| Saran & Komentar | updated on 24 December 2008

Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan

Halaman Utama

| Tempat Pertemuan

 | Tentang Kami

 | Hubungi Kami

 | Dapatkan Buletin Gratis di sini! 

Sumber Damai

Khotbah/PA


Inspirasi

Artikel/Renungan

Kesaksian Hidup


Pelatihan

Discipleship Trainings


Lain-Lain...

Siaran Mandarin Fu Yin Dian Tai

Bible Study (P.A)

Buku-buku Terbitan

Buletin Gratis!

Lagu dan Film

Orang yang Melukai kita Harus Dikasihi dan Disambut sebagai Tangan Tuhan

Renungan singkat dari Fenelon dalam menjawab pertanyaan seorang saudara yang berkonseling kepadanya

Saya tentu saja bersimpati dengan Anda di dalam semua masalah Anda, tetapi saya tidak dapat berbuat apa-apa melainkan berdoa agar Tuhan akan menghibur Anda. Anda sangat sekali membutuhkan kekuatan dari Roh Kudus, untuk menopang Anda di waktu-waktu sulit ini dan juga untuk mengekang keinginan natural Anda untuk mencari jalan keluar.

Mengenai surat tentang latar belakang keluarga Anda, saya pikir Anda harus menyerahkan hal ini hanya kepada Tuhan, dan meminta Dia berbelas kasihan kepada orang yang mau menyakiti Anda. Saya sudah memperhatikan sejak dulu bahwa Anda agak sensitif akan hal ini. Tetapi ingatlah bahwa saat Tuhan menangani masalah si-aku, ia selalu menyerang masalah itu tepat di titik lemahnya. Setiap orang tahu bahwa jika Anda mau membunuh orang lain, Anda tidak memulai dengan menyerang rambut atau kukunya. Tidak, Anda mengarahkan serangan Anda kepada organ-organ tubuh seperti jantung atau otak. Nah, saat Tuhan menangani masalah si aku di dalam kita, ia selalu menyentuh titik yang paling perih, di situlah si aku itu paling hidup. Dan banyak dari salib-salib yang Tuhan berikan dirancang untuk menangani wilayah-wilayah paling sensitif di dalam kehidupan si aku. Walaupun ini adalah pengalaman yang paling mengaibkan untuk dilewati, adalah terbaik bagi Anda untuk mengizinkan hati Anda direndahkan. Kediaman dan ketenangan di saat direndahkan adalah manifestasi Yesus di dalam jiwa.

Saya juga harus memperingatkan Anda akan pencobaan "percakapan yang merendahkan hati". Sangatlah mudah untuk berbicara dalam bahasa seorang yang "rendah hati" karena kedengarannya sangat bagus. Tetapi adalah jauh lebih baik menjadi rendah hati dan tidak berkata apa-apa tentangnya. Kerendahan hati yang masih dapat berbicara masih perlu diperhatikan dengan saksama! Manusia lama memperoleh banyak penghiburan dari apa yang ia katakan kepada dirinya sendiri.

Janganlah mengizinkan diri Anda menjadi resah tentang apa yang orang katakan tentang Anda. Biarlah dunia berbicara. Anda hanya perlu memusingkan diri melakukan kehendak Tuhan. Tentang apa yang dikehendaki manusia, Anda tidak dapat menyenangkan semua orang, dan hal itu tidaklah layak dilakukan. Satu momen yang hening di dalam hadirat Tuhan sudah membayar kembali setiap fitnah yang pernah dilontarkan terhadap Anda. Anda harus belajar untuk mengasihi orang lain tanpa sama sekali mengharapkan persahabatan dari mereka. Manusia cenderung berubah-ubah. Mereka mengasihi kita dan meninggalkan kita,  mereka datang dan pergi. Mereka berubah dari satu posisi ke posisi yang lain bagaikan layang-layang ditiup angin, atau bagaikan bulu ditiup angin sepoi-sepoi. Biarlah mereka melakukan apa yang mereka mau. Hanya pastikan bahwa Anda hanya melihat Tuhan di dalam mereka. Mereka tidak dapat melakukan satu apa pun terhadap Anda tanpa izin Dia. Jadi, pada akhirnya, Dialah yang menguji atau memberkati kita, menggunakan mereka sebagaimana kita membutuhkannya.

[Download]


Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.

Standard
Besar
Terbesar

Artikel:

- Suatu Kelahiran yang Tidak Diperhatikan

- Mentalitas Seorang yang Besar

- Pendidikan Tanpa Hikmat Tidak Ada Artinya

- Menanti Hari Itu

- Yesus dan Agama Lain

- Anda Ada Bukan Karena Kebetulan

- Takut akan Tuhan

- Celana Basah

- Perlakukan Orang Lain dengan Baik

- Kualitas Seorang Pemimpin

- Mengapa Orang Kristen Tidak Bertumbuh?

- Mengasihi Teman Sekamar Saya, mungkinkah?

- Hikmat Secangkir Kopi Panas

- Kehidupan Rohani ibarat Maraton

- Push-Up dan Donut

- 5 Alat Untuk Pertumbuhan Rohani

- 5 Roti dan 2 Ikan

- Adakah Hari Esok Bagimu?

- Apa artinya Natal?

- Apakah Anda Luput dari Kesalahan?

- Apakah Semua yang Meminta akan Mendapatkan?

- Apa Resolusi Tahun Baru Anda?

- Apa yang Akan Kau Minta dari Tuhan?

- "Ayo, kita gereja di Starbuck aje deh!"

- Bagaimana Mengetahui Kehendak Tuhan?

- Berdiam diri di dalam Tuhan - Sumber Kekuatan Sejati

- Cara untuk Mengembangkan Sukacita

- Calon Pendeta yang Pasti ditolak Gereja

- Dampak Pengampunan

- Dengarkan Tuhan Bukan Diri Kita Sendiri

- Di Manakah Tuhan?

- Doa Seorang Nabi Kecil

- Dunia Kita yang Penuh Kata-kata

- Empat Istri

- Hanya Ketidak-Sempurnaan yang Tidak Dapat Menolerir Ketidak-Sempurnaan

- Hari Ini

- Jangan Lupa Paspor dan Tiket Pesawat Anda

- Jangan Menilai Buku dari Sampulnya

- Janganlah Kamu Menghakimi

- Kebaikan dan Kebesaran

- Keheningan

- Ketidak-percayaan Kita

- Kita Tidak Cukup Rendah

- Lepaskan Dulu

- Takut akan Maut

- Kapan Malam Berakhir?

- Kejujuran Tidak Pernah Merugikan

- Kekurangan Orang Lain Harus Ditanggung Dalam Kasih

- Kerendahan Hati, Benar dan Palsu

- Kunci menaati Perintah Tuan Empunya Tuaian

- Mukjizat Natal - Kisah-kisah Nyata

- Menara Api di tengah Kegelapan Dunia

- Mengalahkan Kejahatan dengan Kebaikan, Mungkinkah?

- Mengasihi Seperti Diri Sendiri

- Menggerakkan Orang Lewat Doa

- Natal, Musim untuk Berbuat Baik?

- Nilai sebuah Kehidupan

- Orang yang Melukai kita Harus Dikasihi dan Disambut sebagai Tangan Tuhan

- Pendeta diabaikan di Gerejanya Sendiri

- Pengaruh Kristus

- Pengkhotbah yang Populer

- Pentingnya Pergumulan

- Pentingnya Sikap

- Peraturan Umum Dalam Penggunaan Waktu dan Hidup Kudus

- Percakapan antara Orang Kudus dan Filsuf

- Peringatan tentang Mendambakan Keberhasilan Spiritual

- Persahabatan dengan 'Musuh'

- Praktik lawan Ucapan

- Rangkulan Seorang Bayi

- Resiko seorang Hamba Tuhan

- Salib dan Si Aku

- Salib, Sumber Kegembiraan Kita

- Satu Kisah Cinta

- Sejauh Manakah Anda Rela Melangkah untuk Tuhan?

- Sekilas Hikmat dari Billy Graham

- Sensitivitas kepada Teguran adalah Tanda Pasti bahwa kita Membutuhkannya

- Sesungguhnya Buta

- Setinggi-tingginya Tupai Melompat

- Siapa Bilang Tidak Ada Sinterklas?

- Tidak semua hal dapat dilihat dengan mata

- Tujuan Ciptaan Baru

- Warisan Pengampunan

- Yang Paling Diberkati

- Yang Sudah Berlalu

Copyright 2003-2007. Semua materi di situs ini adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries.
E-mail kami untuk mendapatkan izin untuk menggunakan materi di situs ini.
Best viewed with IE6.0 and 1024 by 768 resolution.