|
| Saran & Komentar | updated on 30 August 2010 |
|||||||
|
CahayaPengharapanMinistries Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan |
|||||||
|
|
|||||||
|
Ingat Bebek Itu
Ada seorang anak laki-laki, Johny berlibur di rumah kakek dan neneknya di pertanian. Dan dia diberikan mainan ketapel untuk bermain di hutan. Dia berlatih di hutan, tetapi dia tidak pernah dapat membidik suatu target. Dan karena kecapaian dia menjadi putus asa, dia kembali ke rumah untuk makan malam. Dalam perjalanannya kembali ke rumah dia melihat bebek peliharaan neneknya. Dengan tiba-tiba dia membidikkan ketapelnya dan mengenai bebek itu tepat di kepalanya, dan langsung membunuhnya. Dia sangat kaget dan berduka. Karena panik dia menyembunyikan bebek yang telah meninggal di antara tumpukan kayu, kemudian dia melihat kakak perempuannya Sally yang telah melihat kejadian itu, tetapi Sally tidak berkata apa-apa. Pada hari itu setelah makan siang nenek berkata, "Sally, mari kita mencuci piring." Tetapi Sally berkata, "Nek, Johny berkata kepada saya dia akan membantu di dapur hari ini, iyah-kan Johny?" dan kemudian dia berbisik kepadanya, "Ingat, bebek itu?" maka Johny mencuci piring-piring itu. Kemudian kakek bertanya apakah anak-anak ingin pergi memancing, dan nenek berkata, "Maaf tapi saya ingin Sally membantu untuk mempersiapkan makan malam." Tetapi Sally tersenyum dan berkata, "Oh, tidak apa-apa karena Johny berkata kepadaku dia ingin membantu." Dan kemudian dia berbisik lagi, "Ingat bebek itu?" Maka Sally pergi memancing dan Johny tidak. Setelah beberapa hari Johny mengerjakan tugas-tugasnya dan juga tugas Sally. Dia akhirnya tidak tahan. Dia datang kepada neneknya dan mengakui dia telah membunuh bebek itu. Neneknya membungkuk dan memeluk Johny, dan berkata, "Sayang, nenek tahu. Nenek waktu itu berdiri di depan jendela dan melihat semua kejadian itu. Tetapi karena saya mengasihi-mu, saya memaafkan-mu. Tetapi nenek hanya berpikir berapa lama lagi kamu akan membiarkan Sally memperbudak kamu." Saya tidak tahu apa masa lalu-mu. Saya tidak tahu dosa apa yang musuh terus dilemparkan ke wajah-mu dan menghantui hati nurani-mu. Tetapi apapun itu, saya ingin kamu mengetahui sesuatu. Yesus berdiri di jendela. Dan dia melihat seluruhnya. Tetapi karena dia mengasihimu, Dia telah mengampuni-mu. Kemungkinan Dia juga berpikir berapa lama kamu akan membiarkan musuh memperbudak kamu. Sesuatu yang besar mengenai Tuhan adalah Dia tidak hanya mengampuni, tetapi Dia juga melupakan!!! Yohanes 1.9 Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. -ah |
Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.
Artikel: - Andai aku dapat menghentikan satu hari merana - Di mana ada kasih, di situlah Allah ada - Ciri orang yang menghayati doa - Bagaimana menangani kekhawatiran? - Memahami Hukum Taurat dalam Terang Roh - Bagaimana Kebenaran Memerdekakan? - Kamu akan Mengetahui Kebenaran - Jangan Kuatir... Kristus Telah Bangkit! - Bagaimana Menjadi Seorang Pembangun Umat? - Waspadalah Terhadap Roh Pasif - Mengapa Kita Berdoa Sebelum Makan? - Apakah Hari Sabat Diciptakan untuk Manusia? - Bagaimana Mengendalikan Amarah Kita - Tujuh Cara untuk Melindungi Pernikahan Anda dari Kejatuhan Moral - Lima Resolusi Tahun Baru untuk Pemimpin Kristen - Mengapa Allah mengizinkan rasa sakit? - Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 2 - Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 1 - Bagaimana Menghindari Daya Tarik yang Fatal? - Apakah Anda Masih Tidur dan Beristirahat? - Bagaimana Memaafkan Orang yang telah Menyakiti Kita - Apakah Anda masih dikagumkan dengan Alkitab? - Kemunduran Agama, Salah Siapa? - Bagaimana Meminta Pemulihanan dari Allah? - Yesus Tidak Takut disalah-pahami - Bagaimana Menangani Keraguan? - Apakah Kita Terlalu Banyak Bicara? - Kita Perlu Memperlambat Pekerjaan Kita - Maut Harus Dialami Setiap Hari - Penderitaan itu Milik Siapa? - Melayani Orang yang Mengalami Krisis Pribadi - Mengapa orang-orang berteriak? - Ahhhh... akhirnya engkau mengerti - Kehidupan Lebih dari Apa yang Tampak - Suatu Kelahiran yang Tidak Diperhatikan - Mentalitas Seorang yang Besar - Pendidikan Tanpa Hikmat Tidak Ada Artinya - Anda Ada Bukan Karena Kebetulan - Perlakukan Orang Lain dengan Baik - Mengapa Orang Kristen Tidak Bertumbuh? - Mengasihi Teman Sekamar Saya, mungkinkah? - Kehidupan Rohani ibarat Maraton - 5 Alat Untuk Pertumbuhan Rohani - Apakah Anda Luput dari Kesalahan? - Apakah Semua yang Meminta akan Mendapatkan? - Apa Resolusi Tahun Baru Anda? - Apa yang Akan Kau Minta dari Tuhan? - "Ayo, kita gereja di Starbuck aje deh!" - Bagaimana Mengetahui Kehendak Tuhan? - Berdiam diri di dalam Tuhan - Sumber Kekuatan Sejati - Cara untuk Mengembangkan Sukacita - Calon Pendeta yang Pasti ditolak Gereja - Dengarkan Tuhan Bukan Diri Kita Sendiri - Dunia Kita yang Penuh Kata-kata - Hanya Ketidak-Sempurnaan yang Tidak Dapat Menolerir Ketidak-Sempurnaan - Hari Ini - Jangan Lupa Paspor dan Tiket Pesawat Anda - Jangan Menilai Buku dari Sampulnya - Kejujuran Tidak Pernah Merugikan - Kekurangan Orang Lain Harus Ditanggung Dalam Kasih - Kerendahan Hati, Benar dan Palsu - Kunci menaati Perintah Tuan Empunya Tuaian - Mukjizat Natal - Kisah-kisah Nyata - Menara Api di tengah Kegelapan Dunia - Mengalahkan Kejahatan dengan Kebaikan, Mungkinkah? - Mengasihi Seperti Diri Sendiri - Menggerakkan Orang Lewat Doa - Natal, Musim untuk Berbuat Baik? - Orang yang Melukai kita Harus Dikasihi dan Disambut sebagai Tangan Tuhan - Pendeta diabaikan di Gerejanya Sendiri - Peraturan Umum Dalam Penggunaan Waktu dan Hidup Kudus - Percakapan antara Orang Kudus dan Filsuf - Peringatan tentang Mendambakan Keberhasilan Spiritual - Salib, Sumber Kegembiraan Kita - Sejauh Manakah Anda Rela Melangkah untuk Tuhan? - Sekilas Hikmat dari Billy Graham - Sensitivitas kepada Teguran adalah Tanda Pasti bahwa kita Membutuhkannya - Setinggi-tingginya Tupai Melompat - Siapa Bilang Tidak Ada Sinterklas? |
|||||
|
Copyright 2003-2007. Semua materi di situs ini
adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries. |
|||||||