| Saran & Komentar | updated on 30 August 2010

Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan

Halaman Utama

  |  Tentang Kami

  |  Hubungi Kami

  |  Izin Pemakaian Materi 

  |  Dapatkan Buletin Gratis di sini! 

Sumber Damai

Khotbah/PA


Inspirasi

Artikel/Renungan

Kesaksian Hidup


Pelatihan

Discipleship Trainings


Lain-Lain...

Siaran Mandarin Fu Yin Dian Tai

Bible Study (P.A)

Buku-buku Terbitan

Buletin Gratis!

Lagu dan Film

Kehidupan Lebih dari Apa yang Tampak

 

Beberapa abad yang lalu, di desa yang miskin di Cina, tinggallah seorang petani dengan anak laki-lakinya.  Harta yang dimiliki mereka selain dari tanah dan gubuk kecil, adalah seekor kuda yang diwariskan oleh ayahnya.

Suatu hari, kudanya lari meninggalkan petani itu yang sekarang tidak memiliki hewan untuk bekerja di ladangnya. Para tetangganya yang menghormati dia karena kejujuran dan kerajinannya pergi ke rumahnya untuk menghibur petani itu atas kehilangannya. Dia berterima kasih atas kunjungan tetangganya dan bertanya: "Bagaimana Anda tahu bahwa apa yang terjadi ini adalan kesialan dalam hidup-ku?" Seseorang bergumam kepada temannya, "Kelihatannya dia tidak mau menghadapi kenyataan, tapi biarlah dia berpikir sesuai kenginginannya, itu lebih baik daripada sedih memikirkan hal ini." Dan para tetangga pergi dengan berpura-pura setuju dengan apa yang dikatakan petani itu.

Seminggu kemudian, kuda itu kembali ke kandangnya, tetapi dia tidak datang sendiri; dia membawa seekor kuda betina yang cantik untuk menemaninya. Para penduduk di desa itu sangat terkejut ketika mendengar berita tersebut, maka pada saat itu mereka mulai mengerti jawaban dari petani tersebut, maka mereka kembali ke rumah petani itu tersebut untuk menyelamati dia atas keberuntungannya.

"Sekarang Anda bukan hanya memiliki satu ekor kuda saja melainkan dua. Selamat!" Kata mereka.

"Terima kasih banyak atas kedatangan dan solidaritas kalian," jawab petani tersebut. "Tetapi bagaimana kalian tahu bahwa apa yang terjadi ini adalah berkat bagi hidup saya?"

Para tetangga mulai agak tersinggung dan mengira bahwa petani itu sudah mulai gila dan ketika mereka pergi, mereka berkata, "Apakah petani itu tidak sadar bahwa kuda itu adalah hadiah dari Tuhan?"

Sebulan kemudian,  anak lelaki dari petani tersebut memutuskan untuk menunggang kuda betina itu. Tetapi hewan tersebut melompat dengan liarnya dan melempar anak lelaki itu, anak itu jatuh dan mematahkan kakinya.

Para tetangga kembali ke rumah petani tersebut, membawa  hadiah-hadiah untuk anak lelaki yang terluka.  Kepala desa itu menyampaikan rasa berdukanya kepada ayahnya, dan berkata bagaimana sedihnya mereka melihat apa yang telah terjadi. Petani itu berterima kasih atas kedatangan dan kebaikkan mereka, tetapi dia bertanya, "Bagaimana Anda tahu apa yang telah terjadi adalah suatu kesialan pada kehidupan saya?"

Kata-kata ini telah membuat semua orang terkejut, karena mereka semua yakin bahwa apa yang terjadi pada anak petani itu adalah sebuah tragedi.  Pada saat mereka meninggalkan rumah petani tersebut, mereka berkata satu kepada yang lainnya, "Sekarang dia benar-benar sudah gila; anak lelaki satu-satunya mungkin akan selamanya menjadi cacat, dan dia masih tidak yakin bahwa kejadian ini adalah sebuah kesialan atau tidak!"

Beberapa bulan kemudian, Jepang mengumumkan perang kepada Cina. Utusan raja pergi ke desa-desa untuk mencari pria muda yang sehat untuk dikirim ke medan perang. Ketika mereka sampai ke desa tersebut, mereka mendaftar semua pria muda di desa tersebut, kecuali anak lelaki petani itu, yang kakinya masih belum pulih.

Tidak ada satupun pria muda yang pergi ke medan perang itu kembali dengan selamat. Anak petani tersebut telah sembuh dan dua kuda itu melahirkan kuda-kuda yang dapat dijual dengan harga yang baik. Petani tersebut pergi ke rumah para tetangganya untuk menghibur dan membantu mereka, karena mereka telah menunjukkan solidaritasnya kepada petani tersebut. Ketika mereka mengeluh,  petani tersebut berkata, "Bagaimana Anda tahu bahwa apa yang telah terjadi adalah suatu kesialan?"

Apabila ada orang yang terlalu bahagia mengenai sesuatu, dia akan bertanya, "Bagaimana Anda tahu bahwa apa yang telah terjadi adalah suatu berkat?"

Kemudian para orang di desa itu mulai mengerti bahwa kehidupan itu memiliki suatu arti yang melebihi dari apa yang tampak.

-a.h

[Download]


Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.

Standard
Besar
Terbesar

Artikel:

- Doa Seorang Anak

- Andai aku dapat menghentikan satu hari merana

- Di mana ada kasih, di situlah Allah ada

- Anggaplah hari itu sia-sia

- Tidak Berarti di Mata Dunia

- Ciri orang yang menghayati doa

- Bagaimana menangani kekhawatiran?

- Rahasia Doa

- Memahami Hukum Taurat dalam Terang Roh

- Bagaimana Kebenaran Memerdekakan?

- Kamu akan Mengetahui Kebenaran

- Jangan Kuatir... Kristus Telah Bangkit!

- Bagaimana Menjadi Seorang Pembangun Umat?

- Waspadalah Terhadap Roh Pasif

- Mengapa Kita Berdoa Sebelum Makan?

- Apakah Hari Sabat Diciptakan untuk Manusia?

- Orang-orang Kristen itu

- Bagaimana Mengendalikan Amarah Kita

- Tujuh Cara untuk Melindungi Pernikahan Anda dari Kejatuhan Moral

- Lima Resolusi Tahun Baru untuk Pemimpin Kristen

- Dalam memberi kita menerima

- Mengapa Allah mengizinkan rasa sakit?

- Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 2

- Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 1

- Bagaimana Menghindari Daya Tarik yang Fatal?

- Apakah Anda Masih Tidur dan Beristirahat?

- Bagaimana Memaafkan Orang yang telah Menyakiti Kita

- Cara Yesus Menyembuhkan

- Bagaimana Menangani Amarah?

- Apakah Anda masih dikagumkan dengan Alkitab?

- Kemunduran Agama, Salah Siapa?

- Bagaimana Meminta Pemulihanan dari Allah?

- Yesus Tidak Takut disalah-pahami

- Bagaimana Menangani Keraguan?

- Apakah Kita Terlalu Banyak Bicara?

- Kita Perlu Memperlambat Pekerjaan Kita

- Maut Harus Dialami Setiap Hari

- Penderitaan itu Milik Siapa?

- Melayani Orang yang Mengalami Krisis Pribadi

- Cara Tuhan Bekerja

- Logika yang Sederhana

- Mengapa orang-orang berteriak?

- Paskah: Pengadilan Yesus

- Ahhhh... akhirnya engkau mengerti

- Rencana Sempurna dari Iblis

- Bila aku adalah Iblis

- Ingat Bebek Itu

- Apakah Gubuk-mu Terbakar?

- Kehidupan Lebih dari Apa yang Tampak

- Potret Seorang Anak

- Yesus Seorang Pecundang

- Suatu Kelahiran yang Tidak Diperhatikan

- Mentalitas Seorang yang Besar

- Pendidikan Tanpa Hikmat Tidak Ada Artinya

- Menanti Hari Itu

- Yesus dan Agama Lain

- Anda Ada Bukan Karena Kebetulan

- Takut akan Tuhan

- Celana Basah

- Perlakukan Orang Lain dengan Baik

- Kualitas Seorang Pemimpin

- Mengapa Orang Kristen Tidak Bertumbuh?

- Mengasihi Teman Sekamar Saya, mungkinkah?

- Hikmat Secangkir Kopi Panas

- Kehidupan Rohani ibarat Maraton

- Push-Up dan Donut

- 5 Alat Untuk Pertumbuhan Rohani

- 5 Roti dan 2 Ikan

- Adakah Hari Esok Bagimu?

- Apa artinya Natal?

- Apakah Anda Luput dari Kesalahan?

- Apakah Semua yang Meminta akan Mendapatkan?

- Apa Resolusi Tahun Baru Anda?

- Apa yang Akan Kau Minta dari Tuhan?

- "Ayo, kita gereja di Starbuck aje deh!"

- Bagaimana Mengetahui Kehendak Tuhan?

- Berdiam diri di dalam Tuhan - Sumber Kekuatan Sejati

- Cara untuk Mengembangkan Sukacita

- Calon Pendeta yang Pasti ditolak Gereja

- Dampak Pengampunan

- Dengarkan Tuhan Bukan Diri Kita Sendiri

- Di Manakah Tuhan?

- Doa Seorang Nabi Kecil

- Dunia Kita yang Penuh Kata-kata

- Empat Istri

- Hanya Ketidak-Sempurnaan yang Tidak Dapat Menolerir Ketidak-Sempurnaan

- Hari Ini

- Jangan Lupa Paspor dan Tiket Pesawat Anda

- Jangan Menilai Buku dari Sampulnya

- Janganlah Kamu Menghakimi

- Kebaikan dan Kebesaran

- Keheningan

- Ketidak-percayaan Kita

- Kita Tidak Cukup Rendah

- Lepaskan Dulu

- Takut akan Maut

- Kapan Malam Berakhir?

- Kejujuran Tidak Pernah Merugikan

- Kekurangan Orang Lain Harus Ditanggung Dalam Kasih

- Kerendahan Hati, Benar dan Palsu

- Kunci menaati Perintah Tuan Empunya Tuaian

- Mukjizat Natal - Kisah-kisah Nyata

- Menara Api di tengah Kegelapan Dunia

- Mengalahkan Kejahatan dengan Kebaikan, Mungkinkah?

- Mengasihi Seperti Diri Sendiri

- Menggerakkan Orang Lewat Doa

- Natal, Musim untuk Berbuat Baik?

- Nilai sebuah Kehidupan

- Orang yang Melukai kita Harus Dikasihi dan Disambut sebagai Tangan Tuhan

- Pendeta diabaikan di Gerejanya Sendiri

- Pengaruh Kristus

- Pengkhotbah yang Populer

- Pentingnya Pergumulan

- Pentingnya Sikap

- Peraturan Umum Dalam Penggunaan Waktu dan Hidup Kudus

- Percakapan antara Orang Kudus dan Filsuf

- Peringatan tentang Mendambakan Keberhasilan Spiritual

- Persahabatan dengan 'Musuh'

- Praktik lawan Ucapan

- Rangkulan Seorang Bayi

- Resiko seorang Hamba Tuhan

- Salib dan Si Aku

- Salib, Sumber Kegembiraan Kita

- Satu Kisah Cinta

- Sejauh Manakah Anda Rela Melangkah untuk Tuhan?

- Sekilas Hikmat dari Billy Graham

- Sensitivitas kepada Teguran adalah Tanda Pasti bahwa kita Membutuhkannya

- Sesungguhnya Buta

- Setinggi-tingginya Tupai Melompat

- Siapa Bilang Tidak Ada Sinterklas?

- Tidak semua hal dapat dilihat dengan mata

- Tujuan Ciptaan Baru

- Warisan Pengampunan

- Yang Paling Diberkati

- Yang Sudah Berlalu

Copyright 2003-2007. Semua materi di situs ini adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries.
E-mail kami untuk mendapatkan izin untuk menggunakan materi di situs ini.
Best viewed with IE6.0 and 1024 by 768 resolution.