|
| Saran & Komentar | updated on 16 April 2012 |
|||||||
|
CahayaPengharapanMinistries Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan |
|||||||
|
|
|||||||
|
Kebangkitan Yesus CPM
Kita diselamatkan bukan semata-mata oleh kematian Yesus; kematian Yesus memperdamaikan kita. Tapi kita diselamatkan lebih lebih lagi oleh hidup kebangkitan Yesus. Dengan kata lain, kita diselamatkan oleh kebangkitannya. Ini berarti kematian Yesus memperdamaikan kita dengan Allah dan hidup kebangkitannya (resurrected life) yang menyelamatkan kita. Bukan saja kematian Yesus penting bagi keselamatan kita tapi lebih-lebih lagi kebangkitannya. Sekalipun banyak orang yang tidak mau menerima kebenaran akan kebangkitan Yesus, namun bukti-bukti yang ada membuat peristiwa ini sulit disangkal. Frank Morrison adalah seorang pengacara yang bertumbuh di dalam lingkungan yang rasionalistik. Bagi dia, kebangkitan adalah suatu khayalan belaka. Dia mengambil waktu tiga tahun untuk mempelajari semua fakta yang ada untuk membuktikan bahwa kisah kebangkitan itu adalah suatu mitos. Namun setelah mempelajari fakta-faktanya, di malah tiba pada kesimpulan yang berbeda. Bukti-bukti yang ditemukan membuatnya terpaksa menyimpulkan bahwa Yesus benar-benar bangkit dari kematian. Morrison lalu menulis buku, "Who Moved the Stone" (Siapa yang memindahkan batu itu?). Terdapat banyak buku yang menuliskan tentang subyek ini termasuk, "Evidence that Demands a Verdict" (Bukti yang menuntut suatu keputusan) oleh Josh Mc Dowell. Kita tahu bahwa setelah Yesus disalibkan, orang Yahudi maupun Romawi mengambil langkah berjaga-jaga untuk memastikan agar Yesus tetap mati dan tinggal di dalam kuburan. Mereka menyegel tempat itu, menempatkan batu yang besar di pintu tempat Yesus dikuburkan dan mensiagakan prajurit Romawi untuk menjaga kuburan itu. Namun segelnya dibuka, batu disingkirkan dan para prajurit yang sedang menjaganya tidak tahu apa yang terjadi. Beberapa bukti sederhana.
Banyak dokumen historis yang ditulis di waktu itu mencatat peristiwa kebangkitan. Dokumen Pliny, Tacitus, Suetonius, Samaritan dan Thallus, semuanya ada referensi tentang Yesus. Josephus, sejarahwan tersohor Yahudi yang hidup di zaman itu menulis tentang penyaliban dan kebangkitan Yesus. Kesahihan peristiwa ini tidak dapat dipungkiri. Di atas segalanya, bukti yang paling kuat adalah kuasa kebangkitan Allah yang membangkitkan Yesus itu dapat kita alami hari ini. Kita tahu pasti bahwa kuasa kebangkitan Allah itu ada dan nyata karena kita mengalaminya, kita mati di dalam dosa dan pelanggaran; namun saat kita bertobat dan memberikan diri kepada Allah, kita sudah dibangkitkan dari kematian rohani; pengalaman kebangkitan rohani inilah yang merupakan bukti yang paling nyata akan kuasa kebangkitan Allah yang masih berlaku sampai ke hari ini. Karena kita sudah mengalami kebangkitan spiritual itu maka kerana itu, kita menyakini bahwa kita juga akan dibangkitkan secara jasmani di waktu yang akan datang. Kuasa kebangkitan Allah yang sama akan membangkitkan kita secara jasmani di waktu yang akan datang. Yesus Kristus adalah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati (Kol. 1.18). Kuasa Allah telah membangkitkan Tuhan Yesus dan Tuhan sekarang berada di samping Allah. Itulah alasan mengapa kita merayakan Paskah! -as |
Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.
Artikel: - Apakah berdoa itu suatu beban? - Bagaimana memuliakan Allah di tempat kerja? - Apakah Anda bekerja untuk Allah atau bersamaNya? - Saya suka Kristus Anda. Tapi saya tidak suka dengan orang Kristen Anda - Doa Santo Francis dari Asisi - Bagaimana Anda tidak dapat menjadi Anak Allah - Dipimpin oleh kehendak Allah - Allah bukanlah sebongkah kayu - Kita bukan konsumen. Kita adalah manusia - Allah menanggapi Anda dengan serius - Segenap hati, jiwa, pikiran dan kekuatan kita telah ditebus - Lukisan Last Supper oleh Leonardo Da Vinci - Pesan seorang ateis bagi kita - Semuanya langsung tunduk, kecuali manusia - Sebelum mereka memanggil, Aku sudah menjawabnya. - Billy Graham: Penyesalan dan Himbauannya - Apa yang harusnya menjadi tekad tahun baru orang Kristen? - Natal - Apakah yang menjadikannya penting? - Gereja Eksis bukan untuk Kepentingan Anggotanya - Perbedaan bukan berarti perpecahan - Apakah Anda datang ke gereja sebagai konsumen? - Apakah gereja benar-benar perlu bagi orang Kristen? - Apakah kita kerabatnya Tuhan? - Mengapa seringkali kita menjadi orang bodoh? - Hati yang terarah pada Surga - Bagaimana kita dapat melakukan kehendak Tuhan? - Tuhan, apakah yang harus kuperbuat? - Bagaimana mengenal pengajar dan nabi palsu? - Andai aku dapat menghentikan satu hari merana - Di mana ada kasih, di situlah Allah ada - Ciri orang yang menghayati doa - Bagaimana menangani kekhawatiran? - Memahami Hukum Taurat dalam Terang Roh - Bagaimana Kebenaran Memerdekakan? - Kamu akan Mengetahui Kebenaran - Jangan Kuatir... Kristus Telah Bangkit! - Bagaimana Menjadi Seorang Pembangun Umat? - Waspadalah Terhadap Roh Pasif - Mengapa Kita Berdoa Sebelum Makan? - Apakah Hari Sabat Diciptakan untuk Manusia? - Bagaimana Mengendalikan Amarah Kita - Tujuh Cara untuk Melindungi Pernikahan Anda dari Kejatuhan Moral - Lima Resolusi Tahun Baru untuk Pemimpin Kristen - Mengapa Allah mengizinkan rasa sakit? - Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 2 - Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 1 - Bagaimana Menghindari Daya Tarik yang Fatal? - Apakah Anda Masih Tidur dan Beristirahat? - Bagaimana Memaafkan Orang yang telah Menyakiti Kita - Apakah Anda masih dikagumkan dengan Alkitab? - Kemunduran Agama, Salah Siapa? - Bagaimana Meminta Pemulihanan dari Allah? - Yesus Tidak Takut disalah-pahami - Bagaimana Menangani Keraguan? - Apakah Kita Terlalu Banyak Bicara? - Kita Perlu Memperlambat Pekerjaan Kita - Maut Harus Dialami Setiap Hari - Penderitaan itu Milik Siapa? - Melayani Orang yang Mengalami Krisis Pribadi - Mengapa orang-orang berteriak? - Ahhhh... akhirnya engkau mengerti - Kehidupan Lebih dari Apa yang Tampak - Suatu Kelahiran yang Tidak Diperhatikan - Mentalitas Seorang yang Besar - Pendidikan Tanpa Hikmat Tidak Ada Artinya - Anda Ada Bukan Karena Kebetulan - Perlakukan Orang Lain dengan Baik - Mengapa Orang Kristen Tidak Bertumbuh? - Mengasihi Teman Sekamar Saya, mungkinkah? - Kehidupan Rohani ibarat Maraton - 5 Alat Untuk Pertumbuhan Rohani - Apakah Anda Luput dari Kesalahan? - Apakah Semua yang Meminta akan Mendapatkan? - Apa Resolusi Tahun Baru Anda? - Apa yang Akan Kau Minta dari Tuhan? - "Ayo, kita gereja di Starbuck aje deh!" - Bagaimana Mengetahui Kehendak Tuhan? - Berdiam diri di dalam Tuhan - Sumber Kekuatan Sejati - Cara untuk Mengembangkan Sukacita - Calon Pendeta yang Pasti ditolak Gereja - Dengarkan Tuhan Bukan Diri Kita Sendiri - Dunia Kita yang Penuh Kata-kata - Hanya Ketidak-Sempurnaan yang Tidak Dapat Menolerir Ketidak-Sempurnaan - Hari Ini - Jangan Lupa Paspor dan Tiket Pesawat Anda - Jangan Menilai Buku dari Sampulnya - Kejujuran Tidak Pernah Merugikan - Kekurangan Orang Lain Harus Ditanggung Dalam Kasih - Kerendahan Hati, Benar dan Palsu - Kunci menaati Perintah Tuan Empunya Tuaian - Mukjizat Natal - Kisah-kisah Nyata - Menara Api di tengah Kegelapan Dunia - Mengalahkan Kejahatan dengan Kebaikan, Mungkinkah? - Mengasihi Seperti Diri Sendiri - Menggerakkan Orang Lewat Doa - Natal, Musim untuk Berbuat Baik? - Orang yang Melukai kita Harus Dikasihi dan Disambut sebagai Tangan Tuhan - Pendeta diabaikan di Gerejanya Sendiri - Peraturan Umum Dalam Penggunaan Waktu dan Hidup Kudus - Percakapan antara Orang Kudus dan Filsuf - Peringatan tentang Mendambakan Keberhasilan Spiritual - Salib, Sumber Kegembiraan Kita - Sejauh Manakah Anda Rela Melangkah untuk Tuhan? - Sekilas Hikmat dari Billy Graham - Sensitivitas kepada Teguran adalah Tanda Pasti bahwa kita Membutuhkannya - Setinggi-tingginya Tupai Melompat - Siapa Bilang Tidak Ada Sinterklas? |
|||||
|
Copyright 2003-2012. Semua materi di situs ini
adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries. |
|||||||