|
| Saran & Komentar | updated on 05 March 2010 |
|||||||
|
CahayaPengharapanMinistries Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan |
|||||||
|
|
|||||||
|
Melayani Orang yang Mengalami Krisis Pribadi Rick Warren Kita perlu meningkatkan pelayanan ketika seseorang melewati krisis. Entah itu pergumulan pernikahan, kehilangan pekerjaan, kematian dalam keluarga atau hal lain, Anda dan gereja harus siap memenuhi kebutuhan mereka yang sedang berada di dalam krisis. Ketika krisis datang, sangatlah penting seseorang dari gereja Anda secara pribadi menjangkau mereka. Bagaimana Anda melakukan itu ? Berikut ini ada 6 cara yang sangat penting: 1) Datangi. Jangan hanya mengirim E_Mail. Jangan hanya menulis sebuah kartu. Dan bahkan jangan hanya menelepon. Anda bisa saja melakukan 3 hal itu, tapi itu tidak bisa menjadi keseluruhan yang Anda lakukan. Seseorang dari gereja Anda seharusnya secara pribadi mendatangi ketika seseorang melewati sebuah krisis. Gereja seharusnya melangkah masuk ke dalam kehidupan Anda ketika orang lain menghindar. Anda segera mengetahui perbedaan antara kenalan, persahabatan, dan keluarga gereja Anda sewaktu krisis. 2) Bersama-sama Membagi Penderitaan Mereka. Saya tidak bicara tentang simpati. Orang tidak memerlukan simpati gereja Anda. Di Roma 12:15," Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis !" Itulah yang Anda lakukan. Anda menghabiskan waktu dengan mereka dan berbagi dalam penderitaan mereka. 3) Menawarkan Dukungan Doa. Berdoalah untuk mereka, dan berdoa bersama mereka. Untuk apa Anda berdoa? a. Anda akan meminta Allah untuk menolong orang itu menyadari kehadiran-Nya. Orang yang dalam krisis butuh untuk dapat merasakan bahwa Allah ada bersama mereka. Mereka seringkali merasa bahwa Dia jauh. b. Minta pada Allah agar menolong orang itu menerima anugerah-Nya. Anugerah adalah kuasa untuk melihat krisis yang terjadi. Anugerah menopang Anda. Anugerah adalah energi yang menolong Anda untuk maju terus ketika Anda merasa menyerah. c. Cerminkan apa yang orang itu katakan di dalam doa. Ketika orang itu berkata,"Saya sangat marah dan frustasi," Anda berdoa," Allah, Bob benar-benar mengalami masa yang berat sekarang. Dia bingung dan marah. Dia frustasi." Ketika Anda melakukan hal itu, Anda sedang mengangkat beban mereka. Kadang-kadang orang yang dalam krisis hanya tidak memiliki energi yang cukup untuk berdoa. Jadi, Andalah yang berdoa buat mereka. 4) Tolong Mereka Untuk Menerima Kenyataan. Anda harus menolong orang itu untuk menerima bahwa mereka tidak dapat mengubah masa lalu. Pekerjaan tidak akan kembali pada mereka. Orang yang telah mati tidak akan kembali lagi, Masa lalu tidak dapat diubah. Menerima adalah satu-satunya cara untuk mendapat kedamaian. Tujuan Allah tidak akan pernah berubah karena rasa sakit. Lebih cepat orang itu menerima apa yang telah terjadi, lebih cepat pula Allah dapat bekerja dalam kehidupannya. 5) Kuatkan Iman Mereka. Sebuah krisis menggoncangkan iman. Tetapi Anda membutuhkan iman dan percaya dalam Kristus untuk Anda dapat melaluinya. Arahkan orang itu pada Alkitab yang mengatakan janji-janji Allah yang besar. Firman Allah penuh dengan janji-janji yang menunjukkan kemampuan-Nya dalam menopang kita di masa-masa yang sulit. Tantanglah orang yang dalam krisis itu untuk menghafal semua janji Alkitab itu. Mengapa? Ketika Anda membutuhkan Firman, seringkali Anda tidak mempunyai Alkitab di tangan. Karena itulah, orang yang dalam krisis perlu menyimpan Firman Allah dalam hati mereka. Firman Allah merupakan penangkal kekuatiran. Alkitab berkata," Iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus." (Roma 10:17). Firman Allah membangun iman di masa-masa krisis. 6) Ucapkan Perkataan Pengharapan. Anda harus menjadi pendorong pengharapan, pemberi pengharapan. Berbagilah dengan orang itu. Filipi 1:6 : " Dengan meyakini Dia ini, bahwa Dia yang telah memulai suatu pekerjaan yang baik di antara kamu, Dia akan menyelesaikannya sampai hari Yesus Kristus." (ILT). Allah belumlah selesai. Tantang orang itu memakai pengalamannya - tidak peduli seberapa berat hal itu - untuk bertumbuh. Jangan biarkan orang itu terpaku dan mengizinkan krisis itu menwarnai hidup mereka. Allah mungkin tidak memecahkan situasi itu. Jangan jadikan itu fokus pembicaraan Anda. Sebaliknya, tolonglah orang itu berfokus pada bagaimana menjadi manusia Allah lewat krisis itu. Apakah ada orang di sekitar Anda yang saat ini sedang terluka? Jangan biarkan mereka melewati krisis itu sendirian. Ketika seseorang berada dalam penderitaan, itulah waktunya gereja untuk menjadi gereja. -st |
Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.
Artikel: - Mengapa Kita Berdoa Sebelum Makan? - Apakah Hari Sabat Diciptakan untuk Manusia? - Bagaimana Mengendalikan Amarah Kita - Tujuh Cara untuk Melindungi Pernikahan Anda dari Kejatuhan Moral - Lima Resolusi Tahun Baru untuk Pemimpin Kristen - Mengapa Allah mengizinkan rasa sakit? - Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 2 - Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 1 - Bagaimana Menghindari Daya Tarik yang Fatal? - Apakah Anda Masih Tidur dan Beristirahat? - Bagaimana Memaafkan Orang yang telah Menyakiti Kita - Apakah Anda masih dikagumkan dengan Alkitab? - Kemunduran Agama, Salah Siapa? - Bagaimana Meminta Pemulihanan dari Allah? - Yesus Tidak Takut disalah-pahami - Bagaimana Menangani Keraguan? - Apakah Kita Terlalu Banyak Bicara? - Kita Perlu Memperlambat Pekerjaan Kita - Maut Harus Dialami Setiap Hari - Penderitaan itu Milik Siapa? - Melayani Orang yang Mengalami Krisis Pribadi - Mengapa orang-orang berteriak? - Ahhhh... akhirnya engkau mengerti - Kehidupan Lebih dari Apa yang Tampak - Suatu Kelahiran yang Tidak Diperhatikan - Mentalitas Seorang yang Besar - Pendidikan Tanpa Hikmat Tidak Ada Artinya - Anda Ada Bukan Karena Kebetulan - Perlakukan Orang Lain dengan Baik - Mengapa Orang Kristen Tidak Bertumbuh? - Mengasihi Teman Sekamar Saya, mungkinkah? - Kehidupan Rohani ibarat Maraton - 5 Alat Untuk Pertumbuhan Rohani - Apakah Anda Luput dari Kesalahan? - Apakah Semua yang Meminta akan Mendapatkan? - Apa Resolusi Tahun Baru Anda? - Apa yang Akan Kau Minta dari Tuhan? - "Ayo, kita gereja di Starbuck aje deh!" - Bagaimana Mengetahui Kehendak Tuhan? - Berdiam diri di dalam Tuhan - Sumber Kekuatan Sejati - Cara untuk Mengembangkan Sukacita - Calon Pendeta yang Pasti ditolak Gereja - Dengarkan Tuhan Bukan Diri Kita Sendiri - Dunia Kita yang Penuh Kata-kata - Hanya Ketidak-Sempurnaan yang Tidak Dapat Menolerir Ketidak-Sempurnaan - Hari Ini - Jangan Lupa Paspor dan Tiket Pesawat Anda - Jangan Menilai Buku dari Sampulnya - Kejujuran Tidak Pernah Merugikan - Kekurangan Orang Lain Harus Ditanggung Dalam Kasih - Kerendahan Hati, Benar dan Palsu - Kunci menaati Perintah Tuan Empunya Tuaian - Mukjizat Natal - Kisah-kisah Nyata - Menara Api di tengah Kegelapan Dunia - Mengalahkan Kejahatan dengan Kebaikan, Mungkinkah? - Mengasihi Seperti Diri Sendiri - Menggerakkan Orang Lewat Doa - Natal, Musim untuk Berbuat Baik? - Orang yang Melukai kita Harus Dikasihi dan Disambut sebagai Tangan Tuhan - Pendeta diabaikan di Gerejanya Sendiri - Peraturan Umum Dalam Penggunaan Waktu dan Hidup Kudus - Percakapan antara Orang Kudus dan Filsuf - Peringatan tentang Mendambakan Keberhasilan Spiritual - Salib, Sumber Kegembiraan Kita - Sejauh Manakah Anda Rela Melangkah untuk Tuhan? - Sekilas Hikmat dari Billy Graham - Sensitivitas kepada Teguran adalah Tanda Pasti bahwa kita Membutuhkannya - Setinggi-tingginya Tupai Melompat - Siapa Bilang Tidak Ada Sinterklas? |
|||||
|
Copyright 2003-2007. Semua materi di situs ini
adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries. |
|||||||