|
| Saran & Komentar | updated on 24 December 2008 |
|||||||
|
CahayaPengharapanMinistries Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan |
|||||||
|
|
|||||||
|
Ketidak-percayaan Kita Oleh Oswald Chambers "...Janganlah khawatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah khawatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?" - Matius 6.25 Yesus menyimpulkan sikap berhati-hati yang wajar di dalam kehidupan seorang murid sebagai ketidak-percayaan. Jika kita sudah menerima Roh Allah, Roh itu akan menerobos masuk ke dalam hidup kita, seolah-olah menanyakan, "Sekarang, di manakah Aku dalam hubungan ini, apakah di dalam perjalanan wisata yang sedang engkau rencanakan, ataukah di dalam buku-buku yang hendak engkau baca ini?" Dan Dia akan selalu menekankan kepada pokok itu agar kita belajar untuk menjadikan Dia sebagai bahan pertimbangan kita yang utama. Setiap kali kita menempatkan hal lain sebagai hal yang lebih utama, maka akan terjadi kekacauan dan kebingungan. "...Janganlah khawatir akan hidupmu..." Janganlah menaikkan beban yang menopang hidup Anda ke atas pundak Anda sendiri. Kekhawatiran itu bukan saja salah tetapi sebenarnya adalah suatu bentuk ketidak-percayaan; merasa khawatir artinya kita tidak percaya bahwa Allah akan memperhatikan hal-hal praktis dalam kehidupan yang membuat kita khawatir. Apakah yang dikatakan oleh Yesus sebagai hal yang akan menghimpit mati firman yang telah Ia taburkan di dalam kita? Apakah si Jahat? Bukan - "kekhawatiran dunia" (Matius 13.22). Yang selalu menimbulkan masalah adalah kekhawatiran-kekhawatiran kita yang sepele. Kita berkata, "Aku tidak akan percaya bila aku tidak melihat" - di situlah awal dari ketidak-percayaan. Satu-satunya obat penawar bagi ketidak-percayaan adalah ketaatan kepada Roh. Perkataan Yesus yang paling besar(greatest) kepada murid-Nya adalah "penyerahan" (abandonment). (Renungan di atas dikutip dari "My Utmost for His Highest" oleh Oswald Chambers) |
Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.
Artikel: - Suatu Kelahiran yang Tidak Diperhatikan - Mentalitas Seorang yang Besar - Pendidikan Tanpa Hikmat Tidak Ada Artinya - Anda Ada Bukan Karena Kebetulan - Perlakukan Orang Lain dengan Baik - Mengapa Orang Kristen Tidak Bertumbuh? - Mengasihi Teman Sekamar Saya, mungkinkah? - Kehidupan Rohani ibarat Maraton - 5 Alat Untuk Pertumbuhan Rohani - Apakah Anda Luput dari Kesalahan? - Apakah Semua yang Meminta akan Mendapatkan? - Apa Resolusi Tahun Baru Anda? - Apa yang Akan Kau Minta dari Tuhan? - "Ayo, kita gereja di Starbuck aje deh!" - Bagaimana Mengetahui Kehendak Tuhan? - Berdiam diri di dalam Tuhan - Sumber Kekuatan Sejati - Cara untuk Mengembangkan Sukacita - Calon Pendeta yang Pasti ditolak Gereja - Dengarkan Tuhan Bukan Diri Kita Sendiri - Dunia Kita yang Penuh Kata-kata - Hanya Ketidak-Sempurnaan yang Tidak Dapat Menolerir Ketidak-Sempurnaan - Hari Ini - Jangan Lupa Paspor dan Tiket Pesawat Anda - Jangan Menilai Buku dari Sampulnya - Kejujuran Tidak Pernah Merugikan - Kekurangan Orang Lain Harus Ditanggung Dalam Kasih - Kerendahan Hati, Benar dan Palsu - Kunci menaati Perintah Tuan Empunya Tuaian - Mukjizat Natal - Kisah-kisah Nyata - Menara Api di tengah Kegelapan Dunia - Mengalahkan Kejahatan dengan Kebaikan, Mungkinkah? - Mengasihi Seperti Diri Sendiri - Menggerakkan Orang Lewat Doa - Natal, Musim untuk Berbuat Baik? - Orang yang Melukai kita Harus Dikasihi dan Disambut sebagai Tangan Tuhan - Pendeta diabaikan di Gerejanya Sendiri - Peraturan Umum Dalam Penggunaan Waktu dan Hidup Kudus - Percakapan antara Orang Kudus dan Filsuf - Peringatan tentang Mendambakan Keberhasilan Spiritual - Salib, Sumber Kegembiraan Kita - Sejauh Manakah Anda Rela Melangkah untuk Tuhan? - Sekilas Hikmat dari Billy Graham - Sensitivitas kepada Teguran adalah Tanda Pasti bahwa kita Membutuhkannya - Setinggi-tingginya Tupai Melompat - Siapa Bilang Tidak Ada Sinterklas? |
|||||
|
Copyright 2003-2007. Semua materi di situs ini
adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries. |
|||||||