| Saran & Komentar | updated on 15 November 2008

Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan

Halaman Utama

| Tempat Pertemuan

 | Tentang Kami

 | Hubungi Kami

 | Dapatkan Buletin Gratis di sini! 

Sumber Damai

Khotbah/PA


Inspirasi

Artikel/Renungan

Kesaksian Hidup


Pelatihan

Discipleship Trainings


Lain-Lain...

Siaran Mandarin Fu Yin Dian Tai

Bible Study (P.A)

Buku-buku Terbitan

Buletin Gratis!

Lagu dan Film

Di Saat Semuanya Menjadi Tidak Berarti

oleh Charles W. Colson

Musim panas tahun 1973 merupakan salah satu titik yang paling kelam di dalam kehidupan saya. Saya telah empat tahun melayani Richard Nixon, presiden Amerika Serikat dengan setia dari kantor saya yang letaknya bersebelahan dengan kantor Presiden. Lalu timbul kasus Watergate dan bencana pribadi. Saya memerhatikan presiden yang saya kagumi dan hormati kehilangan tempat berpijak, dan merasakan tali hukum jaksa penuntut semakin mencekik leher saya sendiri. Saya melihat segala sesuatu yang saya kerjakan selama ini jatuh ambruk di depan mata saya. Washington pada waktu itu adalah kota yang sangat jelek. Koran-korn dipenuhi oleh pelbagai macam tuduhan yang kejam dan perdebatan politik yang sengit.

Suatu sore saya mengunjungi seorang teman lama dan klien. Tom Philips adalah presiden perusahaan Raytheon. Di awal musim semi, ia memberitahu saya bahwa selama empat tahun kami tidak bertemu itu - yaitu waktu saya bekerja di Gedung Putih - ia telah mengalami Yesus Kristus. Saya sama sekali tidak tahu apa yang ia katakan. Tetapi di sore itu saya memutuskan untuk mencari tahu. Saya sangat sangat membutuhkan sesuatu di dalam kehidupan saya. Saya tahu saya sangat mau menjadi seperti Tom, yang kelihatannya begitu tenang, gembira dan puas.

Di malam itulah, Tom Philips memberitahu saya tentang Yesus Kristus dan membacakan kepada saya tulisan yang indah dari buku kecil C.S Lewis yang berjudul Mere Christianity. Ia membacakan saya bab tentang keangkuhan, dosa besar itu. Tentang bagaimana seorang yang sombong selalu memandang rendah semua orang lain dan hal-hal lain dan tidak dapat melihat di atas dirinya pada sesuatu yang jauh lebih besar - yaitu Tuhan.

Tom mau berdoa bersama saya pada malam itu, tetapi saya tidak pernah berdoa melainkan di gereja dan dengan memakai doa yang sudah terhafal. Dia berdoa, saya tidak. Tetapi setelah meninggalkan rumahnya, saya menemukan diri saya tidak dapat menyetir mobil saya. Saya, mantan orang besar di Gedung Putih dan mantan kapten marinir sedang menangis begitu keras sehingga tangan saya tidak dapat menghidupkan mobil. Saya berseru kepada Tuhan, meminta-Nya menerima saya apa adanya. Tidak ada satu hal pun yang tetap sama sejak hari itu. Tidak ada yang akan sama lagi setelah itu.

Apa yang saya ketahui sebagai fakta adalah - apa yang saya alami pada malam itu - adalah kemerdekaan yang datang dari mengalami apa yang dimaksudkan dengan Yesus telah mati di kayu salib untuk dosa-dosa saya dan bahwa saya dapat diampuni. Jika saya tidak mengetahui itu sebagai suatu fakta historis, saya tidak akan dapat hidup dengan diri saya; saya pasti akan dilemaskan oleh kebusukan dosa-dosa saya.

Walaupun hal itu sudah terjadi lebih dari 28 tahun yang lalu, tetapi saya merasakan sepertinya baru kemarin hal itu terjadi. Karena tidak ada satu hari pun yang berlalu di mana saya tidak memikirkan tentang salib, harga yang Tuhan bayar untuk menyelamatkan saya, demi kemerdekaan saya.

Saya begitu dibanjiri rasa bersyukur yang membuat saya tidak dapat melakukan apa-apa melainkan tanggungjawab saya dalam menaati Kristus. Jika tidak, dengan cara apa lagi Anda meresponi orang yang telah melakukan pengorbanan yang sebesar itu?

Dan saya berdoa setiap hari agar saya dapat menjalani hidup yang layak dibandingkan dengan pengorbanan yang telah dilakukan bagi saya di atas kayu salib.

(Charles Colson akhirnya dipenjarakan selama 7 bulan karena perannya di dalam kasus Watergate. Sebelum meninggalkan penjara ia berjanji kepada teman-teman sepenjaranya bahwa ia tidak akan pernah melupakan mereka. Dan sesuai dengan janjinya, ia mendirikan Prison Fellowship yang sekarang menaungi lebih dari 400,000 pekerja sukarela yang melayani penjara-penjara di lebih dari 100 negara. Pelayanan Prison Ministry dapat dibaca di www.pfm.org)

Kesaksian Charles Colson diterjemahkan dari buku What the Cross Means to Me.

Originally uploaded by Cahaya Pengharapan Ministries

[Download]


Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.

Standard
Besar
Terbesar

Kesaksian Hidup:

Hati Seorang Misionaris

Berikan Apa yang Ada

Hidup ini Bukan Milik-ku

Penulis Buku "Basic Instinct" Menulis Tentang Iman

Hapus Air Matamu & Bangkitlah...

Waktu untuk Mendengar

86 Tahun Aku Mengikut-Nya

"Aku dulunya hilang, tetapi sekarang ditemukan" ... Kasih karunia yang ajaib!

Aku Hanya seorang Manusia yang Lemah

Ambil dan Bacalah

Anak Kecil Pemain Drum

Apa Pilihanmu - Surga atau Neraka?

Apakah Allah Nyata?

Arti Penderitaan: Pengalaman Melalui Lembah Bayang-Bayang Kematian Yang Mendatangkan Sukacita

Beritahukan Kepada Dunia untuk Saya

Biarlah Terang itu Datang

Dapatkah Kita Mengubah Diri Kita Sendiri?

Di Saat Semuanya Menjadi Tidak Berarti

Diculik Di Manila!

Ditawan oleh Pengharapan

Doa Menyelamatkan Dua Pilot

Gadis Korban Bom Napalm Menemukan Pengampunan

Hidup Dalam Penyerahan

Hidup yang Bergema

Hukum Emas di dalam Dunia Bisnis

Iman dan Kekhawatiran

Kristen 'Daun' atau Kristen 'Akar'

Kepercayaan-ku pada Yesus

Kuasa Kasih

Matahari dan Pertumbuhan Kita

Menyelesaikan Apa yang Dimulai

Pemberian Spesial dari Tuhan

Pengalaman Misi di Vanuatu

Pengorbanan yang Langka

Pergilah... Aku akan menyertai-mu!

Perjanjian Seorang Anak dengan Tuhan-nya

"Setan Asing" menjadi Wanita Kue

Pengakuan Seorang Ateis

Puasa dari Mengkritik

Jalan Raya Kekudusan

John Paton - Pengabar Injil kepada Suku Kanibal

Sadhu Sundar Singh - The Beginning

Sadhu Sundar Singh - The Journey

Semangat Yang Tak Terkalahkan

Sinar Terang di Afrika

Tidak Akan Saya Lupakan

Yesus atau Mama?

Copyright 2003-2007. Semua materi di situs ini adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries.
E-mail kami untuk mendapatkan izin untuk menggunakan materi di situs ini.
Best viewed with IE6.0 and 1024 by 768 resolution.