|
| Saran & Komentar | updated on 01 March 2010 |
|||||||
|
CahayaPengharapanMinistries Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan |
|||||||
|
|
|||||||
|
Hati seorang Misionaris
Karen menjadi semakin aktif di gereja lokalnya. Dia mulai berpergian untuk misi singkat dan aktif melayani Tuhan. Sebentar setelah dia memulai pelayanan misinya, dia merasa terpanggil untuk melayani Tuhan secara penuh. Dia mulai bergabung dengan Dewan Misi Internasional di gereja Baptis. Dia menjual rumahnya, mobilnya dan hampir semua dari kekayaan duniawinya. Yang tertinggal hanyalah beberapa barang yang dapat dimasukkannya ke dalam satu tas. Kemudian dia pergi ke perjalanan misi di belahan dunia yang lain. Perhentian pertama dari perjalanan misinya adalah Yordan. Dan akhirnya pekerjaannya untuk Tuhan membawa dia ke Iraq. Pada tanggal 15 Maret 2004, di kota Mosul, Irak Utara, dia membantu mendirikan tempat untuk pemurnian air. Dia dan empat misionaris lainnya tertembak ketika sedang duduk di mobil. Penembak menembakkan AK-47 otomatis pada penumpang sambil mengendarai mobilnya. Karen dan dua misionaris lainnya terbunuh di saat itu juga. Korban keempat adalah David E. Mc Donnall, 29 tahun, dari Rowlett, Texas, yang meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit di Baghdad. Yang kelima, hidup dan menceritakan kejadian ini. Karen Watson tahu apa yang dia akan alami. Ia menulis dua halaman surat sebelum dia berangkat ke ladang misi. Surat itu dia tinggalkan dengan pendetanya di Bakersfield. Pada saat pemakamannya, pendetanya membuka surat itu dan membacanya dengan suara lantang kepada kumpulan orang yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir. Suratnya dimulai dengan "Anda hanya boleh membuka surat ini pada saat saya meninggal dunia." " Ketika Tuhan memanggil, tidak ada penyesalan. Saya mencoba membagikan hati saya kepada Anda, sebanyak mungkin. Saya tidak dipanggil ke suatu tempat tertentu, saya di panggil kepada Nya. Mentaatinya adalah tujuan hidup saya, menderita itu sudah diduga. Kemuliaan-Nya adalah imbalan bagi saya. Kemuliaan-Nya sudah cukup bagi saya. Kemudian mengenai pemakamannya dia menulis: "Mengenai pemakaman saya. Usahakan yang kecil saja. Usahakan yang sederhana saja. Ya, yang sangat sederhana saja. Hanya kotbahkan Injil. Khotbahkan dengan berani. Khotbahkan karya keselamatan, tentang perubahan hidup, dan Injil yang hidup untuk selama-lamanya. Berikan kemuliaan dan penghormatan kepada Allah Bapa. Kemudian Karen membagikan apa yang menjadi hati misionaris. "Lebih peduli daripada apa yang orang lain pikir bijak" "Resiko-kan lebih dari apa yang orang lain pikir aman" "Bermimpi lebih dari apa yang orang lain pikir praktis" "Berharap lebih dari apa yang orang lain pikir mungkin" Hari ini, saya berharap Anda memiliki hati seperti Karen, hati seorang yang keluar menjangkau yang lain. Menjalani hidup dengan menginspirasikan orang lain untuk melakukan yang sama. Saya tahu saya akan melakukan yang sama.
-as |
Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.
Kesaksian Hidup: - Billy Graham: Usia Tua Bukan Untuk Para Penakut - Kertas Dinding yang paling Mahal - Jual rumah untuk memberi kepada orang miskin! - "Siapapun yang mengaku dirinya Kristen patut mati!" - Yesus, Tuhan dan Juru Selamat saya - Ada Sayap-Sayap Malaikat yang Tersembunyi di dalam Kotak Itu - Kesempatan Kedua bagi Gadis-Gadis Nakal - Kutuk Berubah Menjadi Berkat - Apakah Anda Mangsa yang Mudah bagi Musuh? - Siapa Bilang Allah itu Tidak Nyata? - Apakah ada Bedanya Jika Kita Berdoa atau Tidak? - Apakah Saya Menjadi Teladan bagi Anak Saya? - Apakah Anda Telah dilahirkan Kembali? - Dua Wanita Membagi Persahabatan dan Ginjal - Campur Tangan Ilahi, Menolong Seorang Ayah Menemukan Anaknya - Apakah Anda Alkitab yang dibaca orang lain? - Aku Tidak Akan Melepaskannya - Diselamatkan Oleh Telpon Selular - Kekuatan di Saat Kita Berserah - Penulis Buku "Basic Instinct" Menulis Tentang Iman - Hapus Air Matamu & Bangkitlah... - "Aku dulunya hilang, tetapi sekarang ditemukan" ... Kasih karunia yang ajaib! - Aku Hanya seorang Manusia yang Lemah - Apa Pilihanmu - Surga atau Neraka? - Arti Penderitaan: Pengalaman Melalui Lembah Bayang-Bayang Kematian Yang Mendatangkan Sukacita - Beritahukan Kepada Dunia untuk Saya - Dapatkah Kita Mengubah Diri Kita Sendiri? - Di Saat Semuanya Menjadi Tidak Berarti - Gadis Korban Bom Napalm Menemukan Pengampunan - Hukum Emas di dalam Dunia Bisnis - Kristen 'Daun' atau Kristen 'Akar' - Matahari dan Pertumbuhan Kita - Menyelesaikan Apa yang Dimulai - Pemberian Spesial dari Tuhan - Pergilah... Aku akan menyertai-mu! - Perjanjian Seorang Anak dengan Tuhan-nya - "Setan Asing" menjadi Wanita Kue - John Paton - Pengabar Injil kepada Suku Kanibal - Sadhu Sundar Singh - The Beginning - Sadhu Sundar Singh - The Journey |
|||||
|
Copyright 2003-2007. Semua materi di situs ini
adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries. |
|||||||