| Saran & Komentar | updated on 30 August 2010

Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan

Halaman Utama

  |  Tentang Kami

  |  Hubungi Kami

  |  Izin Pemakaian Materi 

  |  Dapatkan Buletin Gratis di sini! 

Sumber Damai

Khotbah/PA


Inspirasi

Artikel/Renungan

Kesaksian Hidup


Pelatihan

Discipleship Trainings


Lain-Lain...

Siaran Mandarin Fu Yin Dian Tai

Bible Study (P.A)

Buku-buku Terbitan

Buletin Gratis!

Lagu dan Film

Tujuh Cara untuk Melindungi Pernikahan Anda dari Kejatuhan Moral

Rick Warren

Ada pepatah yang berbunyi bahwa rumput lapangan sebelah tidak lebih hijau daripada rumput halaman rumah sendiri; rumput itu hanya akan lebih hijau jika Anda menyiraminya. Kita harus memastikan bahwa pernikahan kita itu bertumbuh dan berkembang, atau kita akan dengan mudah mengalami kejatuhan moral. Jika Anda menginginkan pernikahan yang bahagia, Anda harus bekerja keras.

Kidung Agung 1.6 berkata. "Mereka menjadikan aku penjaga kebun-kebun anggur, tetapi kebun anggurku sendiri, aku tidak menjaganya." Terdapat suatu bahaya di dalam pelayanan di mana kita meluangkan begitu banyak waktu memperbaiki penikahan orang lain dan mengabaikan pernikahan kita sendiri. Saya bekerja sangat keras dalam pernikahan saya sendiri. Kay dan saya telah belajar bahwa Anda tidak dapat mengembangkan kehidupan yang secara terpisah jika Anda berada dalam pelayanan. Kehidupan yang tersendiri dan terpisah akan memimpin pada kejatuhan moral jika Anda tidak berwaspada.

Di sini adalah tujuh petunjuk untuk tidak mengembangkan kehidupan yang tersendiri:

  1. Melibatkan pasangan di dalam pelayanan. Anda perlu memberitahu pasangan Anda tentang apa yang sedang terjadi di dalam pelayanan Anda. Di suatu titik, saya membawa pulang semua surat-surat yang dialamatkan kepada saya secara pribadi ke rumah dan membaginya dengan Kay. Saya ingin dia tahu apa yang sedang terjadi di dalam gereja. Rahasia akan menuntun pada kehidupan yang terpisah. Anda harus dengan 'kejam' meniadakan rahasia di dalam pernikahan Anda. Pastikan pasangan Anda tahu tentang pelayanan Anda.
  2. Melingkungi diri Anda dengan peringatan akan keluarga Anda. Saya mempunyai suatu laci yang dipenuhi oleh peringatan tentang keluarga saya. Apa saja yang mengingatkan Anda tentang keluarga Anda (foto, tanda mata atau apa saja), gunakan itu. Lakukan itu dan Anda akan ingat apa yang akan Anda kehilangan jika Anda jatuh secara moral.
  3. Jalur komunikasi harus terbuka. Saya pernah membaca survei di Christianity Today yang berkata bahwa 49% pendeta jarang atau tidak pernah berbicara dengan pasangan mereka tentang godaan seksual. Ini sangat merbahaya. Jalur komunikasi harus terbuka. Kebanyakan perselingkuhan bemula dengan saling membagikan perasaan dan kekecewaan yang seharusnya dibagikan bersama pasangan kita. Mereka akan berkata, " Saya tidak dapat berbicara dengan suami atau istri saya, tapi orang ini memahami saya." Omong kosong! Perselingkuhan bermula sebagai suatu ikatan perasaan, dan hal ini berlanjutan lewat ketidak-jujuran dan kerahsiaan.
  4. Arahkan perasaan tertarik itu pada pasangan Anda. Anda akan tertarik pada orang lain - sekalipun itu sekilas. Tapi Anda perlu untuk mengarahkan perasaan itu kepada pasangan Anda.
  5. Kencanilah pasangan Anda. Anda dan pasangan Anda perlu secara teratur membuat janji untuk keluar berkencan. Catatkan hari itu di kalendar. Jangan membiarkan hal lain menghambat malam kencan Anda. Tidak perlu ke tempat mahal. Jika cuacanya nyaman di tempat Anda tinggal, bisa keluar untuk piknik. Mungkin ada orang di gereja yang mau menjaga anak-anak Anda sebagai suatu pelayanan kepada keluarga Anda. Anda harus bisa mengatur waktu untuk pasangan Anda.
  6. Biar orang tahu tentang pernikahan kita. Tidak harus ada keraguan di dalam pikiran orang yang kita layani bahwa kita sangat bahagia di dalam pernikahan kita. Saya sudah berulang kali memberitahu Jemaat bahwa saya sedang jatuh cinta dan sangat mencintai Kay. Saya mau orang mengetahui itu. Saya berusaha berbicara positif tentang dia kepada keluarga gereja. Saya memberinya bunga di depan Jemaat. Ungkapan kasih di tempat umum adalah penting.
  7. Jangan pernah mendiskusikan masalah pernikahan Anda dengan lawan jenis. Jika Anda melakukan ini, Anda sedang mencari masalah. Diskusilah dengan orang yang sama jenis. Di gereja kami, kami mengizinkan pelayan memberikan konseling kepada lawan jenis hanya satu kali saja. Setelah itu mereka harus merujuk orang itu kepada orang lain. Saat pernikahan Anda bermasalah, sangatlah mudah untuk memandang pada orang yang mendengarkan Anda itu sebagai jawaban kepada permasalahan Anda.

Pernikahan Anda sangat penting. Anda perlu melindunginya. Cara yang terbaik untuk melindunginya adalah dengan berusaha secara terus menerus. Jangan pernah berhenti terus mendekati Allah dan juga pasangan Anda. Di saat Anda tidak semakin dekat, Anda akan menjadi semakin jauh.

Jangan pernah mengabaikan penikahan Anda demi pelayanan.

(Diterjemahkan dan diedit seperlunya oleh Cahaya Pengharapan Ministries)

[Download]


Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.

Standard
Besar
Terbesar

Artikel:

- Doa Seorang Anak

- Andai aku dapat menghentikan satu hari merana

- Di mana ada kasih, di situlah Allah ada

- Anggaplah hari itu sia-sia

- Tidak Berarti di Mata Dunia

- Ciri orang yang menghayati doa

- Bagaimana menangani kekhawatiran?

- Rahasia Doa

- Memahami Hukum Taurat dalam Terang Roh

- Bagaimana Kebenaran Memerdekakan?

- Kamu akan Mengetahui Kebenaran

- Jangan Kuatir... Kristus Telah Bangkit!

- Bagaimana Menjadi Seorang Pembangun Umat?

- Waspadalah Terhadap Roh Pasif

- Mengapa Kita Berdoa Sebelum Makan?

- Apakah Hari Sabat Diciptakan untuk Manusia?

- Orang-orang Kristen itu

- Bagaimana Mengendalikan Amarah Kita

- Tujuh Cara untuk Melindungi Pernikahan Anda dari Kejatuhan Moral

- Lima Resolusi Tahun Baru untuk Pemimpin Kristen

- Dalam memberi kita menerima

- Mengapa Allah mengizinkan rasa sakit?

- Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 2

- Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 1

- Bagaimana Menghindari Daya Tarik yang Fatal?

- Apakah Anda Masih Tidur dan Beristirahat?

- Bagaimana Memaafkan Orang yang telah Menyakiti Kita

- Cara Yesus Menyembuhkan

- Bagaimana Menangani Amarah?

- Apakah Anda masih dikagumkan dengan Alkitab?

- Kemunduran Agama, Salah Siapa?

- Bagaimana Meminta Pemulihanan dari Allah?

- Yesus Tidak Takut disalah-pahami

- Bagaimana Menangani Keraguan?

- Apakah Kita Terlalu Banyak Bicara?

- Kita Perlu Memperlambat Pekerjaan Kita

- Maut Harus Dialami Setiap Hari

- Penderitaan itu Milik Siapa?

- Melayani Orang yang Mengalami Krisis Pribadi

- Cara Tuhan Bekerja

- Logika yang Sederhana

- Mengapa orang-orang berteriak?

- Paskah: Pengadilan Yesus

- Ahhhh... akhirnya engkau mengerti

- Rencana Sempurna dari Iblis

- Bila aku adalah Iblis

- Ingat Bebek Itu

- Apakah Gubuk-mu Terbakar?

- Kehidupan Lebih dari Apa yang Tampak

- Potret Seorang Anak

- Yesus Seorang Pecundang

- Suatu Kelahiran yang Tidak Diperhatikan

- Mentalitas Seorang yang Besar

- Pendidikan Tanpa Hikmat Tidak Ada Artinya

- Menanti Hari Itu

- Yesus dan Agama Lain

- Anda Ada Bukan Karena Kebetulan

- Takut akan Tuhan

- Celana Basah

- Perlakukan Orang Lain dengan Baik

- Kualitas Seorang Pemimpin

- Mengapa Orang Kristen Tidak Bertumbuh?

- Mengasihi Teman Sekamar Saya, mungkinkah?

- Hikmat Secangkir Kopi Panas

- Kehidupan Rohani ibarat Maraton

- Push-Up dan Donut

- 5 Alat Untuk Pertumbuhan Rohani

- 5 Roti dan 2 Ikan

- Adakah Hari Esok Bagimu?

- Apa artinya Natal?

- Apakah Anda Luput dari Kesalahan?

- Apakah Semua yang Meminta akan Mendapatkan?

- Apa Resolusi Tahun Baru Anda?

- Apa yang Akan Kau Minta dari Tuhan?

- "Ayo, kita gereja di Starbuck aje deh!"

- Bagaimana Mengetahui Kehendak Tuhan?

- Berdiam diri di dalam Tuhan - Sumber Kekuatan Sejati

- Cara untuk Mengembangkan Sukacita

- Calon Pendeta yang Pasti ditolak Gereja

- Dampak Pengampunan

- Dengarkan Tuhan Bukan Diri Kita Sendiri

- Di Manakah Tuhan?

- Doa Seorang Nabi Kecil

- Dunia Kita yang Penuh Kata-kata

- Empat Istri

- Hanya Ketidak-Sempurnaan yang Tidak Dapat Menolerir Ketidak-Sempurnaan

- Hari Ini

- Jangan Lupa Paspor dan Tiket Pesawat Anda

- Jangan Menilai Buku dari Sampulnya

- Janganlah Kamu Menghakimi

- Kebaikan dan Kebesaran

- Keheningan

- Ketidak-percayaan Kita

- Kita Tidak Cukup Rendah

- Lepaskan Dulu

- Takut akan Maut

- Kapan Malam Berakhir?

- Kejujuran Tidak Pernah Merugikan

- Kekurangan Orang Lain Harus Ditanggung Dalam Kasih

- Kerendahan Hati, Benar dan Palsu

- Kunci menaati Perintah Tuan Empunya Tuaian

- Mukjizat Natal - Kisah-kisah Nyata

- Menara Api di tengah Kegelapan Dunia

- Mengalahkan Kejahatan dengan Kebaikan, Mungkinkah?

- Mengasihi Seperti Diri Sendiri

- Menggerakkan Orang Lewat Doa

- Natal, Musim untuk Berbuat Baik?

- Nilai sebuah Kehidupan

- Orang yang Melukai kita Harus Dikasihi dan Disambut sebagai Tangan Tuhan

- Pendeta diabaikan di Gerejanya Sendiri

- Pengaruh Kristus

- Pengkhotbah yang Populer

- Pentingnya Pergumulan

- Pentingnya Sikap

- Peraturan Umum Dalam Penggunaan Waktu dan Hidup Kudus

- Percakapan antara Orang Kudus dan Filsuf

- Peringatan tentang Mendambakan Keberhasilan Spiritual

- Persahabatan dengan 'Musuh'

- Praktik lawan Ucapan

- Rangkulan Seorang Bayi

- Resiko seorang Hamba Tuhan

- Salib dan Si Aku

- Salib, Sumber Kegembiraan Kita

- Satu Kisah Cinta

- Sejauh Manakah Anda Rela Melangkah untuk Tuhan?

- Sekilas Hikmat dari Billy Graham

- Sensitivitas kepada Teguran adalah Tanda Pasti bahwa kita Membutuhkannya

- Sesungguhnya Buta

- Setinggi-tingginya Tupai Melompat

- Siapa Bilang Tidak Ada Sinterklas?

- Tidak semua hal dapat dilihat dengan mata

- Tujuan Ciptaan Baru

- Warisan Pengampunan

- Yang Paling Diberkati

- Yang Sudah Berlalu

Copyright 2003-2007. Semua materi di situs ini adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries.
E-mail kami untuk mendapatkan izin untuk menggunakan materi di situs ini.
Best viewed with IE6.0 and 1024 by 768 resolution.