| Saran & Komentar | updated on 07 January 2009

Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan

Halaman Utama

 | Tentang Kami

 | Hubungi Kami

 | Dapatkan Buletin Gratis di sini! 

Sumber Damai

Khotbah/PA


Inspirasi

Artikel/Renungan

Kesaksian Hidup


Pelatihan

Discipleship Trainings


Lain-Lain...

Siaran Mandarin Fu Yin Dian Tai

Bible Study (P.A)

Buku-buku Terbitan

Buletin Gratis!

Lagu dan Film

Yang Sudah Berlalu

Oswald Chambers

Sungguh kamu tidak akan buru-buru keluar dan tidak akan lari-lari berjalan, sebab TUHAN akan berjalan di depanmu, dan Allah Israel akan menjadi penutup barisanmu - Yesaya 52.12

Rasa Aman dari Masa Lalu. Yang sekarang ada dulu sudah ada, dan yang akan ada sudah lama ada; dan Allah meminta pertanggungjawaban atas apa yang sudah lalu (God requires an account of what is past) - Pengkhotbah 3.15. Di penutup tahun kita dengan gairah berpaling kepada Tuhan untuk menyambut semua yang Tuhan sediakan untuk waktu yang akan datang, namun di waktu yang bersamaan kita juga cenderung untuk khawatir akan dosa-dosa dan kesalahan-kesalahan di hari-hari yang telah kita lewati. Tetapi Tuhan adalah Tuhan dari hari-hari kemarin kita, dan Ia mengizinkan ingatan akan hal-hal yang sudah lalu untuk mengubah apa yang sudah berlalu menjadi sarana pertumbuhan spiritual kita di masa akan datang. Tuhan mengingatkan kita akan apa yang sudah berlalu untuk melindungi kita dari rasa aman yang dangkal pada masa kini.

Rasa Aman bagi Hari Esok. "...TUHAN akan berjalan di depanmu..." Ini adalah satu pewahyuan yang indah bahwa Tuhan akan mengirim angkatan-Nya untuk melaksanakan apa yang telah kita gagal lakukan. Ia akan mengawasi bahwa kita tidak akan disandung oleh kegagalan yang sama, yang pasti akan terjadi jika bukan Dia yang menjadi "penutup barisan" kita. Dan tangan Tuhan menjangkau sampai ke masa lalu kita, melunasi semua tuntutan rasa bersalah yang menghantui kita.

Rasa Aman bagi Hari Ini. "Kamu tidak akan buru-buru keluar..." Seraya kita maju ke dalam tahun yang baru, janganlah kita terburu-buru, mendambakan sukacita yang bersifat sementara, atau melakukan hal-hal tanpa berpikir panjang. Tetapi biarlah kita maju mengetahui bahwa Allah Israel akan berjalan di depan kita. Masa lalu kita mengandung hal-hal yang tidak dapat diubah. Memang kita telah kehilangan kesempatan yang tidak akan kembali lagi, tetapi Allah dapat mengubah kekhawatiran yang tidak membangun ini menjadi sebuah keprihatinan bagi masa akan datang. Biarlah yang sudah lalu itu berlalu, tetapi biarlah ia semuanya tinggal di dalam pelukan Kristus yang manis.

Tinggalkan hal-hal yang sedih dan tidak dapat diubah di dalam tangan Tuhan, dan melangkahlah ke masa depan yang tak terkalahkan bersama Dia.

as

[Download]


Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.

Standard
Besar
Terbesar

Artikel:

- Suatu Kelahiran yang Tidak Diperhatikan

- Mentalitas Seorang yang Besar

- Pendidikan Tanpa Hikmat Tidak Ada Artinya

- Menanti Hari Itu

- Yesus dan Agama Lain

- Anda Ada Bukan Karena Kebetulan

- Takut akan Tuhan

- Celana Basah

- Perlakukan Orang Lain dengan Baik

- Kualitas Seorang Pemimpin

- Mengapa Orang Kristen Tidak Bertumbuh?

- Mengasihi Teman Sekamar Saya, mungkinkah?

- Hikmat Secangkir Kopi Panas

- Kehidupan Rohani ibarat Maraton

- Push-Up dan Donut

- 5 Alat Untuk Pertumbuhan Rohani

- 5 Roti dan 2 Ikan

- Adakah Hari Esok Bagimu?

- Apa artinya Natal?

- Apakah Anda Luput dari Kesalahan?

- Apakah Semua yang Meminta akan Mendapatkan?

- Apa Resolusi Tahun Baru Anda?

- Apa yang Akan Kau Minta dari Tuhan?

- "Ayo, kita gereja di Starbuck aje deh!"

- Bagaimana Mengetahui Kehendak Tuhan?

- Berdiam diri di dalam Tuhan - Sumber Kekuatan Sejati

- Cara untuk Mengembangkan Sukacita

- Calon Pendeta yang Pasti ditolak Gereja

- Dampak Pengampunan

- Dengarkan Tuhan Bukan Diri Kita Sendiri

- Di Manakah Tuhan?

- Doa Seorang Nabi Kecil

- Dunia Kita yang Penuh Kata-kata

- Empat Istri

- Hanya Ketidak-Sempurnaan yang Tidak Dapat Menolerir Ketidak-Sempurnaan

- Hari Ini

- Jangan Lupa Paspor dan Tiket Pesawat Anda

- Jangan Menilai Buku dari Sampulnya

- Janganlah Kamu Menghakimi

- Kebaikan dan Kebesaran

- Keheningan

- Ketidak-percayaan Kita

- Kita Tidak Cukup Rendah

- Lepaskan Dulu

- Takut akan Maut

- Kapan Malam Berakhir?

- Kejujuran Tidak Pernah Merugikan

- Kekurangan Orang Lain Harus Ditanggung Dalam Kasih

- Kerendahan Hati, Benar dan Palsu

- Kunci menaati Perintah Tuan Empunya Tuaian

- Mukjizat Natal - Kisah-kisah Nyata

- Menara Api di tengah Kegelapan Dunia

- Mengalahkan Kejahatan dengan Kebaikan, Mungkinkah?

- Mengasihi Seperti Diri Sendiri

- Menggerakkan Orang Lewat Doa

- Natal, Musim untuk Berbuat Baik?

- Nilai sebuah Kehidupan

- Orang yang Melukai kita Harus Dikasihi dan Disambut sebagai Tangan Tuhan

- Pendeta diabaikan di Gerejanya Sendiri

- Pengaruh Kristus

- Pengkhotbah yang Populer

- Pentingnya Pergumulan

- Pentingnya Sikap

- Peraturan Umum Dalam Penggunaan Waktu dan Hidup Kudus

- Percakapan antara Orang Kudus dan Filsuf

- Peringatan tentang Mendambakan Keberhasilan Spiritual

- Persahabatan dengan 'Musuh'

- Praktik lawan Ucapan

- Rangkulan Seorang Bayi

- Resiko seorang Hamba Tuhan

- Salib dan Si Aku

- Salib, Sumber Kegembiraan Kita

- Satu Kisah Cinta

- Sejauh Manakah Anda Rela Melangkah untuk Tuhan?

- Sekilas Hikmat dari Billy Graham

- Sensitivitas kepada Teguran adalah Tanda Pasti bahwa kita Membutuhkannya

- Sesungguhnya Buta

- Setinggi-tingginya Tupai Melompat

- Siapa Bilang Tidak Ada Sinterklas?

- Tidak semua hal dapat dilihat dengan mata

- Tujuan Ciptaan Baru

- Warisan Pengampunan

- Yang Paling Diberkati

- Yang Sudah Berlalu

Copyright 2003-2007. Semua materi di situs ini adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries.
E-mail kami untuk mendapatkan izin untuk menggunakan materi di situs ini.
Best viewed with IE6.0 and 1024 by 768 resolution.