| Saran & Komentar | updated on 15 November 2008

Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan

Halaman Utama

| Tempat Pertemuan

 | Tentang Kami

 | Hubungi Kami

 | Dapatkan Buletin Gratis di sini! 

Sumber Damai

Khotbah/PA


Inspirasi

Artikel/Renungan

Kesaksian Hidup


Pelatihan

Discipleship Trainings


Lain-Lain...

Siaran Mandarin Fu Yin Dian Tai

Bible Study (P.A)

Buku-buku Terbitan

Buletin Gratis!

Lagu dan Film

Ambil dan Bacalah - Pertemuan St Agustinus dengan Kuasa Tuhan

oleh Redaktur

Kita mengenal Aurelius Augustinus dari Hippo sebagai Santo Augustinus atau orang kudus Augustinus. Tetapi sebelum Augustinus bertemu dengan Tuhan, ia adalah seorang yang hidup jauh dari kekudusan. Walaupun ibunya seorang yang sangat saleh dan senantiasa mendoakannya tetapi sejak umur 17 tahun Augustinus sudah hidup bersama seorang wanita yang tidak pernah dinikahinya. Mereka tinggal bersama selama 13 tahun dan mempunyai seorang anak hasil dari hubungan mereka.

Augustinus pada waktu itu adalah seorang kafir yang mempunyai masa depan yang cerah di arena politik. Tetapi mentornya, Simplician adalah seorang yang percaya pada Tuhan dan lewat bimbingannya, Augustinus mulai mempertanyakan tentang eksistensi Tuhan.

Semakin ia mengenal kekristenan semakin kuat pergumulan di dalam kehidupannya. Hambatan terbesar yang harus ia hadapi adalah persoalan hatinya. Walaupun pada akhirnya ia tiba di tahap di mana ia tahu ia harus menundukkan diri kepada Kristus tetapi ia tidak dapat melakukannya jika itu berarti ia harus memutuskan hubungan dengan kekasihnya. Ia menyadari bahwa hatinya begitu dikuasai oleh keinginan dan nafsu.

Suatu hari pergumulan batinnya begitu berat lalu ia keluar berjalan-jalan di taman rumahnya. Kehendaknya sedang berperang sengit dengan dagingnya. Ia menghendaki untuk mengalahkan keinginannya tetapi tubuhnya tidak menerima perintah dari kehendaknya.

Dari balik tembok pagar rumahnya ia mendengar suara yang berkata, "Ambil dan bacalah, ambil  dan bacalah!" Pada awalnya ia pikir itu adalah suara anak kecil bermain. Tetapi suara hatinya membisikkan bahwa itu adalah dari Tuhan.

Augustinus lalu mengambil Alkitab yang memang ada di dekatnya dan membukanya dan ayat yang terbuka di depannya adalah Roma 13:13-14,  ayat yang tepat mengena pada situasinya pada waktu itu. "Janganlah hidup dengan bermabuk-mabukan, dalam percabulan dan hawa nafsu, perselisihan dan iri hati. Tetapi kenakanlah Yesus Kristus dan janganlah menuruti tabiat yang bersifat daging untuk memuaskan keinginannya." Dalam kata-katanya sendiri, Augustinus menulis, "Di saat aku mengakhiri ayat itu, terang membanjiri hati-ku dengan keyakinan, dan setiap bayangan keraguan lenyap."

Augustinus sudah bertemu dengan Tuhan. Pertemuan yang ditandai oleh pelepasan dari belenggu nafsu yang merantainya selamanya belasan tahun. Augustinus dalam tulisannya di "Confession" mengakui bahwa perjalanan menuju kemerdekaan bermula di saat ia memutuskan di tingkat kehendak untuk lepas dari kehidupannya yang dibawah belenggu dosa itu. Ia menghendaki untuk selesai dengan dosa tetapi ia tidak dapat melakukannya dengan kekuatannya sendiri tidak kira berapa keras ia mencobanya.

Tetapi Tuhan yang melihat akhirnya meresponi kesungguhan hatinya dan dalam pertemuan sekilas itu Augustinus dibebaskan selama-lamanya. Pertemuan itulah yang membuat kita mengenal Aurelius Augustinus dari Hippo sebagai Santo Augustinus sekarang ini.

[Download]


Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.

Standard
Besar
Terbesar

Kesaksian Hidup:

Hati Seorang Misionaris

Berikan Apa yang Ada

Hidup ini Bukan Milik-ku

Penulis Buku "Basic Instinct" Menulis Tentang Iman

Hapus Air Matamu & Bangkitlah...

Waktu untuk Mendengar

86 Tahun Aku Mengikut-Nya

"Aku dulunya hilang, tetapi sekarang ditemukan" ... Kasih karunia yang ajaib!

Aku Hanya seorang Manusia yang Lemah

Ambil dan Bacalah

Anak Kecil Pemain Drum

Apa Pilihanmu - Surga atau Neraka?

Apakah Allah Nyata?

Arti Penderitaan: Pengalaman Melalui Lembah Bayang-Bayang Kematian Yang Mendatangkan Sukacita

Beritahukan Kepada Dunia untuk Saya

Biarlah Terang itu Datang

Dapatkah Kita Mengubah Diri Kita Sendiri?

Di Saat Semuanya Menjadi Tidak Berarti

Diculik Di Manila!

Ditawan oleh Pengharapan

Doa Menyelamatkan Dua Pilot

Gadis Korban Bom Napalm Menemukan Pengampunan

Hidup Dalam Penyerahan

Hidup yang Bergema

Hukum Emas di dalam Dunia Bisnis

Iman dan Kekhawatiran

Kristen 'Daun' atau Kristen 'Akar'

Kepercayaan-ku pada Yesus

Kuasa Kasih

Matahari dan Pertumbuhan Kita

Menyelesaikan Apa yang Dimulai

Pemberian Spesial dari Tuhan

Pengalaman Misi di Vanuatu

Pengorbanan yang Langka

Pergilah... Aku akan menyertai-mu!

Perjanjian Seorang Anak dengan Tuhan-nya

"Setan Asing" menjadi Wanita Kue

Pengakuan Seorang Ateis

Puasa dari Mengkritik

Jalan Raya Kekudusan

John Paton - Pengabar Injil kepada Suku Kanibal

Sadhu Sundar Singh - The Beginning

Sadhu Sundar Singh - The Journey

Semangat Yang Tak Terkalahkan

Sinar Terang di Afrika

Tidak Akan Saya Lupakan

Yesus atau Mama?

Copyright 2003-2007. Semua materi di situs ini adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries.
E-mail kami untuk mendapatkan izin untuk menggunakan materi di situs ini.
Best viewed with IE6.0 and 1024 by 768 resolution.