|
| Saran & Komentar | updated on 24 December 2008 |
|||||||
|
CahayaPengharapanMinistries Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan |
|||||||
|
|
|||||||
|
Setinggi-tingginya Tupai Melompat Oleh Charles Swindoll Terdapat dua saudara yang jahat. Mereka sangat kaya dan menggunakan uang mereka untuk menutupi kejahatan mereka dari orang banyak. Mereka menghadiri gereja yang sama dan menampilkan bahwa mereka orang Kristen yang baik-baik. Lalu, pendeta lama mereka pensiun dan seorang pendeta baru mengambil alih gereja itu. Pendeta baru ini bukan saja dapat melihat karakter sebenar kedua saudara itu tetapi beliau juga merupakan seorang pembicara yang baik dan jujur. Di bawah pelayanannya jemaat semakin bertambah dan penggalangan dana diadakan untuk membangun gedung yang baru. Tiba-tiba salah seorang dari dua saudara itu meninggal dunia. Satu hari sebelum upacara pemakaman, saudaranya yang satu lagi mencari pendeta baru itu dan menyerahkan selembar cek dengan jumlah uang yang diperlukan untuk menyelesaikan pembangunan gedung baru, "Aku hanya mempunyai satu syarat", katanya. "Di upacara pemakaman esok, engkau harus berkata bahwa saudara aku adalah seorang yang kudus (saint)." Pendeta itu setuju dan mencairkan cek itu di bank. Pada keesokan harinya, pendeta itu sesuai dengan karakternya, berbicara jujur dan terus terang tentang saudara yang sudah meninggal itu, "Dia adalah seorang yang jahat," katanya. "Ia tidak setia kepada istrinya dan melecehkan keluarganya." Setelah panjang lebar mendaftarkan kejahatannya, ia menyimpulkan, "Tetapi dibandingkan dengan saudaranya yang satu lagi, ia dapat dikatakan sebagai seorang yang kudus." -as |
Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.
Artikel: - Suatu Kelahiran yang Tidak Diperhatikan - Mentalitas Seorang yang Besar - Pendidikan Tanpa Hikmat Tidak Ada Artinya - Anda Ada Bukan Karena Kebetulan - Perlakukan Orang Lain dengan Baik - Mengapa Orang Kristen Tidak Bertumbuh? - Mengasihi Teman Sekamar Saya, mungkinkah? - Kehidupan Rohani ibarat Maraton - 5 Alat Untuk Pertumbuhan Rohani - Apakah Anda Luput dari Kesalahan? - Apakah Semua yang Meminta akan Mendapatkan? - Apa Resolusi Tahun Baru Anda? - Apa yang Akan Kau Minta dari Tuhan? - "Ayo, kita gereja di Starbuck aje deh!" - Bagaimana Mengetahui Kehendak Tuhan? - Berdiam diri di dalam Tuhan - Sumber Kekuatan Sejati - Cara untuk Mengembangkan Sukacita - Calon Pendeta yang Pasti ditolak Gereja - Dengarkan Tuhan Bukan Diri Kita Sendiri - Dunia Kita yang Penuh Kata-kata - Hanya Ketidak-Sempurnaan yang Tidak Dapat Menolerir Ketidak-Sempurnaan - Hari Ini - Jangan Lupa Paspor dan Tiket Pesawat Anda - Jangan Menilai Buku dari Sampulnya - Kejujuran Tidak Pernah Merugikan - Kekurangan Orang Lain Harus Ditanggung Dalam Kasih - Kerendahan Hati, Benar dan Palsu - Kunci menaati Perintah Tuan Empunya Tuaian - Mukjizat Natal - Kisah-kisah Nyata - Menara Api di tengah Kegelapan Dunia - Mengalahkan Kejahatan dengan Kebaikan, Mungkinkah? - Mengasihi Seperti Diri Sendiri - Menggerakkan Orang Lewat Doa - Natal, Musim untuk Berbuat Baik? - Orang yang Melukai kita Harus Dikasihi dan Disambut sebagai Tangan Tuhan - Pendeta diabaikan di Gerejanya Sendiri - Peraturan Umum Dalam Penggunaan Waktu dan Hidup Kudus - Percakapan antara Orang Kudus dan Filsuf - Peringatan tentang Mendambakan Keberhasilan Spiritual - Salib, Sumber Kegembiraan Kita - Sejauh Manakah Anda Rela Melangkah untuk Tuhan? - Sekilas Hikmat dari Billy Graham - Sensitivitas kepada Teguran adalah Tanda Pasti bahwa kita Membutuhkannya - Setinggi-tingginya Tupai Melompat - Siapa Bilang Tidak Ada Sinterklas? |
|||||
|
Copyright 2003-2007. Semua materi di situs ini
adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries. |
|||||||