| Saran & Komentar | updated on 09 March 2014

Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan

Halaman Utama

  |  Tentang Kami

  |  Hubungi Kami

  |  Izin Pemakaian Materi 

  |  Dapatkan Buletin Gratis di sini! 

Sumber Damai

Khotbah/PA


Inspirasi

Artikel/Renungan

Kesaksian Hidup


Pelatihan

Discipleship Trainings


Lain-Lain...

Buku-buku Terbitan

Lagu dan Film

Bible Study (P.A)

Siaran Mandarin

Buletin Gratis!

Follow Us


BACA ONLINE


BACA ONLINE


KATA PENGANTAR

Berbahagialah orang yang memperhatikan orang lemah!

CPM

Di tahun 2009, Pendeta Lee Jong-Rak menempatkan sebuah kotak di samping rumahnya. Kotak itu dilapisi oleh selimut bewarna merah muda dan biru lembut, dan sebuah lonceng kecil melekat ke pintu dan akan berbunyi jika dibuka. Tertulis di sisi kotak itu, "Ini adalah fasilitas untuk perlindungan kehidupan. Jika Anda tidak mau merawat bayi penyandang cacat, jangan membuangnya atau meninggalkan mereka di jalan. Bawalah mereka ke sini."

Langsung setelah kotak itu ditempatkan, bayi-bayi yang penyandang cacat mental dan fisik mulai ditinggalkan, beberapa dengan tali pusarnya masih menempel.

Pendeta Lee yang sekarang berusia 57 tahun, mulai menerima bayi-bayi cacat sejak tahun 1998. Dan sejak itu, dia telah merawat lebih dari 36 bayi. Lee membesarkan mereka, mengasihi mereka dan mengantar mereka ke sekolah. Hari ini, 27 masih tinggal bersamanya, yang paling besar berumur 18 tahun dan yang paling kecil, baru berusia dua bulan.

Dua puluh lima tahun yang lalu, istri Lee, Chun-ja, melahirkan anak yang cacat dan selama satu bulan, Lee menjauhkan bayi itu dari ibunya. Dalam masyarakat Korea yang menghargai kesempurnaan fisik, bayi yang cacat merupakan suatu hal yang memalukan.

Kelahirannya anaknya yang cacat membuat Lee mempertanyakan imannya.

"Saya bertanya pada Allah, 'Mengapa engkau memberi padaku anak yang cacat?' Saya sama sekali tidak bersyukur untuk bayi ini," kata Lee. Namun, saat dia melihat anaknya yang tidak berdaya dan tanpa pengharapan, ia mulai melihat betapa berharganya suatu kehidupan. Lee dan istrinya memutuskan untuk melakukan segalanya untuk memastikan anaknya hidup sekalipun doktor hanya memberinya beberapa bulan. Mereka memanggilnya Eun-man, yang berarti penuh dengan kasih karunia Allah.

Selama 14 tahun pertama, anaknya tinggal di rumah sakit. Untuk membiayai perawatannya, Lee menjual bisnis keluarganya, meminjam uang dan melakukan pekerjaan serabutan untuk menambah penghasilan.

Lee meluangkan berbulan-bulan di rumah sakit merawat anaknya dan mulai mengunjungi anak-anak penyandang cacat yang lain dan menghimbau orang tua mereka untuk tidak menyerah. Mereka mulai memanggilnya "pendeta".

Anehnya, anaknya yang membuatnya menyalahkan Allah pada akhirnya membawanya lebih dekat dengan Tuhan.  Di tahun 1992, saat Eun-man berusia 6, Lee masuk ke sekolah theologia untuk mempersiapkan diri menjadi pelayan Tuhan.

Suatu hari, seorang wanita lanjut usia di rumah sakit meminta Lee untuk merawat cucunya yang lumpuh. Wanita itu berkata, jika Lee sudi merawat cucunya, dia akan percaya pada Tuhan dan menjadi seorang Kristen. Lee menerima anak itu yang masih tinggal bersamanya sampai sekarang. Beberapa bulan setelah Lee menerima anak itu, wanita itu meninggal dunia.

Seorang pekerja sosial meminta Lee untuk menerima seorang anak penyandang cacat mental yang dilahirkan seorang anak belia berusia 14 tahun yang mengkonsumsi obat-obatan dan alkohol saat hamil. Anak yang bernama Hannah itu memang tidak diharapkan untuk bisa hidup lama. Namun Lee merawatnya dengan penuh kasih seperti anaknya sendiri. Dia terkesan dengan daya juang anak kecil itu. Lewat kasih dan perhatiannya Hannah hidup enam tahun lagi: "Saat Hannah meninggal, saya menangis. Kematian Hannah membuat saya jauh lebih sedih ketimbang saat orang tua saya meninggal."

Kehidupan Hannah yang singkat dan kematiannya membuat Lee bertekad bahwa dia tidak akan pernah menolak anak yang membutuhkan. Firman Tuhan di Mzm 41.2 berkata, "Berbahagialah  orang yang memperhatikan orang lemah! Sejak itulah dia mulai menerima anak-anak penyandang cacat yang ditelantarkan. Tanpa pelayanan yang dilakukan oleh Lee, akan banyak anak-anak penyandang cacat yang dibuang di tempat sampah maupun di toilet-toilet umum.

Dinding rumah Lee sekarang dipenuhi oleh foto-foto anak-anak yang dirawatnya. Dari semua anak-anak yang ditempatkan di "kotak" di depan rumahnya, tiga telah kembali untuk tinggal bersama keluarga mereka, lima diadopsi dan tiga telah meninggal dunia. Lee mengasihi setiap anak yang dirawatnya, namun yang paling melekat di hatinya adalah Hannah yang dikuburkan pas di bawah pohon di depan rumahnya. Lee berkata, "Saya tidak dapat melupakannya, dan merupakan suatu penghiburan bahwa dia masih di sini."

Peter A. Dietrich, seorang sukarelawan di tempat Lee berkata, "Misi Lee sangatlah berat. Saya tidak tahu ada orang yang ke tempatnya untuk pertama kali yang tidak tersentuh dan menangis." Sekalipun terdapat institusi yang merawat anak-anak peyandang cacat tapi tidak ada orang yang digaji yang dapat memberikan kasih seorang ayah dan ibu kepada anak-anak tersebut seperti Lee dan isterinya.

Pelayanan Lee dan istrinya mengenapi perintah Tuhan untuk mengasihi sesama, seperti diri mereka sendiri utamanya yang tidak mungkin dapat membalasnya dan pembalasannya hanya akan datang dari Allah. "Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi TUHAN, yang akan membalas perbuatannya (Am. 19.17).

(Artikel tentang Pendeta Lee oleh John M. Glionna, pertama kali muncul di Los Angeles Times tanggal  19 Juni 2011)

[Download]


Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.

Standard
Besar
Terbesar

Kesaksian Hidup:

Mana yang kamu pilih? Hidup atau mati?

Penderitaan adalah Suatu Karunia

Tidak ada apapun yang dapat menghentikan langkah-ku

A beautiful Life

Dora Yu - Bejana yang dipakai Tuhan

Mukjizat yang paling besar

Seorang Yahudi menemukan Mesias-nya

A beautiful Life

"Sekarang saya tahu apa arti menghargai!"

Kebangkitan masih terjadi

Dari Kelaparan menuju Kepenuhan

Jangan berkata sepatahpun

Mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri

Identitas Sejati Terungkap hanya di dalam Kristus

Saya seorang Skizofrenia, Saya mengasihi Tuhan!

Michael Oher/Blind Side - Tuhan memperbesar pemberian kita yang kecil

"Cahaya! Beri aku cahaya!"

Carilah dahulu KerajaanNya

"Tuhan, terima kasih untuk kanker ini"

Hari aku hampir mati

"Saya tahu rencana Tuhan bagi hidup Anda!"

Pahlawan tragedi Titanic

Hidup seorang yang Bodoh

Hidup saya jadi berarti

Jeremy Lin: "Iman dalam Tuhan yang memulai semuanya."

Hidup tanpa keterbatasan

Perjuangan saya untuk hidup

Pertolongan dari Allah yang setia

Jane Fonda - Perjalanan spiritual saya

Kisah pertobatan seorang Master Feng shui

Kekudusan adalah Kebahagiaan

Nilai suatu jiwa

Yesus atau Mama?

Yuri, ampunilah dia...

Penginjil dari George Street

Berbahagialah orang yang memperhatikan orang lemah!

Hidup adalah tentang orang lain

Tidak ada yang terlalu berat!

Tuhan bisa memakai siapa saja

Mansur Sang

Pertama kali aku mendengar tentang Allah

Hakim pun meneteskan air mata

Selamatkanlah yang lain!

Dunia akan menjadi lebih baik jika...

Mereka Akan ingat

Reuni di malam Natal

Allah mau memakai Anda

Kakek dan kaca matanya

Hidup adalah Kristus

Saya seorang Kristen

Janganlah kamu kuatir akan hari besok

Bebas Dari Belenggu Rasa Takut Akan Maut

Memberitakan Yesus kepada perampok

Karunia kita

Peristiwa 9/11 mengubah hidup saya selamanya

Ibaragi Kun

Ibu adalah wanita yang sangat cantik

Nenek Brand: Semangatnya masih hidup

Begitulah Caranya Menjadi Tua

Janganlah Ayah Menjadi Seorang Pengkhianat

Keluarlah dari Zona Nyaman Anda

Rasa Takut Berubah Menjadi Rasa Tenang Ilahi

Tuhan akan Berkerja kalau Kita Setia

Billy Graham: Usia Tua Bukan Untuk Para Penakut

Kertas Dinding yang paling Mahal

Jual rumah untuk memberi kepada orang miskin!

"Siapapun yang mengaku dirinya Kristen patut mati!"

Kesaksian Natal

Yesus, Tuhan dan Juru Selamat saya

Ada Sayap-Sayap Malaikat yang Tersembunyi di dalam Kotak Itu

Kematian yang Memberi Hidup

Kesempatan Kedua bagi Gadis-Gadis Nakal

Kutuk Berubah Menjadi Berkat

Apakah Anda Mangsa yang Mudah bagi Musuh?

Siapa Bilang Allah itu Tidak Nyata?

Mangkuk Kayu

Apakah ada Bedanya Jika Kita Berdoa atau Tidak?

Apakah Saya Menjadi Teladan bagi Anak Saya?

Mimpi Berbicara

Kesaksian Saya - John Sung

Apakah Anda Telah dilahirkan Kembali?

Menjalani Kehidupan Ganda

Dia adalah Pahlawan-ku

Nikolai Khamara dari Rusia

Dua Wanita Membagi Persahabatan dan Ginjal

Missionaris Memaafkan

Doa Abjad

Campur Tangan Ilahi, Menolong Seorang Ayah Menemukan Anaknya

Apakah Anda Alkitab yang dibaca orang lain?

Apa Nilai Firman Bagi Anda?

Ignasius dari Roma

Aku Tidak Akan Melepaskannya

Minumlah Anggur itu

Tidak Ada yang Kebetulan

Diselamatkan Oleh Telpon Selular

Kekuatan dari Doa

Rasa Bersyukur

Kasih Seorang Anak Kecil

Kekuatan di Saat Kita Berserah

Kebangkitan Rohani dan Doa

Hati Seorang Misionaris

Berikan Apa yang Ada

Hidup ini Bukan Milik-ku

Penulis Buku "Basic Instinct" Menulis Tentang Iman

Hapus Air Matamu & Bangkitlah...

Waktu untuk Mendengar

86 Tahun Aku Mengikut-Nya

"Aku dulunya hilang, tetapi sekarang ditemukan" ... Kasih karunia yang ajaib!

Aku Hanya seorang Manusia yang Lemah

Ambil dan Bacalah

Anak Kecil Pemain Drum

Apa Pilihanmu - Surga atau Neraka?

Apakah Allah Nyata?

Arti Penderitaan: Pengalaman Melalui Lembah Bayang-Bayang Kematian Yang Mendatangkan Sukacita

Beritahukan Kepada Dunia untuk Saya

Biarlah Terang itu Datang

Dapatkah Kita Mengubah Diri Kita Sendiri?

Di Saat Semuanya Menjadi Tidak Berarti

Diculik Di Manila!

Ditawan oleh Pengharapan

Doa Menyelamatkan Dua Pilot

Gadis Korban Bom Napalm Menemukan Pengampunan

Hidup Dalam Penyerahan

Hidup yang Bergema

Hukum Emas di dalam Dunia Bisnis

Iman dan Kekhawatiran

Kristen 'Daun' atau Kristen 'Akar'

Kepercayaan-ku pada Yesus

Kuasa Kasih

Matahari dan Pertumbuhan Kita

Menyelesaikan Apa yang Dimulai

Pemberian Spesial dari Tuhan

Pengalaman Misi di Vanuatu

Pengorbanan yang Langka

Pergilah... Aku akan menyertai-mu!

Perjanjian Seorang Anak dengan Tuhan-nya

"Setan Asing" menjadi Wanita Kue

Pengakuan Seorang Ateis

Puasa dari Mengkritik

Jalan Raya Kekudusan

John Paton - Pengabar Injil kepada Suku Kanibal

Sadhu Sundar Singh - The Beginning

Sadhu Sundar Singh - The Journey

Semangat Yang Tak Terkalahkan

Sinar Terang di Afrika

Tidak Akan Saya Lupakan

Copyright 2003-2014. Semua materi di situs ini adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries.
E-mail kami untuk mendapatkan izin untuk menggunakan materi di situs ini.
Best viewed with IE6.0 and 1024 by 768 resolution.