| Saran & Komentar | updated on 04 February 2012

Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan

Halaman Utama

  |  Tentang Kami

  |  Hubungi Kami

  |  Izin Pemakaian Materi 

  |  Dapatkan Buletin Gratis di sini! 

Sumber Damai

Khotbah/PA


Inspirasi

Artikel/Renungan

Kesaksian Hidup


Pelatihan

Discipleship Trainings


Lain-Lain...

Buku-buku Terbitan 

Lagu dan Film 

Bible Study (P.A)

Siaran Mandarin

Buletin Gratis!

Follow Us


BUKU BARU


BACA ONLINE

Waspadalah Terhadap Roh Pasif

Francis Frangipane

Ada sangat banyak contoh kepahlawanan Daud. Di masa mudanya, sebagai misal, ketika orang lain pada gemetar, Daud siap dan bersemangat melawan Goliat. Daud adalah contoh orang pilihan Allah, orang yang semangatnya dalam menyenangkan hati Allah mampu membuatnya bertahan di hampir sepanjang hidupnya.

Namun Daud juga memberi contoh tentang apa yang akan terjadi pada orang benar jika mereka menjadi pasif di saat mereka seharusnya berperang. Karena ada satu peristiwa di mana Daud tidak memerangi musuh-musuhnya dan akibatnya sangatlah berat. Hal ini terjadi karena dia membiarkan roh pasif menaklukkan kehendaknya.

"Pada pergantian tahun, pada waktu raja-raja biasanya maju berperang, maka Daud menyuruh Yoab maju beserta orang-orangnya dan seluruh orang Israel. Mereka memusnahkan bani Amon dan mengepung kota Raba, sedang Daud sendiri tinggal di Yerusalem." (2 Samuel 11:1)

Pada saat raja-raja maju berperang, Daud membiarkan roh pasif membekukan semangatnya. Selanjutnya, kita bisa saksikan raja ksatria ini tak berdaya melawan serangan rohani yang berlangsung secara terbuka.

"Sekali peristiwa pada waktu petang, ketika Daud bangun dari tempat pembaringannya, lalu berjalan-jalan di atas sotoh istana, tampak kepadanya dari atas sotoh itu seorang perempuan sedang mandi; perempuan itu sangat elok rupanya." (2 Samuel 11:2)

Perempuan itu adalah Batsyeba, istri Uria. Dari mulai saat Daud menerima pengaruh roh pasif ini, pertahanan rohaninya melemah; terjadi kelumpuhan hati nurani. Kitab Suci menyebutkan, "... pada waktu petang, ketika Daud bangun dari tempat pembaringannya..." Mungkin ini merupakan kebiasaannya di kala beristirahat di sore hari, namun - hal yang mengejutkan bagi saya adalah tindakan Daud yang tidak lazim - bersantai di waktu pasukannya sibuk berperang. Sangatlah mungkin istirahat di petang hari ini bukan merupakan hal yang dia butuhkan saat itu melainkan sekadar perwujudan dari kemalasan yang mencengkeramnya. Dia berbaring santai sampai ‘petang’.

Kemalasan yang mencengkeram Daud ini sebenarnya merupakan bagian dari suatu rencana serangan rohani yang rapi dan dahsyat. Sisi lain dari serangan rohani ini adalah dorongan dalam hati Batsyeba untuk mandi di tempat yang bisa dilihat oleh Daud. Akhirnya, karena tak mampu bertahan dan berlawanan dengan apa yang menjadi kualitasnya,  Daud lalu, "...menyuruh orang mengambil dia. Perempuan itu datang kepadanya, lalu Daud tidur dengan dia..." (2 Samuel 11:4)

Saudara-saudara yang terkasih, ingatlah: kegagalan moral yang mengerikan ini tidak dilandasi oleh berahi Daud ataupun semangat pemberontakan kepada Allah. Tetapi roh pasiflah yang  telah menuntun Daud ke dalam dosa! Masalah utamanya adalah, ketika raja-raja lain pergi berperang, Daud justru tinggal di rumah.

Kita sendiri juga tengah berada di tengah peperangan. Roh Allah memanggil kita untuk berperang demi jiwa kita dan juga demi keluarga, kota dan bangsa kita.

Bahkan Firman Allah menyatakan, "TUHAN keluar berperang seperti pahlawan, seperti orang perang Ia membangkitkan semangat-Nya untuk bertempur; Ia bertempik sorak, ya, Ia memekik, terhadap musuh-musuh-Nya Ia membuktikan kepahlawanan-Nya." (Yesaya 42:13)

Apakah semangat ini ada di dalam hati Anda? Adakah seruan perang itu di dalam diri Anda? Jika Anda lahir baru, seruan itu ada di dalam diri Anda, walaupun seruan itu mungkin sudah dibungkam oleh kelesuan.

Kita tidak akan pernah berhasil menjadi pemenang tanpa memiliki seruan perang dari Allah di dalam roh kita. Jangan lagi menolak panggilan untuk berdoa; kita harus merangkul realitas peperangan rohani; kita harus berperang dengan perlengkapan perang yang telah disediakan oleh Allah buat kita, baik untuk diri kita sendiri maupun untuk mereka yang kita kasihi.

Ketahuilah, begitu Anda menerima roh pasif, maka Anda perlu sadari satu hal, yakni bahwa cobaan yang mengincar kelemahan Anda akan segera datang. Mungkin bukan Batsyeba; bisa saja berupa pornografi dari internet. Atau bisa juga rekan kerja yang tiba-tiba saja menjadi sangat memikat hati Anda di saat Anda dan pasangan Anda sedang dalam pertengkaran. Area apapun yang lemah di dalam diri Anda akan menjadi sasaran tembak setan. Kemungkinan besar, bentuk serangannya tidak berupa serangan besar-besaran secara terbuka; jika Anda mengendorkan penjagaan Anda dan bersantai-ria, maka dia akan melucuti Anda dengan roh pasif. Jika musuh berhasil dalam serangannya, Anda akan dapati diri Anda terjerat dalam cengkeraman yang bisa menghancurkan diri Anda dan orang-orang yang Anda kasihi.

Ada orang yang mungkin akan berkata, "Aku berjalan bersama Allah. Aku adalah hamba Tuhan. Aku tidak bisa diserang." Ingatlah akan apa yang disampaikan oleh Tuhan kepada jemaat di Tiatira, "Tetapi Aku mencela engkau, karena engkau membiarkan wanita Izebel, yang menyebut dirinya nabiah, mengajar dan menyesatkan hamba-hamba-Ku supaya berbuat zinah dan makan persembahan-persembahan berhala." (Wahyu 2:20)

Yesus sangat prihatin, bukan pada pengaruh yang merusak dari Izebel ini kepada dunia; Dia prihatin akan para pemimpin jemaat yang menjadi semakin toleran. Terlebih lagi, rayuan Izebel ini tidak hanya ditujukan kepada jemaat yang nakal atau pun yang masih baru, Izebel ini juga telah menyesatkan hamba-hamba Allah.

Sekalipun tidak mengidentifikasikan nama dari roh sundal ini, kitab Amsal juga memberi peringatan akan adanya godaan dari roh Izebel. "Perempuan yang bebal dan cerewet," dia mengundang "orang-orang yang berlalu di jalan, yang lurus jalannya; siapa yang tak berpengalaman, singgahlah kemari." (Amsal 9:4-8)

Siapakah orang yang diincar oleh roh ini?

Mereka yang "lurus jalannya". Karena itu marilah kita berwaspada terhadap roh yang pasif.

(Francis melayani sebagai hamba senior di River of Life Ministries di Cedars Rapids, Iowa.)

[Download]


Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.

Standard
Besar
Terbesar

Artikel:

- Saya suka Kristus Anda. Tapi saya tidak suka dengan orang Kristen Anda

- Doa Santo Francis dari Asisi

- Bagaimana Anda tidak dapat menjadi Anak Allah

- Dipimpin oleh kehendak Allah

- Allah bukanlah sebongkah kayu

- Orang yang dipakai Allah

- Kita bukan konsumen. Kita adalah manusia

- Kesatuan membawa pemulihan

- Allah menanggapi Anda dengan serius

- Segenap hati, jiwa, pikiran dan kekuatan kita telah ditebus

- Lukisan Last Supper oleh Leonardo Da Vinci

- Pencarian akan Kebahagiaan

- Pesan seorang ateis bagi kita

- Kebangkitan Kristus

- Sedikit Air dan Roti

- Semuanya langsung tunduk, kecuali manusia

- Iman dan keraguan

- Sebelum mereka memanggil, Aku sudah menjawabnya.

- Billy Graham: Penyesalan dan Himbauannya

- Apa yang harusnya menjadi tekad tahun baru orang Kristen?

- Natal - Apakah yang menjadikannya penting?

- Saya percaya...

- Gereja Eksis bukan untuk Kepentingan Anggotanya

- Perbedaan bukan berarti perpecahan

- Apakah Anda datang ke gereja sebagai konsumen?

- Apakah gereja benar-benar perlu bagi orang Kristen?

- Apakah kita kerabatnya Tuhan?

- Rumah di sisi jalan

- Mengapa seringkali kita menjadi orang bodoh?

- Hati yang terarah pada Surga

- Bagaimana kita dapat melakukan kehendak Tuhan?

- Tuhan, apakah yang harus kuperbuat?

- Doa bukan "ban serep"

- Bagaimana mengenal pengajar dan nabi palsu?

- Dosa Kelalaian

- Doa Seorang Anak

- Andai aku dapat menghentikan satu hari merana

- Di mana ada kasih, di situlah Allah ada

- Anggaplah hari itu sia-sia

- Tidak Berarti di Mata Dunia

- Ciri orang yang menghayati doa

- Bagaimana menangani kekhawatiran?

- Rahasia Doa

- Memahami Hukum Taurat dalam Terang Roh

- Bagaimana Kebenaran Memerdekakan?

- Kamu akan Mengetahui Kebenaran

- Jangan Kuatir... Kristus Telah Bangkit!

- Bagaimana Menjadi Seorang Pembangun Umat?

- Waspadalah Terhadap Roh Pasif

- Mengapa Kita Berdoa Sebelum Makan?

- Apakah Hari Sabat Diciptakan untuk Manusia?

- Orang-orang Kristen itu

- Bagaimana Mengendalikan Amarah Kita

- Tujuh Cara untuk Melindungi Pernikahan Anda dari Kejatuhan Moral

- Lima Resolusi Tahun Baru untuk Pemimpin Kristen

- Dalam memberi kita menerima

- Mengapa Allah mengizinkan rasa sakit?

- Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 2

- Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 1

- Bagaimana Menghindari Daya Tarik yang Fatal?

- Apakah Anda Masih Tidur dan Beristirahat?

- Bagaimana Memaafkan Orang yang telah Menyakiti Kita

- Cara Yesus Menyembuhkan

- Bagaimana Menangani Amarah?

- Apakah Anda masih dikagumkan dengan Alkitab?

- Kemunduran Agama, Salah Siapa?

- Bagaimana Meminta Pemulihanan dari Allah?

- Yesus Tidak Takut disalah-pahami

- Bagaimana Menangani Keraguan?

- Apakah Kita Terlalu Banyak Bicara?

- Kita Perlu Memperlambat Pekerjaan Kita

- Maut Harus Dialami Setiap Hari

- Penderitaan itu Milik Siapa?

- Melayani Orang yang Mengalami Krisis Pribadi

- Cara Tuhan Bekerja

- Logika yang Sederhana

- Mengapa orang-orang berteriak?

- Paskah: Pengadilan Yesus

- Ahhhh... akhirnya engkau mengerti

- Rencana Sempurna dari Iblis

- Bila aku adalah Iblis

- Ingat Bebek Itu

- Apakah Gubuk-mu Terbakar?

- Kehidupan Lebih dari Apa yang Tampak

- Potret Seorang Anak

- Yesus Seorang Pecundang

- Suatu Kelahiran yang Tidak Diperhatikan

- Mentalitas Seorang yang Besar

- Pendidikan Tanpa Hikmat Tidak Ada Artinya

- Menanti Hari Itu

- Yesus dan Agama Lain

- Anda Ada Bukan Karena Kebetulan

- Takut akan Tuhan

- Celana Basah

- Perlakukan Orang Lain dengan Baik

- Kualitas Seorang Pemimpin

- Mengapa Orang Kristen Tidak Bertumbuh?

- Mengasihi Teman Sekamar Saya, mungkinkah?

- Hikmat Secangkir Kopi Panas

- Kehidupan Rohani ibarat Maraton

- Push-Up dan Donut

- 5 Alat Untuk Pertumbuhan Rohani

- 5 Roti dan 2 Ikan

- Adakah Hari Esok Bagimu?

- Apa artinya Natal?

- Apakah Anda Luput dari Kesalahan?

- Apakah Semua yang Meminta akan Mendapatkan?

- Apa Resolusi Tahun Baru Anda?

- Apa yang Akan Kau Minta dari Tuhan?

- "Ayo, kita gereja di Starbuck aje deh!"

- Bagaimana Mengetahui Kehendak Tuhan?

- Berdiam diri di dalam Tuhan - Sumber Kekuatan Sejati

- Cara untuk Mengembangkan Sukacita

- Calon Pendeta yang Pasti ditolak Gereja

- Dampak Pengampunan

- Dengarkan Tuhan Bukan Diri Kita Sendiri

- Di Manakah Tuhan?

- Doa Seorang Nabi Kecil

- Dunia Kita yang Penuh Kata-kata

- Empat Istri

- Hanya Ketidak-Sempurnaan yang Tidak Dapat Menolerir Ketidak-Sempurnaan

- Hari Ini

- Jangan Lupa Paspor dan Tiket Pesawat Anda

- Jangan Menilai Buku dari Sampulnya

- Janganlah Kamu Menghakimi

- Kebaikan dan Kebesaran

- Keheningan

- Ketidak-percayaan Kita

- Kita Tidak Cukup Rendah

- Lepaskan Dulu

- Takut akan Maut

- Kapan Malam Berakhir?

- Kejujuran Tidak Pernah Merugikan

- Kekurangan Orang Lain Harus Ditanggung Dalam Kasih

- Kerendahan Hati, Benar dan Palsu

- Kunci menaati Perintah Tuan Empunya Tuaian

- Mukjizat Natal - Kisah-kisah Nyata

- Menara Api di tengah Kegelapan Dunia

- Mengalahkan Kejahatan dengan Kebaikan, Mungkinkah?

- Mengasihi Seperti Diri Sendiri

- Menggerakkan Orang Lewat Doa

- Natal, Musim untuk Berbuat Baik?

- Nilai sebuah Kehidupan

- Orang yang Melukai kita Harus Dikasihi dan Disambut sebagai Tangan Tuhan

- Pendeta diabaikan di Gerejanya Sendiri

- Pengaruh Kristus

- Pengkhotbah yang Populer

- Pentingnya Pergumulan

- Pentingnya Sikap

- Peraturan Umum Dalam Penggunaan Waktu dan Hidup Kudus

- Percakapan antara Orang Kudus dan Filsuf

- Peringatan tentang Mendambakan Keberhasilan Spiritual

- Persahabatan dengan 'Musuh'

- Praktik lawan Ucapan

- Rangkulan Seorang Bayi

- Resiko seorang Hamba Tuhan

- Salib dan Si Aku

- Salib, Sumber Kegembiraan Kita

- Satu Kisah Cinta

- Sejauh Manakah Anda Rela Melangkah untuk Tuhan?

- Sekilas Hikmat dari Billy Graham

- Sensitivitas kepada Teguran adalah Tanda Pasti bahwa kita Membutuhkannya

- Sesungguhnya Buta

- Setinggi-tingginya Tupai Melompat

- Siapa Bilang Tidak Ada Sinterklas?

- Tidak semua hal dapat dilihat dengan mata

- Tujuan Ciptaan Baru

- Warisan Pengampunan

- Yang Paling Diberkati

- Yang Sudah Berlalu

Copyright 2003-2012. Semua materi di situs ini adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries.
E-mail kami untuk mendapatkan izin untuk menggunakan materi di situs ini.
Best viewed with IE6.0 and 1024 by 768 resolution.