| Saran & Komentar | updated on 24 December 2008

Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan

Halaman Utama

| Tempat Pertemuan

 | Tentang Kami

 | Hubungi Kami

 | Dapatkan Buletin Gratis di sini! 

Sumber Damai

Khotbah/PA


Inspirasi

Artikel/Renungan

Kesaksian Hidup


Pelatihan

Discipleship Trainings


Lain-Lain...

Siaran Mandarin Fu Yin Dian Tai

Bible Study (P.A)

Buku-buku Terbitan

Buletin Gratis!

Lagu dan Film

Kapan malam berakhir dan fajar menyingsing?

"Saat seorang asing mendekati kita, dan kita menganggapnya seorang Saudara, itulah saatnya malam berakhir dan fajar menyingsing."

Pendeta diabaikan di Gerejanya Sendiri

 

Seorang pendeta, Reverend Derek Rigby duduk di tangga gerejanya waktu jemaatnya tiba untuk menghadiri kebaktian hari Minggu. Rev. Digby menyamar sebagai seorang gelandangan dengan memakai rambut palsu yang panjang dan pakaian kotor yang berbau alkohol. Setelah tidak ada satu pun Jemaat yang mengindahkannya di pintu depan gerejanya sendiri, ia lalu masuk ke dalam gereja dan duduk di bangku gereja dan menempatkan beberapa alat suntik yang sering dipakai pecandu narkoba di sekitar bangkunya sambil meminum dari sekaleng bir.

Tetapi tidak satu pun jemaatnya di Trinity Methodist Church di Prestatyn, North Wales yang berbicara kepada dia atau menawarkan bantuan.

Setelah itu, pendeta yang berusia 51 tahun itu menanggalkan rambut palsunya dan berjalan ke mimbar dan menyampaikan khotbah hari Minggunya tentang kegagalan para murid untuk mengenal Yesus Kristus di jalan menuju Emaus setelah kebangkitan-Nya.

Rev. Rigby berkata: "Sangat menarik untuk melihat reaksi dari orang-orang - tidak ada yang peduli, saya sama sekali diabaikan.

"Ini menunjukkan kita tidak akan melihatnya saat Tuhan sedang berkerja dan kita tidak mengenal Tuhan di dalam diri satu sama lain."

Rev. Ribgy merupakan seorang anggota polisi selama 15 tahun sebelum ia ditahbiskan menjadi pendeta 20 tahun yang lalu. Ia sudah pernah melakukan hal yang sama di dua gereja yang pernah dilayaninya di London dan di Newport, South Wales.

Dia berkata: "Di kedua tempat itu setidaknya saya diberikan uang ₤4.50, satu paket biskuit dan selembar selimut - tetapi di Prestatyn saya tidak mendapat apa-apa."

"Saya memberitahu Jemaat bahwa mereka itu orang-orang pelit."

Bagaimana dengan kita, apa reaksi kita jika menemukan orang yang demikian di gereja kita? Apakah kita akan menawarkan bantuan atau apakah kita akan menjauhinya karena mungkin pakaian bagus yang selalu kita pakai di hari Minggu itu akan menjadi kotor. Ada Jemaat, terutamanya yang wanita yang berkata bahwa mereka tidak akan menawarkan bantuan kepada seorang pria, apalagi kalau ia berbau alkohol karena bisa saja ia dalam keadaan mabuk dan siapa tahu apa yang akan orang mabuk lakukan. Memang masuk di akal juga alasan mereka, tetapi kira-kiranya apa alasan para Jemaat pria di gereja? Bagaimana dengan para penyambut tamu? Apa yang dapat menjadi alasan mereka?

Nasihat penulis Ibrani kepada kita di Ibrani 11 ayat 2 adalah jangan kamu lupa melayani orang asing (entertain strangers), sebab dengan berbuat demikian beberapa orang dengan tidak diketahuinya telah melayani malaikat-malaikat.

(Berita tentang Rev. Rigby dilaporkan di koran The Telegraph, Inggris tanggal 10 Juli 2008, www.telegraph.co.uk)

-as

[Download]


Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.

Standard
Besar
Terbesar

Artikel:

- Suatu Kelahiran yang Tidak Diperhatikan

- Mentalitas Seorang yang Besar

- Pendidikan Tanpa Hikmat Tidak Ada Artinya

- Menanti Hari Itu

- Yesus dan Agama Lain

- Anda Ada Bukan Karena Kebetulan

- Takut akan Tuhan

- Celana Basah

- Perlakukan Orang Lain dengan Baik

- Kualitas Seorang Pemimpin

- Mengapa Orang Kristen Tidak Bertumbuh?

- Mengasihi Teman Sekamar Saya, mungkinkah?

- Hikmat Secangkir Kopi Panas

- Kehidupan Rohani ibarat Maraton

- Push-Up dan Donut

- 5 Alat Untuk Pertumbuhan Rohani

- 5 Roti dan 2 Ikan

- Adakah Hari Esok Bagimu?

- Apa artinya Natal?

- Apakah Anda Luput dari Kesalahan?

- Apakah Semua yang Meminta akan Mendapatkan?

- Apa Resolusi Tahun Baru Anda?

- Apa yang Akan Kau Minta dari Tuhan?

- "Ayo, kita gereja di Starbuck aje deh!"

- Bagaimana Mengetahui Kehendak Tuhan?

- Berdiam diri di dalam Tuhan - Sumber Kekuatan Sejati

- Cara untuk Mengembangkan Sukacita

- Calon Pendeta yang Pasti ditolak Gereja

- Dampak Pengampunan

- Dengarkan Tuhan Bukan Diri Kita Sendiri

- Di Manakah Tuhan?

- Doa Seorang Nabi Kecil

- Dunia Kita yang Penuh Kata-kata

- Empat Istri

- Hanya Ketidak-Sempurnaan yang Tidak Dapat Menolerir Ketidak-Sempurnaan

- Hari Ini

- Jangan Lupa Paspor dan Tiket Pesawat Anda

- Jangan Menilai Buku dari Sampulnya

- Janganlah Kamu Menghakimi

- Kebaikan dan Kebesaran

- Keheningan

- Ketidak-percayaan Kita

- Kita Tidak Cukup Rendah

- Lepaskan Dulu

- Takut akan Maut

- Kapan Malam Berakhir?

- Kejujuran Tidak Pernah Merugikan

- Kekurangan Orang Lain Harus Ditanggung Dalam Kasih

- Kerendahan Hati, Benar dan Palsu

- Kunci menaati Perintah Tuan Empunya Tuaian

- Mukjizat Natal - Kisah-kisah Nyata

- Menara Api di tengah Kegelapan Dunia

- Mengalahkan Kejahatan dengan Kebaikan, Mungkinkah?

- Mengasihi Seperti Diri Sendiri

- Menggerakkan Orang Lewat Doa

- Natal, Musim untuk Berbuat Baik?

- Nilai sebuah Kehidupan

- Orang yang Melukai kita Harus Dikasihi dan Disambut sebagai Tangan Tuhan

- Pendeta diabaikan di Gerejanya Sendiri

- Pengaruh Kristus

- Pengkhotbah yang Populer

- Pentingnya Pergumulan

- Pentingnya Sikap

- Peraturan Umum Dalam Penggunaan Waktu dan Hidup Kudus

- Percakapan antara Orang Kudus dan Filsuf

- Peringatan tentang Mendambakan Keberhasilan Spiritual

- Persahabatan dengan 'Musuh'

- Praktik lawan Ucapan

- Rangkulan Seorang Bayi

- Resiko seorang Hamba Tuhan

- Salib dan Si Aku

- Salib, Sumber Kegembiraan Kita

- Satu Kisah Cinta

- Sejauh Manakah Anda Rela Melangkah untuk Tuhan?

- Sekilas Hikmat dari Billy Graham

- Sensitivitas kepada Teguran adalah Tanda Pasti bahwa kita Membutuhkannya

- Sesungguhnya Buta

- Setinggi-tingginya Tupai Melompat

- Siapa Bilang Tidak Ada Sinterklas?

- Tidak semua hal dapat dilihat dengan mata

- Tujuan Ciptaan Baru

- Warisan Pengampunan

- Yang Paling Diberkati

- Yang Sudah Berlalu

Copyright 2003-2007. Semua materi di situs ini adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries.
E-mail kami untuk mendapatkan izin untuk menggunakan materi di situs ini.
Best viewed with IE6.0 and 1024 by 768 resolution.