| Saran & Komentar | updated on 16 March 2014

Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan

Halaman Utama

  |  Tentang Kami

  |  Hubungi Kami

  |  Izin Pemakaian Materi 

  |  Dapatkan Buletin Gratis di sini! 

Sumber Damai

Khotbah/PA


Inspirasi

Artikel/Renungan

Kesaksian Hidup


Pelatihan

Discipleship Trainings


Lain-Lain...

Buku-buku Terbitan

Lagu dan Film

Bible Study (P.A)

Siaran Mandarin

Buletin Gratis!

Follow Us


BACA ONLINE


BACA ONLINE


KATA PENGANTAR

Rahasia Doa

John Sung

Pagi ini saya ingin berbicara tentang rahasia doa. Doa adalah persekutuan dengan Allah. Hal ini yang paling penting. Seorang Kristen yang tidak tahu bagaimana berdoa sama sekali bukanlah seorang Kristen.

Terdapat tiga rahasia hidup berkemenangan. Saya sudah berbicara tentang iman dan kepenuhan Roh Kudus. Sekarang saya akan berbicara tentang rahasia doa.

Di Matius 15, ayat 21, Lalu Yesus pergi dari situ dan menyingkir ke daerah Tirus dan Sidon.

Yesus pergi ke Tirus dan Sidon karena tiak ada orang yang percaya kepadanya di tempat dia berada. Dengan demikian kita melihat bahwa hanya orang yang beriman kepadanya yang menerima bantuannya. Yesus meninggalkan orang yang tidak beriman itu sendirian. Wanita mempunyai lebih iman ketimbang kaum pria. Alkitab mencatat bagi kita iman yang besar dari dua orang perempuan. Salah satu adalah perempuan Siro-Fenesia yang akan kita pelajari di sini.

Ay. 22 Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru: "Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita."

Saat Yesus tiba ke situ, perempuan Kanaan ini datang dengan anak perempuan kesayangannya. Anaknya ini dirasuk setan. Perempuan ini mencari-cari Yesus, memohon kepada dia. Dia mencari-cari Yesus yang berjalan terus. Dia berteriak-teriak, "Tuhan, kasihanilah aku." Saudara-saudara, terdapat banyak orang yang anak-anak mereka dirasuk roh-roh jahat. Jadi, Anda juga harus berdoa dengan suara yang keras kepada Tuhan untuk belas kasihannya. Jika kita tidak berdoa, kita tidak akan mendapatkan pertolongan. Berdoalah dengan suara yang keras seperti perempuan Kanaan ini.  Doa adalah senjata kita, peralatan kita untuk berperang dengan Iblis. Lewat doa, Anda dapat menakluk roh jahat yang ada di rumah Anda. Sekalipun kita tidak tahu berkhotbah, kita harus belajar bagaimana berdoa.

Ay. 23 Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawabnya. Lalu murid-murid-Nya datang dan meminta kepadanya: "Suruhlah ia pergi, ia mengikut kita dengan berteriak-teriak."

Apakah Yesus langsung menjawab doa perempuan ini? Sekalipun Yesus tidak menjawabnya, perempuan itu terus bertekun tanpa kehilangan semangat. Rahasia pertama adalah doa yang dipanjatkan dengan ketetapan hati yang tidak tergoyahkan. Doa yang demikian akan membuahkan hasil.

Terdapat seorang wanita di Hong Kong yang berdoa selama tiga tahun untuk anak perempuannya. Anak perempuannya tidak mau mendengarkan permohonan ibunya. Dia memberitahu ibunya, dia lebih memilih neraka. Tapi ibunya tidak putus asa. Waktu saya ke Hong Kong pada tanggal 9 Maret untuk berkhotbah, anak perempuannya datang mendengarkan saya. Dia bertobat, dan berpaling kepada Kristus. Dia berkata bahwa ibunya telah menangis karenanya selama tiga tahun. Sekarang anak ini sudah masuk seminari. Kiranya janganlah kita cepat patah semangat.

Terdapat seorang wanita yang tinggal di sebuah desa yang berdoa selama 13 tahun untuk suaminya yang seorang penjudi dan pencandu. Dia terus berdoa sekalipun suaminya sudah meninggal. Satu hari setelah itu, suaminya tiba-tiba bangkit. Dia bertobat dan pada hari berikutnya dia meninggal dunia lagi. Suaminya diselamatkan.  Dengan cara yang sama, perempuan Kanaan ini berdoa tanpa putus asa. Marilah kita berdoa dengan tekun. Doa yang demikian sangatlah kuat kuasanya.

Ayat 24-25 Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari Israel." Tapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: "Tuhan, tolonglah aku." Rahasia yang kedua adalah jangan putus harapan dan menyerah. Perempuan ini menangis-nangis dengan suara yang keras. Apakah Yesus mendengarnya? Tidak. Perempuan ini terus mengikuti dari belakang berseru kepada Yesus untuk menyembuhkan anaknya. Yesus berkata, "Aku diutus ke Israel, dan bukan ke Kanaan." Apakah perempuan itu hilang pengharapan? Tidak, dia terus berdoa. Doa yang tidak putus harapan itu sangat kuat kuasanya.

Di Hinghwa, terdapat seorang jemaat yang bernama Fang. Gereja memberinya $5,000 untuk membeli kayu dari Foochow untuk membangun gedung gereja. Malangnya, kapal yang ditumpanginya dibajak di laut. Semua penumpang dirampok. Hanya dia yang ditinggalkan berdoa di bagian belakang kapal. Angin kencang dan ribut topan menghantam kapal itu dan para lanun itu mulai ketakutan karena khawatir kapal itu akan tenggelam. Mereka melihat Fang sedang berdoa dan berkata kepadanya, "Jika engkau bisa berdoa kepada Allah untuk menenangkan laut yang ganas ini maka kami tidak akan merampok kamu." Seraya ia berdoa, keadaan laut mulai tenang. Para lanun itu begitu tersentuh, mereka melemparkan pisau dan senjata api mereka ke dalam laut. Fang dikembalikan dalam keadaan aman dan tidak kurang suatu apa pun.

Suatu kali terjadi kebakaran di suatu pemukiman. Setiap orang keluar melarikan diri. Seorang jemaat bernama Lee, begitu khusyuk berdoa, dia menolak untuk lari. Ia terus berdoa dan bernyanyi. Semua rumah di daerah itu terbakar hangus kecuali rumahnya. Inilah kuasa doa yang tidak putus harapan.

Ayat 26, 27 Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing." Kata perempuan itu: "Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya."

Perempuan itu berdoa tanpa putus harapan. Dia berdoa dan berdoa terus. Yesus menyamakan dia dengan anjing. Apakah dia marah? Tidak. Apakah dia ragu? Tidak. Rahasia yang ketiga adalah jangan pernah meragukan. Dengan tanpa terpengaruh sama sekali, perempuan itu berkata, "Tuhan, engkau menyamakan aku dengan anjing. Itu memang benar. Aku adalah anjing."

Dia sama sekali  tidak ragu. Dia percaya dengan sepenuh hati. Saudara-saudari, janganlah ragu. Allah itu hidup, Dia tidak mati. Yang mati adalah Anda. Janganlah pernah ragu dalam berdoa. Ketiga rahasia inilah yang paling penting dan perempuan ini menyakininya semua. Apakah Yesus mendengarkan doanya?

Ayat 28 Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: "Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kau kehendaki." Dan seketika itu juga anaknya sembuh.

Yesus menyatakan kebesaran iman perempuan ini. Karena besarnya iman dia, Yesus berkata, "Pulanglah, anakmu sudah disembuhkan. Jadilah sesuai dengan imanmu." Jadilah seperti apa? Seperti imanmu. Dengan ketiga rahasia ini, Anda dapat melakukan apa saja. Allah pasti akan melakukannya sesuai dengan iman Anda.

Setelah tiga tahun bekerja di pabrik besi di Amerika, saya jatuh sakit. Saya sama sekali tidak punya uang. Saya diantar oleh bapak kost saya ke rumah sakit. Dokter melihat keadaan saya yang parah dan meminta saya menulis surat terakhir kepada keluarga saya. Setelah menuliskan surat itu saya berdoa. Selama dua minggu, saya sendirian tapi saya mulai sembuh secara pelahan-lahan. Dokter meminta uang perawatan sebanyak $60. Saya mulai bimbang. Saya berdoa setiap hari agar Allah membantu saya membayar biaya perawatan itu. Karena saya orang asing, dokter itu memberikan saya diskon 50%. Saya memberitahu dia bahwa saya sama sekali tidak punya uang, tapi Allah punya uang. Lalu dokter itu berkata, "Kemarin terdapat seorang pria tua yang datang dan memberikan $33 untuk membantu siswa yang miskin."

Tuhan mengirim orang untuk menjawab doa saya. Allah memakai pelbagai cara untuk menguji iman saya. Marilah kita memastikan dengan baik fondasi iman kita. Allah mengasihi kita. Ia pasti mendengarkan doa kita. Karena Allah itu hidup, kita aman di dalam-Nya sekalipun kita berada di dalam bahaya.

Saya pergi menginjili di Manchuria. Semua orang melarang saya ke sana. Alasannya karena saya tidak punya mantel bulu. Saya berkata, "Tidak masalah, Allah akan menyediakan." Di bulan November dan Desember salju turun dengan lebat. Cuaca menjadi luar biasa dingin. Suatu malam, seorang saudara berkata kepada saya, "Jika kamu tidak punya mantel bulu, kamu tidak bisa bertahan." Saya menjawab, "Besok, saya akan punya mantel bulu."

Keesokannya harinya, seorang nenek tua mengirim kepada saya mantel bulu yang dibuatnya sendiri. Dia berkata, "Tuan Sung, hati saya sangat tidak tenang tadi malam. Allah menunjukkan kepada saya bahwa saya harus memberikan mantel bulu kepada Anda. Saya tidak tidur semalaman untuk menjahitkan mantel bulu ini." Terpujilah nama Allah! Saya seorang penginjil yang tak digaji. Apa yang saya butuhkan, Allah mengirimnya. Jika kita punya iman, kita tidak takut pada suatu apa pun. Iman datang dari doa, tanpa patah semangat dan putus harapan, dan tanpa meragukan suatu apa pun. Doa yang demikian akan bertahan sampai kesudahannya.

(Diterjemahkan dari khotbah John Sung yang diberitakan di tahun 1930an)

[Download]


Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.

Standard
Besar
Terbesar

Artikel:

- Apa yang menjadi Tanda bagi Generasi ini?

- Kita Hidup di medan musuh

- Bahagia Meskipun Dianiaya

- Keindahan dari Keburukan

- Tiga kebenaran yang penting

- Aku Berjalan bersama Yesus

- One Solitary Life

- Rabi Yesus

- Arti tinggal di dalam Firman

- Menolak tuntunan Tuhan

- Hari pembalasan

- Kita masih bisa mendengarkan suara Tuhan

- Seperti apa kalimat wasiat terakhir Anda?

- Bagaimana kita tahu bahwa kita benar-benar “di dalam Kristus”?

- Prioritas yang Terbalik

- Kunci Pertumbuhan Jemaat yang Paling Diabaikan

- Pelayanan Pendamaian

- Sebuah Filsafat Kepemimpinan

- Kehidupan Doa Seorang Pemimpin

- Yang menang adalah yang tidak menyerah

- Apakah radio hati Anda berfungsi dengan baik?

- Lubang Jarum

- Ia Pergi dengan Sedih

- Apa gunanya memperoleh dunia dan kehilangan jiwa Anda?

- Jangan menyerah sebelum doa terjawab

- Permasalahan serius: Pertobatan palsu dalam Gereja

- Pentingnya Keremukan

- Respon kita pada Allah menentukan respon Allah pada kita

- Mengapa doa kita tidak terjawab?

- Mendengarkan Tuhan

- Selesailah tembok itu

- Apa motivasi kebaikan kita?

- Doa yang menyenangkan Allah

- Apakah berdoa itu suatu beban?

- Bagaimana memuliakan Allah di tempat kerja?

- Apakah Anda bekerja untuk Allah atau bersamaNya?

- Saya suka Kristus Anda. Tapi saya tidak suka dengan orang Kristen Anda

- Doa Santo Francis dari Asisi

- Bagaimana Anda tidak dapat menjadi Anak Allah

- Dipimpin oleh kehendak Allah

- Allah bukanlah sebongkah kayu

- Orang yang dipakai Allah

- Kita bukan konsumen. Kita adalah manusia

- Kesatuan membawa pemulihan

- Allah menanggapi Anda dengan serius

- Segenap hati, jiwa, pikiran dan kekuatan kita telah ditebus

- Lukisan Last Supper oleh Leonardo Da Vinci

- Pencarian akan Kebahagiaan

- Pesan seorang ateis bagi kita

- Kebangkitan Kristus

- Sedikit Air dan Roti

- Semuanya langsung tunduk, kecuali manusia

- Iman dan keraguan

- Sebelum mereka memanggil, Aku sudah menjawabnya.

- Billy Graham: Penyesalan dan Himbauannya

- Apa yang harusnya menjadi tekad tahun baru orang Kristen?

- Natal - Apakah yang menjadikannya penting?

- Saya percaya...

- Gereja Eksis bukan untuk Kepentingan Anggotanya

- Perbedaan bukan berarti perpecahan

- Apakah Anda datang ke gereja sebagai konsumen?

- Apakah gereja benar-benar perlu bagi orang Kristen?

- Apakah kita kerabatnya Tuhan?

- Rumah di sisi jalan

- Mengapa seringkali kita menjadi orang bodoh?

- Hati yang terarah pada Surga

- Bagaimana kita dapat melakukan kehendak Tuhan?

- Tuhan, apakah yang harus kuperbuat?

- Doa bukan "ban serep"

- Bagaimana mengenal pengajar dan nabi palsu?

- Dosa Kelalaian

- Doa Seorang Anak

- Andai aku dapat menghentikan satu hari merana

- Di mana ada kasih, di situlah Allah ada

- Anggaplah hari itu sia-sia

- Tidak Berarti di Mata Dunia

- Ciri orang yang menghayati doa

- Bagaimana menangani kekhawatiran?

- Rahasia Doa

- Memahami Hukum Taurat dalam Terang Roh

- Bagaimana Kebenaran Memerdekakan?

- Kamu akan Mengetahui Kebenaran

- Jangan Kuatir... Kristus Telah Bangkit!

- Bagaimana Menjadi Seorang Pembangun Umat?

- Waspadalah Terhadap Roh Pasif

- Mengapa Kita Berdoa Sebelum Makan?

- Apakah Hari Sabat Diciptakan untuk Manusia?

- Orang-orang Kristen itu

- Bagaimana Mengendalikan Amarah Kita

- Tujuh Cara untuk Melindungi Pernikahan Anda dari Kejatuhan Moral

- Lima Resolusi Tahun Baru untuk Pemimpin Kristen

- Dalam memberi kita menerima

- Mengapa Allah mengizinkan rasa sakit?

- Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 2

- Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 1

- Bagaimana Menghindari Daya Tarik yang Fatal?

- Apakah Anda Masih Tidur dan Beristirahat?

- Bagaimana Memaafkan Orang yang telah Menyakiti Kita

- Cara Yesus Menyembuhkan

- Bagaimana Menangani Amarah?

- Apakah Anda masih dikagumkan dengan Alkitab?

- Kemunduran Agama, Salah Siapa?

- Bagaimana Meminta Pemulihanan dari Allah?

- Yesus Tidak Takut disalah-pahami

- Bagaimana Menangani Keraguan?

- Apakah Kita Terlalu Banyak Bicara?

- Kita Perlu Memperlambat Pekerjaan Kita

- Maut Harus Dialami Setiap Hari

- Penderitaan itu Milik Siapa?

- Melayani Orang yang Mengalami Krisis Pribadi

- Cara Tuhan Bekerja

- Logika yang Sederhana

- Mengapa orang-orang berteriak?

- Paskah: Pengadilan Yesus

- Ahhhh... akhirnya engkau mengerti

- Rencana Sempurna dari Iblis

- Bila aku adalah Iblis

- Ingat Bebek Itu

- Apakah Gubuk-mu Terbakar?

- Kehidupan Lebih dari Apa yang Tampak

- Potret Seorang Anak

- Yesus Seorang Pecundang

- Suatu Kelahiran yang Tidak Diperhatikan

- Mentalitas Seorang yang Besar

- Pendidikan Tanpa Hikmat Tidak Ada Artinya

- Menanti Hari Itu

- Yesus dan Agama Lain

- Anda Ada Bukan Karena Kebetulan

- Takut akan Tuhan

- Celana Basah

- Perlakukan Orang Lain dengan Baik

- Kualitas Seorang Pemimpin

- Mengapa Orang Kristen Tidak Bertumbuh?

- Mengasihi Teman Sekamar Saya, mungkinkah?

- Hikmat Secangkir Kopi Panas

- Kehidupan Rohani ibarat Maraton

- Push-Up dan Donut

- 5 Alat Untuk Pertumbuhan Rohani

- 5 Roti dan 2 Ikan

- Adakah Hari Esok Bagimu?

- Apa artinya Natal?

- Apakah Anda Luput dari Kesalahan?

- Apakah Semua yang Meminta akan Mendapatkan?

- Apa Resolusi Tahun Baru Anda?

- Apa yang Akan Kau Minta dari Tuhan?

- "Ayo, kita gereja di Starbuck aje deh!"

- Bagaimana Mengetahui Kehendak Tuhan?

- Berdiam diri di dalam Tuhan - Sumber Kekuatan Sejati

- Cara untuk Mengembangkan Sukacita

- Calon Pendeta yang Pasti ditolak Gereja

- Dampak Pengampunan

- Dengarkan Tuhan Bukan Diri Kita Sendiri

- Di Manakah Tuhan?

- Doa Seorang Nabi Kecil

- Dunia Kita yang Penuh Kata-kata

- Empat Istri

- Hanya Ketidak-Sempurnaan yang Tidak Dapat Menolerir Ketidak-Sempurnaan

- Hari Ini

- Jangan Lupa Paspor dan Tiket Pesawat Anda

- Jangan Menilai Buku dari Sampulnya

- Janganlah Kamu Menghakimi

- Kebaikan dan Kebesaran

- Keheningan

- Ketidak-percayaan Kita

- Kita Tidak Cukup Rendah

- Lepaskan Dulu

- Takut akan Maut

- Kapan Malam Berakhir?

- Kejujuran Tidak Pernah Merugikan

- Kekurangan Orang Lain Harus Ditanggung Dalam Kasih

- Kerendahan Hati, Benar dan Palsu

- Kunci menaati Perintah Tuan Empunya Tuaian

- Mukjizat Natal - Kisah-kisah Nyata

- Menara Api di tengah Kegelapan Dunia

- Mengalahkan Kejahatan dengan Kebaikan, Mungkinkah?

- Mengasihi Seperti Diri Sendiri

- Menggerakkan Orang Lewat Doa

- Natal, Musim untuk Berbuat Baik?

- Nilai sebuah Kehidupan

- Orang yang Melukai kita Harus Dikasihi dan Disambut sebagai Tangan Tuhan

- Pendeta diabaikan di Gerejanya Sendiri

- Pengaruh Kristus

- Pengkhotbah yang Populer

- Pentingnya Pergumulan

- Pentingnya Sikap

- Peraturan Umum Dalam Penggunaan Waktu dan Hidup Kudus

- Percakapan antara Orang Kudus dan Filsuf

- Peringatan tentang Mendambakan Keberhasilan Spiritual

- Persahabatan dengan 'Musuh'

- Praktik lawan Ucapan

- Rangkulan Seorang Bayi

- Resiko seorang Hamba Tuhan

- Salib dan Si Aku

- Salib, Sumber Kegembiraan Kita

- Satu Kisah Cinta

- Sejauh Manakah Anda Rela Melangkah untuk Tuhan?

- Sekilas Hikmat dari Billy Graham

- Sensitivitas kepada Teguran adalah Tanda Pasti bahwa kita Membutuhkannya

- Sesungguhnya Buta

- Setinggi-tingginya Tupai Melompat

- Siapa Bilang Tidak Ada Sinterklas?

- Tidak semua hal dapat dilihat dengan mata

- Tujuan Ciptaan Baru

- Warisan Pengampunan

- Yang Paling Diberkati

- Yang Sudah Berlalu

Copyright 2003-2014. Semua materi di situs ini adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries.
E-mail kami untuk mendapatkan izin untuk menggunakan materi di situs ini.
Best viewed with IE6.0 and 1024 by 768 resolution.