|
| Saran & Komentar | updated on 16 April 2012 |
|||||||
|
CahayaPengharapanMinistries Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan |
|||||||
|
|
|||||||
|
Natal - Apakah yang menjadikannya penting?
Gereja mula-mula tidak pernah merayakan ulang tahun Kristus. Catatan pertama tentang perayaan untuk mengenang kelahiran Yesus adalah pada satu abad setelah kematiannya dan itu pun tidak mencantumkan tanggalnya. Gereja Ortodoks Timur percaya Kristus dilahirkan pada 6 Januari dan Gereja Armenia merayakan pada tanggal 19 Januari. Seorang sarjana Alkitab, Frank R. Klassen, menyakini bahwa Kristus dilahirkan pada tanggal 1 April. Teorinya adalah ini menjelaskan asal usul April Mop (April Fools) karena barangsiapa yang memperingati tanggal kelahiran Yesus disebut sebagai orang-orang bodoh (fools). Sejarah memberitahu kita bahwa Kaisar Konstatinlah menetapkan tanggal 25 Desember sebagai ulang tahun Kristus di tahun 336 M. Dan hal ini pun dilakukannya karena tekanan politik. Tanggal itu merupakan perayaan Saturn, ulang tahun bagi dewa Matahari. Perayaan tahunan orang kafir ini selalunya berlangsung selama dua minggu yang melibatkan pesta, persembahan musik, juga saling menukar kado dan libur panjang dari pekerjaan. Kaisar Konstatin yang merupakan Kaisar Kristen yang pertama memilih tanggal 25 Desember dan menggantinya sebagai hari di mana orang banyak bisa menghormati Kristus, Terang dunia dan bukannya ilah-ilah orang kafir yaitu Saturn dan Matahari. Jadi jelaslah bahwa yang penting tentang Natal bukanlah tanggalnya. Kalau demikian, apa yang membuat Natal spesial dan tetap dirayakan oleh orang Kristen di seluruh dunia sekalipun mereka tahu bahwa tanggal 25 Desember bukanlah hari kelahiran Yesus? Bagi kebanyakan orang, Natal itu lebih dari hanya tradisi, materialisme atau alasan untuk berpesta pora. Natal adalah tentang suatu pribadi, yaitu Yesus Kristus. Dan Natal adalah waktu untuk meninggikan dia dan memperingati apa yang telah Yesus Kristus dan Allah Bapa lakukan buat umat manusia. Natal seharusnya suatu kesempatan bagi kita untuk memperingati semangat dari kehidupan Yesus. Biarlah kita perpegang pada semangat yang ada pada Paulus, "Siapa yang berpegang pada suatu hari tertentu, ia melakukannya untuk Tuhan." (Roma 14.6) Jadi jika kita merayakan Natal, kita harusnya merayakannya di dalam cara yang memuliakan Tuhan. Tempatkan Allah dan Kristus-Nya di tempat yang utama, ditinggikan, dimuliakan dan dibesarkan di dalam kehidupan, bukan saja pada hari Natal tapi pada setiap hari. Kado Natal yang paling besar adalah Kristus, "Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan dia Yesus, karena dialah yang akan menyelamatkan umatnya dari dosa-dosa mereka."(Mat 1.21). Kristus adalah karunia yang tak terkatakan seperti yang dikatakan Paulus di 2 Kor. 9.15, "Syukur kepada Allah karena karuniaNya yang terkatakan itu!" Kristus adalah karunia dari Allah yang tak terkatakan buat umat manusia. Pada hari Natal kita memperingati bahwa Allah mengutus anak-Nya untuk menjadi Juruselamat dunia (1 Yoh. 4.14). Di hari kelahiran Yesus kita memperingati bahwa, "Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan (Lord), di kota Daud. Kristus adalah satu-satunya Penyelamat! Tidak ada keselamatan di dalam siapa pun juga selain di dalam Kristus, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan." Pada hari Natal, kita memperingati bahwa kita diselamatkan di dalam nama Yesus. Upah dosa adalah maut, tapi karunia Allah adalah hidup kekal lewat Yesus Kristus, Tuhan kita (Roma 6.23). Pengampunan bagi dosa-dosa kita dan hidup baru yang berkelimpahan, itulah tujuan kelahiran, hidup dan kematian Yesus dan itulah yang menjadikan Natal penting. |
Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.
Artikel: - Apakah berdoa itu suatu beban? - Bagaimana memuliakan Allah di tempat kerja? - Apakah Anda bekerja untuk Allah atau bersamaNya? - Saya suka Kristus Anda. Tapi saya tidak suka dengan orang Kristen Anda - Doa Santo Francis dari Asisi - Bagaimana Anda tidak dapat menjadi Anak Allah - Dipimpin oleh kehendak Allah - Allah bukanlah sebongkah kayu - Kita bukan konsumen. Kita adalah manusia - Allah menanggapi Anda dengan serius - Segenap hati, jiwa, pikiran dan kekuatan kita telah ditebus - Lukisan Last Supper oleh Leonardo Da Vinci - Pesan seorang ateis bagi kita - Semuanya langsung tunduk, kecuali manusia - Sebelum mereka memanggil, Aku sudah menjawabnya. - Billy Graham: Penyesalan dan Himbauannya - Apa yang harusnya menjadi tekad tahun baru orang Kristen? - Natal - Apakah yang menjadikannya penting? - Gereja Eksis bukan untuk Kepentingan Anggotanya - Perbedaan bukan berarti perpecahan - Apakah Anda datang ke gereja sebagai konsumen? - Apakah gereja benar-benar perlu bagi orang Kristen? - Apakah kita kerabatnya Tuhan? - Mengapa seringkali kita menjadi orang bodoh? - Hati yang terarah pada Surga - Bagaimana kita dapat melakukan kehendak Tuhan? - Tuhan, apakah yang harus kuperbuat? - Bagaimana mengenal pengajar dan nabi palsu? - Andai aku dapat menghentikan satu hari merana - Di mana ada kasih, di situlah Allah ada - Ciri orang yang menghayati doa - Bagaimana menangani kekhawatiran? - Memahami Hukum Taurat dalam Terang Roh - Bagaimana Kebenaran Memerdekakan? - Kamu akan Mengetahui Kebenaran - Jangan Kuatir... Kristus Telah Bangkit! - Bagaimana Menjadi Seorang Pembangun Umat? - Waspadalah Terhadap Roh Pasif - Mengapa Kita Berdoa Sebelum Makan? - Apakah Hari Sabat Diciptakan untuk Manusia? - Bagaimana Mengendalikan Amarah Kita - Tujuh Cara untuk Melindungi Pernikahan Anda dari Kejatuhan Moral - Lima Resolusi Tahun Baru untuk Pemimpin Kristen - Mengapa Allah mengizinkan rasa sakit? - Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 2 - Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 1 - Bagaimana Menghindari Daya Tarik yang Fatal? - Apakah Anda Masih Tidur dan Beristirahat? - Bagaimana Memaafkan Orang yang telah Menyakiti Kita - Apakah Anda masih dikagumkan dengan Alkitab? - Kemunduran Agama, Salah Siapa? - Bagaimana Meminta Pemulihanan dari Allah? - Yesus Tidak Takut disalah-pahami - Bagaimana Menangani Keraguan? - Apakah Kita Terlalu Banyak Bicara? - Kita Perlu Memperlambat Pekerjaan Kita - Maut Harus Dialami Setiap Hari - Penderitaan itu Milik Siapa? - Melayani Orang yang Mengalami Krisis Pribadi - Mengapa orang-orang berteriak? - Ahhhh... akhirnya engkau mengerti - Kehidupan Lebih dari Apa yang Tampak - Suatu Kelahiran yang Tidak Diperhatikan - Mentalitas Seorang yang Besar - Pendidikan Tanpa Hikmat Tidak Ada Artinya - Anda Ada Bukan Karena Kebetulan - Perlakukan Orang Lain dengan Baik - Mengapa Orang Kristen Tidak Bertumbuh? - Mengasihi Teman Sekamar Saya, mungkinkah? - Kehidupan Rohani ibarat Maraton - 5 Alat Untuk Pertumbuhan Rohani - Apakah Anda Luput dari Kesalahan? - Apakah Semua yang Meminta akan Mendapatkan? - Apa Resolusi Tahun Baru Anda? - Apa yang Akan Kau Minta dari Tuhan? - "Ayo, kita gereja di Starbuck aje deh!" - Bagaimana Mengetahui Kehendak Tuhan? - Berdiam diri di dalam Tuhan - Sumber Kekuatan Sejati - Cara untuk Mengembangkan Sukacita - Calon Pendeta yang Pasti ditolak Gereja - Dengarkan Tuhan Bukan Diri Kita Sendiri - Dunia Kita yang Penuh Kata-kata - Hanya Ketidak-Sempurnaan yang Tidak Dapat Menolerir Ketidak-Sempurnaan - Hari Ini - Jangan Lupa Paspor dan Tiket Pesawat Anda - Jangan Menilai Buku dari Sampulnya - Kejujuran Tidak Pernah Merugikan - Kekurangan Orang Lain Harus Ditanggung Dalam Kasih - Kerendahan Hati, Benar dan Palsu - Kunci menaati Perintah Tuan Empunya Tuaian - Mukjizat Natal - Kisah-kisah Nyata - Menara Api di tengah Kegelapan Dunia - Mengalahkan Kejahatan dengan Kebaikan, Mungkinkah? - Mengasihi Seperti Diri Sendiri - Menggerakkan Orang Lewat Doa - Natal, Musim untuk Berbuat Baik? - Orang yang Melukai kita Harus Dikasihi dan Disambut sebagai Tangan Tuhan - Pendeta diabaikan di Gerejanya Sendiri - Peraturan Umum Dalam Penggunaan Waktu dan Hidup Kudus - Percakapan antara Orang Kudus dan Filsuf - Peringatan tentang Mendambakan Keberhasilan Spiritual - Salib, Sumber Kegembiraan Kita - Sejauh Manakah Anda Rela Melangkah untuk Tuhan? - Sekilas Hikmat dari Billy Graham - Sensitivitas kepada Teguran adalah Tanda Pasti bahwa kita Membutuhkannya - Setinggi-tingginya Tupai Melompat - Siapa Bilang Tidak Ada Sinterklas? |
|||||
|
Copyright 2003-2012. Semua materi di situs ini
adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries. |
|||||||