|
| Saran & Komentar | updated on 30 August 2010 |
|||||||
|
CahayaPengharapanMinistries Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan |
|||||||
|
|
|||||||
|
Jangan Lupa Paspor dan Tiket Pesawat Anda Oleh Wang Jian Xuan "Hidup ini hanya sementara", kalimat ini sedikitpun tidak salah. Berapapun panjangnya umur manusia, akhirnya ia akan tetap meninggalkan dunia ini. Kebanyakan manusia hidup di dunia ini hanya selama 70-80 tahun. Kenyataan ini membuat hidup manusia tidaklah begitu berbeda dengan jalan-jalan ke Amerika selama 7-8 hari. Setelah tamasya berakhir, semua akan naik pesawat untuk pulang ke rumah. Demikian halnya Tuhan membiarkan kita bertamasya di dunia ini selama kira-kira 70-80 tahun kemudian kita pun akan pulang kembali ke rumah BAPA, yaitu surga. Surga itu indah tiada bandingnya, sedangkan dunia ini penuh dengan sengsara. Rumah Bapa sungguh sangat indah. Percayakah ANDA? Apabila Anda percaya, Anda adalah orang yang berbahagia karena Anda telah menang di atas alam maut. Jikalau pada suatu hari dokter berkata kepada Anda bahwa Anda menderita tumor ganas dan hanya akan mati tidak lama lagi. Anda tidak akan merasa kaget dan takut, tetapi Anda dapat dengan santai dan gembira berkata, "Terima kasih karena telah memberitahukan hal ini. Saya dapat segera kembali ke rumah Bapa dan meninggalkan dunia yang fana ini". Pada saat saudara atau teman kita meninggal, kita juga tidak perlu terlalu berduka, karena kita tahu kita masih akan dapat bertemu dengan mereka di rumah Bapa. Berbicara mengenai tamasya ke luar negeri, hampir setiap tahun di liburan musim semi saya bersama istri pergi berkeliling dunia. Pada saat pergi keluar negeri, hal yang paling penting adalah JANGAN LUPA AKAN PASPOR DAN TIKET PESAWAT ANDA. Tetapi ada juga orang yang terlalu ceroboh, yakni pada saat akan kembali pulang baru kemudian menyadari bahwa paspor dan tiketnya telah hilang, sehingga dia tidak bisa ikut bersama rombongan untuk pulang. Saudara-saudara, pada hari dimana kita pulang ke rumah Bapa kita juga memerlukan paspor dan tiket. Kalau tidak maka kita tidak akan dapat masuk ke dalam rumah Bapa. Yesus Kristus berkata, "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui AKU." Inilah tiket dan Paspor kita. Apa maksudnya "Melalui YESUS"? Jadi percaya dan tunduk sepenuhnya kepada YESUS KRISTUS sebagai Tuan dan Penguasa atas kehidupan kita adalah paspor dan tiket kita untuk masuk ke dalam surga. Pada saat kita meninggalkan dunia, segala harta benda kekayaan tidak dapat kita bawa. Tetapi seringkali demi barang-barang yang tidak dapat dibawa itu, kita menghabiskan begitu banyak tenaga dan pikiran, namun demi hidup yang kekal, yaitu 'paspor dan tiket kita untuk pulang', kita sama sekali tidak peduli. Kalau dipikirkan sangatlah tidak bijaksana. Saya berharap kita semua menjadi orang yang bijaksana, yang tidak akan pernah lupa akan paspor dan tiket untuk pulang ke rumah Bapa. |
Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.
Artikel: - Andai aku dapat menghentikan satu hari merana - Di mana ada kasih, di situlah Allah ada - Ciri orang yang menghayati doa - Bagaimana menangani kekhawatiran? - Memahami Hukum Taurat dalam Terang Roh - Bagaimana Kebenaran Memerdekakan? - Kamu akan Mengetahui Kebenaran - Jangan Kuatir... Kristus Telah Bangkit! - Bagaimana Menjadi Seorang Pembangun Umat? - Waspadalah Terhadap Roh Pasif - Mengapa Kita Berdoa Sebelum Makan? - Apakah Hari Sabat Diciptakan untuk Manusia? - Bagaimana Mengendalikan Amarah Kita - Tujuh Cara untuk Melindungi Pernikahan Anda dari Kejatuhan Moral - Lima Resolusi Tahun Baru untuk Pemimpin Kristen - Mengapa Allah mengizinkan rasa sakit? - Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 2 - Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 1 - Bagaimana Menghindari Daya Tarik yang Fatal? - Apakah Anda Masih Tidur dan Beristirahat? - Bagaimana Memaafkan Orang yang telah Menyakiti Kita - Apakah Anda masih dikagumkan dengan Alkitab? - Kemunduran Agama, Salah Siapa? - Bagaimana Meminta Pemulihanan dari Allah? - Yesus Tidak Takut disalah-pahami - Bagaimana Menangani Keraguan? - Apakah Kita Terlalu Banyak Bicara? - Kita Perlu Memperlambat Pekerjaan Kita - Maut Harus Dialami Setiap Hari - Penderitaan itu Milik Siapa? - Melayani Orang yang Mengalami Krisis Pribadi - Mengapa orang-orang berteriak? - Ahhhh... akhirnya engkau mengerti - Kehidupan Lebih dari Apa yang Tampak - Suatu Kelahiran yang Tidak Diperhatikan - Mentalitas Seorang yang Besar - Pendidikan Tanpa Hikmat Tidak Ada Artinya - Anda Ada Bukan Karena Kebetulan - Perlakukan Orang Lain dengan Baik - Mengapa Orang Kristen Tidak Bertumbuh? - Mengasihi Teman Sekamar Saya, mungkinkah? - Kehidupan Rohani ibarat Maraton - 5 Alat Untuk Pertumbuhan Rohani - Apakah Anda Luput dari Kesalahan? - Apakah Semua yang Meminta akan Mendapatkan? - Apa Resolusi Tahun Baru Anda? - Apa yang Akan Kau Minta dari Tuhan? - "Ayo, kita gereja di Starbuck aje deh!" - Bagaimana Mengetahui Kehendak Tuhan? - Berdiam diri di dalam Tuhan - Sumber Kekuatan Sejati - Cara untuk Mengembangkan Sukacita - Calon Pendeta yang Pasti ditolak Gereja - Dengarkan Tuhan Bukan Diri Kita Sendiri - Dunia Kita yang Penuh Kata-kata - Hanya Ketidak-Sempurnaan yang Tidak Dapat Menolerir Ketidak-Sempurnaan - Hari Ini - Jangan Lupa Paspor dan Tiket Pesawat Anda - Jangan Menilai Buku dari Sampulnya - Kejujuran Tidak Pernah Merugikan - Kekurangan Orang Lain Harus Ditanggung Dalam Kasih - Kerendahan Hati, Benar dan Palsu - Kunci menaati Perintah Tuan Empunya Tuaian - Mukjizat Natal - Kisah-kisah Nyata - Menara Api di tengah Kegelapan Dunia - Mengalahkan Kejahatan dengan Kebaikan, Mungkinkah? - Mengasihi Seperti Diri Sendiri - Menggerakkan Orang Lewat Doa - Natal, Musim untuk Berbuat Baik? - Orang yang Melukai kita Harus Dikasihi dan Disambut sebagai Tangan Tuhan - Pendeta diabaikan di Gerejanya Sendiri - Peraturan Umum Dalam Penggunaan Waktu dan Hidup Kudus - Percakapan antara Orang Kudus dan Filsuf - Peringatan tentang Mendambakan Keberhasilan Spiritual - Salib, Sumber Kegembiraan Kita - Sejauh Manakah Anda Rela Melangkah untuk Tuhan? - Sekilas Hikmat dari Billy Graham - Sensitivitas kepada Teguran adalah Tanda Pasti bahwa kita Membutuhkannya - Setinggi-tingginya Tupai Melompat - Siapa Bilang Tidak Ada Sinterklas? |
|||||
|
Copyright 2003-2007. Semua materi di situs ini
adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries. |
|||||||