hannah yang berusia 14 tahun pada waktu itu, dari rumah temannya. Saat kami berhenti di lampu merah, kami melihat sebuah mobil mewah Mercy sports di satu sisi, dan seorang gelandangan yang sedang meminta-minta makanan di sisi yang lain.

"Ayah, jika orang itu mempunyai mobil yang sedikit lebih murah, pria yang di sana bisa dapat makan,’ protes Hannah. Lampu isyarat berubah warna, dan kami melanjutkan perjalanan, tapi Hannah terlalu muda untuk menjadi orang yang ‘masuk akal’.

Malam itu Hannah menulis di catatan hariannya, "Melewati jalan di antara seorang gelandangan dan sebuah mobil mewah mengubah kehidupan saya. Saya merasa sedih. Saya mau membantu dan saya merasa marah, sangat amat marah. Saya marah pada diri saya sendiri. Saya berpikir terdapat banyak hal yang dapat saya lakukan bagi pria itu dan juga bagi banyak orang di dunia ini, karena saya memiliki terlalu banyak."

Hannah tidak menyimpan perasaan marah itu di dalam hatinya tapi menuangkan semuanya kepada keluarganya di meja makan, ia terus menantang keluarganya untuk "menjadi keluarga yang dapat memberi dampak di dunia ini, sekalipun hanya dampak yang kecil."

Hannah terus menerus memprotes tentang ketidak-adilan dan bersikeras bahwa kami harus berbuat sesuatu.

Istri saya, Joan dan saya membenarkan diri kami. Kami adalah relawan yang memberi waktu untuk membantu di tempat penampungan dan juga di tempat memberi makan orang miskin. Saat kami menyampaikan itu, Hannah hanya memandang kami, sama sekali tidak terkesan.

Kami menjelaskan bahwa kami mengirim cek setiap Desember untuk disumbangkan kepada berbagai yayasan amal. Hannah malah merasakan bahwa itu bukan apa-apa karena rata-rata orang Amerika hanya menyumbangkan 2.3% dari penghasilan tahunan mereka.

Akhirnya Joan menantang,  "Apa yang kamu mau lakukan? Jual rumah kita? Pindah ke rumah yang dua kali lebih kecil dari ini? Kamu mau kehilangan kamar-mu?"

Ini satu peringatan! Jangan pernah menyarankan hal yang mulia seperti ini kepada anak remaja yang idealistik. Hannah terus berpegang kepada ide menjual rumah mewah kami dan menyumbangkan separuh dari hasil jualan rumah kepada yayasan amal dan menggunakan separuh lagi untuk membeli rumah kecil buat kami. Joe, adik laki-laki Hannah sudah tentu protes karena Joe tidak melihat bagaimana dengan pindah ke rumah yang lebih kecil dan memberikan uang kepada orang miskin, hidupnya akan menjadi lebih baik. Tapi karena Joe kalah undi, dia terpaksa menurut!

Akhirnya, itulah yang kami lakukan! Kami menjual rumah kami dan separuh dari hasil jual rumah atau sejumlah USD 800,000 itu akan kami sumbangkan. Setelah riset yang panjang kami sekeluarga memutuskan untuk memberikan uang itu kepada Hunger Project (Proyek Kelaparan) yang akan mensponsori kesehatan, mikro kredit, makanan dan program-program lain untuk sekitar 40 kampung di Ghana.

Proyek kami ini memang gila tapi harus saya akui, hal ini telah mengubah kehidupan kami secara total - lewat proses menjual rumah, pindah dan memutuskan secara bersama bagaimana menyalurkan sumbangan itu, kami telah meningkatkan kepercayaan kami kepada sesama, membuat Hannah dan Joe menjadi anak-anak lebih bertanggungjawab dan kami berhasil membangun hubungan yang lebih mendalam di antara kami. Karena kami berusaha mendengarkan anak-anak kami dalam menjalankan proyek yang ‘gila’ ini, hubungan kami menjadi jauh lebih bagus.

Dengan kata lain, kami menukar ‘barang-barang’ kami untuk kebersamaan - saya yakin banyak orang yang menginginkan kebersamaan ini dalam keluarga mereka. Kami mencatat perjalanan kami di dalam buku berjudul, The Power of Half yang akan terbit di Februari 2010, dan harapan kami, buku ini dapat menginspirasi Anda untuk menciptakan proyek "separuh" Anda.

Sudah tentu, kami bukannya menganjurkan Anda untuk menjual rumah Anda, (tentu saja, itu hal yang gila) tapi lihatlah ke dalam kehidupan Anda, apakah Anda mempunyai lebih dari cukup. Apakah itu waktu atau barang-barang Anda. Berikanlah separuh kepada yang membutuhkan, mana tahu tindakan kecil itu akan menjadikan dunia ini sedikit lebih baik.  

"Separuh" memberikan kita satu ukuran untuk memantau pemberian kita. Seringkali kita berkata bahwa kita harus berbuat lebih banyak, tapi "lebih banyak" itu sulit untuk diukur dan akhirnya kita tidak berbuat apa-apa. Besar atau kecilnya proyek kita itu tidak penting, kita bisa saja memutuskan untuk mengurangi 50% dari waktu kita menonton televisi dan menggunakan waktu itu berbuat sesuatu bagi orang lain. Atau kita bisa mengurangi separuh dari baju-baju yang ada di lemari, atau mengurangi separuh uang yang dikeluarkan untuk makan di luar rumah.

Saya dan Joan mau memberikan anak-anak kami kehidupan yang lebih baik, dan kehidupan yang lebih baik itu fokusnya adalah pada kehidupan batiniah mereka dan bukannya pada barang-barang kepemilikan.

Kita semua dapat berbuat sesuatu untuk menjadikan dunia ini lebih baik. Jangan pernah berpikir bahwa kita terlalu ‘kecil’ untuk memberi dampak. Seperti yang dikatakan oleh Anita Roddick, pendiri Body Shop, "Jika Anda berpikir bahwa Anda terlalu kecil untuk memberi dampak, Anda tidak pernah tidur dengan seekor nyamuk!"

Percayalah, kita semua mempunyai sesuatu untuk diberikan.

(Artikel ditulis ulang dari wawancara dan tulisan Kevin dan Hannah Salwen di www.amazon.com)

-as

[Download]


Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.

Standard
Besar
Terbesar

Kesaksian Hidup:

Hidup tanpa keterbatasan

Perjuangan saya untuk hidup

Pertolongan dari Allah yang setia

Jane Fonda - Perjalanan spiritual saya

Kisah pertobatan seorang Master Feng shui

Kekudusan adalah Kebahagiaan

Nilai suatu jiwa

Yesus atau Mama?

Yuri, ampunilah dia...

Penginjil dari George Street

Berbahagialah orang yang memperhatikan orang lemah!

Hidup adalah tentang orang lain

Tidak ada yang terlalu berat!

Tuhan bisa memakai siapa saja

Mansur Sang

Pertama kali aku mendengar tentang Allah

Hakim pun meneteskan air mata

Selamatkanlah yang lain!

Dunia akan menjadi lebih baik jika...

Mereka Akan ingat

Reuni di malam Natal

Allah mau memakai Anda

Kakek dan kaca matanya

Hidup adalah Kristus

Saya seorang Kristen

Janganlah kamu kuatir akan hari besok

Bebas Dari Belenggu Rasa Takut Akan Maut

Memberitakan Yesus kepada perampok

Karunia kita

Peristiwa 9/11 mengubah hidup saya selamanya

Ibaragi Kun

Ibu adalah wanita yang sangat cantik

Nenek Brand: Semangatnya masih hidup

Begitulah Caranya Menjadi Tua

Janganlah Ayah Menjadi Seorang Pengkhianat

Keluarlah dari Zona Nyaman Anda

Rasa Takut Berubah Menjadi Rasa Tenang Ilahi

Tuhan akan Berkerja kalau Kita Setia

Billy Graham: Usia Tua Bukan Untuk Para Penakut

Kertas Dinding yang paling Mahal

Jual rumah untuk memberi kepada orang miskin!

"Siapapun yang mengaku dirinya Kristen patut mati!"

Kesaksian Natal

Yesus, Tuhan dan Juru Selamat saya

Ada Sayap-Sayap Malaikat yang Tersembunyi di dalam Kotak Itu

Kematian yang Memberi Hidup

Kesempatan Kedua bagi Gadis-Gadis Nakal

Kutuk Berubah Menjadi Berkat

Apakah Anda Mangsa yang Mudah bagi Musuh?

Siapa Bilang Allah itu Tidak Nyata?

Mangkuk Kayu

Apakah ada Bedanya Jika Kita Berdoa atau Tidak?

Apakah Saya Menjadi Teladan bagi Anak Saya?

Mimpi Berbicara

Kesaksian Saya - John Sung

Apakah Anda Telah dilahirkan Kembali?

Menjalani Kehidupan Ganda

Dia adalah Pahlawan-ku

Nikolai Khamara dari Rusia

Dua Wanita Membagi Persahabatan dan Ginjal

Missionaris Memaafkan

Doa Abjad

Campur Tangan Ilahi, Menolong Seorang Ayah Menemukan Anaknya

Apakah Anda Alkitab yang dibaca orang lain?

Apa Nilai Firman Bagi Anda?

Ignasius dari Roma

Aku Tidak Akan Melepaskannya

Minumlah Anggur itu

Tidak Ada yang Kebetulan

Diselamatkan Oleh Telpon Selular

Kekuatan dari Doa

Rasa Bersyukur

Kasih Seorang Anak Kecil

Kekuatan di Saat Kita Berserah

Kebangkitan Rohani dan Doa

Hati Seorang Misionaris

Berikan Apa yang Ada

Hidup ini Bukan Milik-ku

Penulis Buku "Basic Instinct" Menulis Tentang Iman

Hapus Air Matamu & Bangkitlah...

Waktu untuk Mendengar

86 Tahun Aku Mengikut-Nya

"Aku dulunya hilang, tetapi sekarang ditemukan" ... Kasih karunia yang ajaib!

Aku Hanya seorang Manusia yang Lemah

Ambil dan Bacalah

Anak Kecil Pemain Drum

Apa Pilihanmu - Surga atau Neraka?

Apakah Allah Nyata?

Arti Penderitaan: Pengalaman Melalui Lembah Bayang-Bayang Kematian Yang Mendatangkan Sukacita

Beritahukan Kepada Dunia untuk Saya

Biarlah Terang itu Datang

Dapatkah Kita Mengubah Diri Kita Sendiri?

Di Saat Semuanya Menjadi Tidak Berarti

Diculik Di Manila!

Ditawan oleh Pengharapan

Doa Menyelamatkan Dua Pilot

Gadis Korban Bom Napalm Menemukan Pengampunan

Hidup Dalam Penyerahan

Hidup yang Bergema

Hukum Emas di dalam Dunia Bisnis

Iman dan Kekhawatiran

Kristen 'Daun' atau Kristen 'Akar'

Kepercayaan-ku pada Yesus

Kuasa Kasih

Matahari dan Pertumbuhan Kita

Menyelesaikan Apa yang Dimulai

Pemberian Spesial dari Tuhan

Pengalaman Misi di Vanuatu

Pengorbanan yang Langka

Pergilah... Aku akan menyertai-mu!

Perjanjian Seorang Anak dengan Tuhan-nya

"Setan Asing" menjadi Wanita Kue

Pengakuan Seorang Ateis

Puasa dari Mengkritik

Jalan Raya Kekudusan

John Paton - Pengabar Injil kepada Suku Kanibal

Sadhu Sundar Singh - The Beginning

Sadhu Sundar Singh - The Journey

Semangat Yang Tak Terkalahkan

Sinar Terang di Afrika

Tidak Akan Saya Lupakan

Copyright 2003-2012. Semua materi di situs ini adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries.
E-mail kami untuk mendapatkan izin untuk menggunakan materi di situs ini.
Best viewed with IE6.0 and 1024 by 768 resolution.