| Saran & Komentar | updated on 24 December 2008

Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan

Halaman Utama

| Tempat Pertemuan

 | Tentang Kami

 | Hubungi Kami

 | Dapatkan Buletin Gratis di sini! 

Sumber Damai

Khotbah/PA


Inspirasi

Artikel/Renungan

Kesaksian Hidup


Pelatihan

Discipleship Trainings


Lain-Lain...

Siaran Mandarin Fu Yin Dian Tai

Bible Study (P.A)

Buku-buku Terbitan

Buletin Gratis!

Lagu dan Film

Kunci menaati Perintah Tuan Empunya Tuaian

Oswald Chambers

"Mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu." Matius 9.38

Kunci kepada tugas sukar seorang misionaris ada di dalam tangan Tuhan, dan kunci itu adalah doa, bukan karya (work) - yaitu, bukan karya sebagaimana kata karya lazimnya digunakan hari ini, yang seringkali mengakibatkan fokus dari Tuhan tergeser.

Kunci kepada tugas sukar seorang misionaris bukanlah juga penalaran, atau pengobatan, peradaban, pendidikan atau bahkan penginjilan. Kuncinya ada pada menaati perintah dari Majikan kita - yakni doa.

"Mintalah kepada tuan yang empunya tuaian..."  Di alam lahiriah, doa bukan saja tidak praktis tetapi tidak masuk di akal. Jika dipandang dari sudut nalar, doa itu adalah suatu hal yang bodoh.

Dari perspektif Yesus, tidak ada bangsa-bangsa, yang ada hanya dunia. Berapa di antara kita yang berdoa tanpa mengindahkah orang-orang tetapi hanya memandang pada Yesus Kristus? Dia-lah empunya tuaian yang dihasilkan lewat penderitaan dan pertobatan. Inilah tuaian yang harus kita doakan.

Kita sibuk berbuat itu dan ini padahal begitu banyak orang di sekitar kita yang siap dituai; kita tidak menuai bahkan satu orang tetapi begitu sibuk menyia-yiakan waktu di dalam kegiatan-kegiatan dan program-program yang begitu melelahkan.

Seandainya ada krisis yang menimpa saudara Anda apakah Anda ada di situ untuk menuai bagi Yesus Kristus? Apakah respon Anda adalah, "Oh, tapi aku punya tugas yang khusus yang harus dilaksanakan." Tidak ada orang Kristen yang punya tugas khusus. Seorang Kristen dipanggil untuk menjadi milik Kristus, "seorang hamba tidak lebih besar dari tuannya" (Yoh. 13.16), dan merupakan orang yang tidak mendiktekan kepada Yesus Kristus apa yang ia ingin lakukan.

Tuhan kita tidak memanggil kita untuk pekerjaan yang khusus - Ia memanggil kita kepada Diri-Nya. "Mintalah kepada tuan empunya tuaian," dan Ia akan merencanakan bagaimana untuk mengutus Anda sebagai pekerja-Nya.

[Download]


Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.

Standard
Besar
Terbesar

Artikel:

- Suatu Kelahiran yang Tidak Diperhatikan

- Mentalitas Seorang yang Besar

- Pendidikan Tanpa Hikmat Tidak Ada Artinya

- Menanti Hari Itu

- Yesus dan Agama Lain

- Anda Ada Bukan Karena Kebetulan

- Takut akan Tuhan

- Celana Basah

- Perlakukan Orang Lain dengan Baik

- Kualitas Seorang Pemimpin

- Mengapa Orang Kristen Tidak Bertumbuh?

- Mengasihi Teman Sekamar Saya, mungkinkah?

- Hikmat Secangkir Kopi Panas

- Kehidupan Rohani ibarat Maraton

- Push-Up dan Donut

- 5 Alat Untuk Pertumbuhan Rohani

- 5 Roti dan 2 Ikan

- Adakah Hari Esok Bagimu?

- Apa artinya Natal?

- Apakah Anda Luput dari Kesalahan?

- Apakah Semua yang Meminta akan Mendapatkan?

- Apa Resolusi Tahun Baru Anda?

- Apa yang Akan Kau Minta dari Tuhan?

- "Ayo, kita gereja di Starbuck aje deh!"

- Bagaimana Mengetahui Kehendak Tuhan?

- Berdiam diri di dalam Tuhan - Sumber Kekuatan Sejati

- Cara untuk Mengembangkan Sukacita

- Calon Pendeta yang Pasti ditolak Gereja

- Dampak Pengampunan

- Dengarkan Tuhan Bukan Diri Kita Sendiri

- Di Manakah Tuhan?

- Doa Seorang Nabi Kecil

- Dunia Kita yang Penuh Kata-kata

- Empat Istri

- Hanya Ketidak-Sempurnaan yang Tidak Dapat Menolerir Ketidak-Sempurnaan

- Hari Ini

- Jangan Lupa Paspor dan Tiket Pesawat Anda

- Jangan Menilai Buku dari Sampulnya

- Janganlah Kamu Menghakimi

- Kebaikan dan Kebesaran

- Keheningan

- Ketidak-percayaan Kita

- Kita Tidak Cukup Rendah

- Lepaskan Dulu

- Takut akan Maut

- Kapan Malam Berakhir?

- Kejujuran Tidak Pernah Merugikan

- Kekurangan Orang Lain Harus Ditanggung Dalam Kasih

- Kerendahan Hati, Benar dan Palsu

- Kunci menaati Perintah Tuan Empunya Tuaian

- Mukjizat Natal - Kisah-kisah Nyata

- Menara Api di tengah Kegelapan Dunia

- Mengalahkan Kejahatan dengan Kebaikan, Mungkinkah?

- Mengasihi Seperti Diri Sendiri

- Menggerakkan Orang Lewat Doa

- Natal, Musim untuk Berbuat Baik?

- Nilai sebuah Kehidupan

- Orang yang Melukai kita Harus Dikasihi dan Disambut sebagai Tangan Tuhan

- Pendeta diabaikan di Gerejanya Sendiri

- Pengaruh Kristus

- Pengkhotbah yang Populer

- Pentingnya Pergumulan

- Pentingnya Sikap

- Peraturan Umum Dalam Penggunaan Waktu dan Hidup Kudus

- Percakapan antara Orang Kudus dan Filsuf

- Peringatan tentang Mendambakan Keberhasilan Spiritual

- Persahabatan dengan 'Musuh'

- Praktik lawan Ucapan

- Rangkulan Seorang Bayi

- Resiko seorang Hamba Tuhan

- Salib dan Si Aku

- Salib, Sumber Kegembiraan Kita

- Satu Kisah Cinta

- Sejauh Manakah Anda Rela Melangkah untuk Tuhan?

- Sekilas Hikmat dari Billy Graham

- Sensitivitas kepada Teguran adalah Tanda Pasti bahwa kita Membutuhkannya

- Sesungguhnya Buta

- Setinggi-tingginya Tupai Melompat

- Siapa Bilang Tidak Ada Sinterklas?

- Tidak semua hal dapat dilihat dengan mata

- Tujuan Ciptaan Baru

- Warisan Pengampunan

- Yang Paling Diberkati

- Yang Sudah Berlalu

Copyright 2003-2007. Semua materi di situs ini adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries.
E-mail kami untuk mendapatkan izin untuk menggunakan materi di situs ini.
Best viewed with IE6.0 and 1024 by 768 resolution.