|
| Saran & Komentar | updated on 07 January 2009 |
||||||
|
CahayaPengharapanMinistries Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan |
||||||
|
|
||||||
|
Salib, Sumber Kegembiraan Kita Renungan singkat dari Fenelon dalam menjawab pertanyaan seorang saudara yang melakukan konseling dengannya Saya bersimpati dengan Anda di dalam semua penderitaan Anda. Tetapi saya yakin Anda tahu bahwa kita harus memikul salib bersama dengan Kristus di dalam hidup yang sedang berlalu dengan cepat ini. Tidak lama lagi waktu akan memberi jalan kepada kekekalan dan penderitaan kita akan berlalu. Tidak lama lagi Tuhan dengan tangannya sendiri akan menyeka air mata kita, dan rasa sakit dan keluhan akan selamanya sirna, dan kita akan bertakhta bersama dengan Kristus. Tetapi dengan adanya pencobaan yang bersifat sementara ini, janganlah kita lupa memandang pada kemuliaan salib itu. Jika kita harus menderita, marilah kita menjalaninya dengan diam-diam dan rendah hati. Si aku-lah yang seringkali membesar-besarkan masalah kita dan membisikkan kepada kita bahwa masalah kita lebih besar dari yang sebenarnya. Janganlah mengindahkan keluhan-keluhan si aku itu. Salib yang dipikul dalam kesederhanaan, tanpa campur tangan dari si aku, sebenarnya tidaklah terlalu berat. Jika kita menderita demi Yesus karena kita mengasihi Dia, kita akan mendapatkan sukacita oleh salib itu. Karena kasih bersukacita atas penghargaan untuk menderita bagi Dia yang kita kasihi, dan salib yang membentuk kita ke dalam citra-Nya merupakan ikatan kasih yang sangat menyenangkan. (Fenelon, atau Francois de Salignac de La Mothe Fenelon, adalah Uskup Agung Cambrai di Perancis pada abad ke-17. Renungan singkat di atas diambil dari koleksi surat-suratnya). |
Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.
Artikel: - Suatu Kelahiran yang Tidak Diperhatikan - Mentalitas Seorang yang Besar - Pendidikan Tanpa Hikmat Tidak Ada Artinya - Anda Ada Bukan Karena Kebetulan - Perlakukan Orang Lain dengan Baik - Mengapa Orang Kristen Tidak Bertumbuh? - Mengasihi Teman Sekamar Saya, mungkinkah? - Kehidupan Rohani ibarat Maraton - 5 Alat Untuk Pertumbuhan Rohani - Apakah Anda Luput dari Kesalahan? - Apakah Semua yang Meminta akan Mendapatkan? - Apa Resolusi Tahun Baru Anda? - Apa yang Akan Kau Minta dari Tuhan? - "Ayo, kita gereja di Starbuck aje deh!" - Bagaimana Mengetahui Kehendak Tuhan? - Berdiam diri di dalam Tuhan - Sumber Kekuatan Sejati - Cara untuk Mengembangkan Sukacita - Calon Pendeta yang Pasti ditolak Gereja - Dengarkan Tuhan Bukan Diri Kita Sendiri - Dunia Kita yang Penuh Kata-kata - Hanya Ketidak-Sempurnaan yang Tidak Dapat Menolerir Ketidak-Sempurnaan - Hari Ini - Jangan Lupa Paspor dan Tiket Pesawat Anda - Jangan Menilai Buku dari Sampulnya - Kejujuran Tidak Pernah Merugikan - Kekurangan Orang Lain Harus Ditanggung Dalam Kasih - Kerendahan Hati, Benar dan Palsu - Kunci menaati Perintah Tuan Empunya Tuaian - Mukjizat Natal - Kisah-kisah Nyata - Menara Api di tengah Kegelapan Dunia - Mengalahkan Kejahatan dengan Kebaikan, Mungkinkah? - Mengasihi Seperti Diri Sendiri - Menggerakkan Orang Lewat Doa - Natal, Musim untuk Berbuat Baik? - Orang yang Melukai kita Harus Dikasihi dan Disambut sebagai Tangan Tuhan - Pendeta diabaikan di Gerejanya Sendiri - Peraturan Umum Dalam Penggunaan Waktu dan Hidup Kudus - Percakapan antara Orang Kudus dan Filsuf - Peringatan tentang Mendambakan Keberhasilan Spiritual - Salib, Sumber Kegembiraan Kita - Sejauh Manakah Anda Rela Melangkah untuk Tuhan? - Sekilas Hikmat dari Billy Graham - Sensitivitas kepada Teguran adalah Tanda Pasti bahwa kita Membutuhkannya - Setinggi-tingginya Tupai Melompat - Siapa Bilang Tidak Ada Sinterklas? |
||||
|
Copyright 2003-2007. Semua materi di situs ini
adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries. |
||||||