| Saran & Komentar | updated on 12 July 2014

Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan

Halaman Utama

  |  Tentang Kami

  |  Hubungi Kami

  |  Izin Pemakaian Materi 

  |  Dapatkan Buletin Gratis di sini! 

Sumber Damai

Khotbah/PA


Inspirasi

Artikel/Renungan

Kesaksian Hidup


Pelatihan

Discipleship Trainings


Lain-Lain...

Buku-buku Terbitan

Lagu dan Film

Bible Study (P.A)

Siaran Mandarin

Buletin Gratis!

Follow Us


BACA ONLINE


BACA ONLINE


KATA PENGANTAR

Dunia Kita yang Penuh Kata-Kata

Henri J.M Nouwen

Selama beberapa dasawarsa yang terakhir ini, kita telah begitu dibanjiri oleh keributan kata-kata. Ke mana saja kita pergi, kita di kelilingi oleh kata-kata: kata-kata yang dengan lembut dibisikkan, yang diproklamir dengan keras atau diteriakkan dengan penuh amarah; kata-kata yang diucapkan, dihafal, atau dinyanyikan; kata-kata dalam catatan, di buku-buku, di tembok-tembok, atau bahkan di langit; kata-kata dalam banyak macam bunyi, warna atau bentuk; kata-kata untuk diperdengarkan, diperlihatkan, dibaca atau dipandang; kata-kata yang berkedip-kedip, yang bergerak pelahan, yang menari-nari, melompat-lompat atau yang bergoyang-goyang. Perkataan, perkataan, perkataan! Kata-kata membentuk lantai, tembok, dan langit-langit keberadaan kita.

Tidak selalunya begini. Terdapat suatu masa tidak lama dahulu tanpa radio atau televisi dan berbagai macam papan-papan tanda yang dihiasi lampu neon yang memberitakan berbagai macam hal. Terdapat suatu masa di mana tidak ada iklan-iklan yang sekarang meliputi seluruh kota dengan kata-kata.

Baru-baru ini saya mengemudi melewati kota Los Angeles, dan tiba-tiba saya mempunyai sensasi aneh sedang melewati suatu kamus yang besar. Ke mana saja saya memandang terdapat kata-kata yang berusaha mengalihkan perhatian saya dari jalan. Mereka berkata, "Pakailah aku, ambillah aku, belilah aku, minumlah aku, ciumlah aku, sentuhlah aku, tidurlah dengan aku."

Semuanya ini menyarankan bahwa kata-kata, termasuk kata-kata saya, sudah kehilangan kuasa kreatifnya. Multiplikasi kata-kata tanpa batas telah membuat kita hilang keyakinan pada kata-kata dan membuat kita berpikir, "Semua itu hanyalah kata-kata."

Guru-guru berbicara kepada para murid untuk enam, dua belas, delapan belas dan ada kalanya dua puluh empat tahun. Tetapi para murid sering kali keluar dari pengalaman itu dengan perasaan, "Semuanya itu hanya kata-kata." Pengkhotbah memberitakan khotbah mereka minggu demi mingu dan tahun demi tahun. Tetapi jemaatnya tetap sama dan sering berpikir, "Semuanya itu hanya kata-kata." Politikus, pengusaha, Ayatollah dan Paus menyampaikan pidato dan membuat pernyataan "di dalam musim dan di luar musim", tetapi mereka yang mendengar berkata: "Semuanya itu hanya kata-kata...hanya satu lagi gangguan."

Akibat dari semua ini adalah fungsi utama kata-kata, yaitu komunikasi, tidak lagi membangun persekutuan, tidak lagi menciptakan komunitas, dan dengan demikian tidak lagi memberikan hidup. Kata-kata tidak lagi menawarkan dasar yang dapat dipercaya di mana orang dapat bertemu satu dengan yang lain dan membangun masyarakat.

Apakah saya sedang membesar-besarkan persolan? Marilah kita fokuskan sejenak pada pendidikan teologi. Apa lagi yang menjadi gol pendidikan teologis jika bukan untuk membawa kita lebih dekat kepada Allah Tuhan kita supaya kita dapat lebih setia kepada perintah untuk mengasihi-Nya dengan segenap hati, segenap jiwa dan segenap akal budi dan mengasihi sesama seperti diri kita sendiri (Matius 22.37)?

Seminari dan sekolah Alkitab harus memimpin para murid teologia ke dalam persekutuan yang hidup dengan Tuhan, sesama dan masyarakat pada umumnya. Pendidikan teologis dimaksudkan untuk membentuk seluruh kepribadian kita ke arah menjadi semakin serupa dengan pemikiran Kristus agar cara kita berdoa dan cara kita percaya akan menjadi satu.

Tetapi apakah hal ini sedang terjadi? Seringkali kelihatannya kita yang belajar atau yang mengajarkan teologia menemukan diri kita terjerat di dalam jaringan diskusi, debat dan percekcokan yang kompleks tentang Allah dan "persoalan tentang Allah" dimana percakapan sederhana dengan Allah atau hadirat sederhana bersama Allah telah sama sekali menjadi tidak mungkin. Kemampuan verbal kita yang semakin sofis, ada kalanya telah menjadi pengganti yang miskin untuk komitmen yang terfokus pada Firman yang adalah hidup. Jika ada suatu krisis di dalam pendidikan teologis, maka krisis itu adalah krisis kata-kata. Ini tidak berarti bahwa karya kritis intelektual tidak mempunyai tempat di dalam pelatihan teologis.

Tetapi apabila kata-kata kita tidak lagi mencerminkan Firman ilahi yang di dalam dan melalui-Nya dunia telah diciptakan dan ditebus, maka kata-kata itu sudah kehilangan dasarnya dan telah menjadi sama menggiurkan dan menyimpang seperti kata-kata yang digunakan untuk menjual suatu produk.

Terdapat suatu masa di mana pilihan yang jelas untuk pendidikan teologis adalah biara. Di sana kata-kata lahir dari kesunyian dan dapat memimpin seseorang lebih dalam lagi ke dalam keheningan. Walaupun biara tidak lagi menjadi tempat paling lazim untuk pendidikan teologis, keheningan tetap diperlukan hari ini sebagaimana di waktu yang lampau.  Firman Tuhan lahir dari keheningan kekal Allah dan  kepada Firman yang lahir dari keheningan itulah kita mau menjadi saksi.

Keheningan adalah rumah kepada kata-kata. Keheningan  memberikan kekuatan dan keberhasilan kepada kata-kata itu.

(Diterjemahkan dan diedit seperlunya dari buku The Way of the Heart oleh Henri J.M Nouwen)

Originally uploaded by Cahaya Pengharapan Ministries

[Download]


Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.

Standard
Besar
Terbesar

Artikel:

- Kebenaran dan Kebebasan

- Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu!

- Penangkal Stres

- Mengucap syukur dalam segala hal, mengapa?

- Berita Duka

- Apa yang menjadi Tanda bagi Generasi ini?

- Kita Hidup di medan musuh

- Bahagia Meskipun Dianiaya

- Keindahan dari Keburukan

- Tiga kebenaran yang penting

- Aku Berjalan bersama Yesus

- One Solitary Life

- Rabi Yesus

- Arti tinggal di dalam Firman

- Menolak tuntunan Tuhan

- Hari pembalasan

- Kita masih bisa mendengarkan suara Tuhan

- Seperti apa kalimat wasiat terakhir Anda?

- Bagaimana kita tahu bahwa kita benar-benar “di dalam Kristus”?

- Prioritas yang Terbalik

- Kunci Pertumbuhan Jemaat yang Paling Diabaikan

- Pelayanan Pendamaian

- Sebuah Filsafat Kepemimpinan

- Kehidupan Doa Seorang Pemimpin

- Yang menang adalah yang tidak menyerah

- Apakah radio hati Anda berfungsi dengan baik?

- Lubang Jarum

- Ia Pergi dengan Sedih

- Apa gunanya memperoleh dunia dan kehilangan jiwa Anda?

- Jangan menyerah sebelum doa terjawab

- Permasalahan serius: Pertobatan palsu dalam Gereja

- Pentingnya Keremukan

- Respon kita pada Allah menentukan respon Allah pada kita

- Mengapa doa kita tidak terjawab?

- Mendengarkan Tuhan

- Selesailah tembok itu

- Apa motivasi kebaikan kita?

- Doa yang menyenangkan Allah

- Apakah berdoa itu suatu beban?

- Bagaimana memuliakan Allah di tempat kerja?

- Apakah Anda bekerja untuk Allah atau bersamaNya?

- Saya suka Kristus Anda. Tapi saya tidak suka dengan orang Kristen Anda

- Doa Santo Francis dari Asisi

- Bagaimana Anda tidak dapat menjadi Anak Allah

- Dipimpin oleh kehendak Allah

- Allah bukanlah sebongkah kayu

- Orang yang dipakai Allah

- Kita bukan konsumen. Kita adalah manusia

- Kesatuan membawa pemulihan

- Allah menanggapi Anda dengan serius

- Segenap hati, jiwa, pikiran dan kekuatan kita telah ditebus

- Lukisan Last Supper oleh Leonardo Da Vinci

- Pencarian akan Kebahagiaan

- Pesan seorang ateis bagi kita

- Kebangkitan Kristus

- Sedikit Air dan Roti

- Semuanya langsung tunduk, kecuali manusia

- Iman dan keraguan

- Sebelum mereka memanggil, Aku sudah menjawabnya.

- Billy Graham: Penyesalan dan Himbauannya

- Apa yang harusnya menjadi tekad tahun baru orang Kristen?

- Natal - Apakah yang menjadikannya penting?

- Saya percaya...

- Gereja Eksis bukan untuk Kepentingan Anggotanya

- Perbedaan bukan berarti perpecahan

- Apakah Anda datang ke gereja sebagai konsumen?

- Apakah gereja benar-benar perlu bagi orang Kristen?

- Apakah kita kerabatnya Tuhan?

- Rumah di sisi jalan

- Mengapa seringkali kita menjadi orang bodoh?

- Hati yang terarah pada Surga

- Bagaimana kita dapat melakukan kehendak Tuhan?

- Tuhan, apakah yang harus kuperbuat?

- Doa bukan "ban serep"

- Bagaimana mengenal pengajar dan nabi palsu?

- Dosa Kelalaian

- Doa Seorang Anak

- Andai aku dapat menghentikan satu hari merana

- Di mana ada kasih, di situlah Allah ada

- Anggaplah hari itu sia-sia

- Tidak Berarti di Mata Dunia

- Ciri orang yang menghayati doa

- Bagaimana menangani kekhawatiran?

- Rahasia Doa

- Memahami Hukum Taurat dalam Terang Roh

- Bagaimana Kebenaran Memerdekakan?

- Kamu akan Mengetahui Kebenaran

- Jangan Kuatir... Kristus Telah Bangkit!

- Bagaimana Menjadi Seorang Pembangun Umat?

- Waspadalah Terhadap Roh Pasif

- Mengapa Kita Berdoa Sebelum Makan?

- Apakah Hari Sabat Diciptakan untuk Manusia?

- Orang-orang Kristen itu

- Bagaimana Mengendalikan Amarah Kita

- Tujuh Cara untuk Melindungi Pernikahan Anda dari Kejatuhan Moral

- Lima Resolusi Tahun Baru untuk Pemimpin Kristen

- Dalam memberi kita menerima

- Mengapa Allah mengizinkan rasa sakit?

- Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 2

- Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 1

- Bagaimana Menghindari Daya Tarik yang Fatal?

- Apakah Anda Masih Tidur dan Beristirahat?

- Bagaimana Memaafkan Orang yang telah Menyakiti Kita

- Cara Yesus Menyembuhkan

- Bagaimana Menangani Amarah?

- Apakah Anda masih dikagumkan dengan Alkitab?

- Kemunduran Agama, Salah Siapa?

- Bagaimana Meminta Pemulihanan dari Allah?

- Yesus Tidak Takut disalah-pahami

- Bagaimana Menangani Keraguan?

- Apakah Kita Terlalu Banyak Bicara?

- Kita Perlu Memperlambat Pekerjaan Kita

- Maut Harus Dialami Setiap Hari

- Penderitaan itu Milik Siapa?

- Melayani Orang yang Mengalami Krisis Pribadi

- Cara Tuhan Bekerja

- Logika yang Sederhana

- Mengapa orang-orang berteriak?

- Paskah: Pengadilan Yesus

- Ahhhh... akhirnya engkau mengerti

- Rencana Sempurna dari Iblis

- Bila aku adalah Iblis

- Ingat Bebek Itu

- Apakah Gubuk-mu Terbakar?

- Kehidupan Lebih dari Apa yang Tampak

- Potret Seorang Anak

- Yesus Seorang Pecundang

- Suatu Kelahiran yang Tidak Diperhatikan

- Mentalitas Seorang yang Besar

- Pendidikan Tanpa Hikmat Tidak Ada Artinya

- Menanti Hari Itu

- Yesus dan Agama Lain

- Anda Ada Bukan Karena Kebetulan

- Takut akan Tuhan

- Celana Basah

- Perlakukan Orang Lain dengan Baik

- Kualitas Seorang Pemimpin

- Mengapa Orang Kristen Tidak Bertumbuh?

- Mengasihi Teman Sekamar Saya, mungkinkah?

- Hikmat Secangkir Kopi Panas

- Kehidupan Rohani ibarat Maraton

- Push-Up dan Donut

- 5 Alat Untuk Pertumbuhan Rohani

- 5 Roti dan 2 Ikan

- Adakah Hari Esok Bagimu?

- Apa artinya Natal?

- Apakah Anda Luput dari Kesalahan?

- Apakah Semua yang Meminta akan Mendapatkan?

- Apa Resolusi Tahun Baru Anda?

- Apa yang Akan Kau Minta dari Tuhan?

- "Ayo, kita gereja di Starbuck aje deh!"

- Bagaimana Mengetahui Kehendak Tuhan?

- Berdiam diri di dalam Tuhan - Sumber Kekuatan Sejati

- Cara untuk Mengembangkan Sukacita

- Calon Pendeta yang Pasti ditolak Gereja

- Dampak Pengampunan

- Dengarkan Tuhan Bukan Diri Kita Sendiri

- Di Manakah Tuhan?

- Doa Seorang Nabi Kecil

- Dunia Kita yang Penuh Kata-kata

- Empat Istri

- Hanya Ketidak-Sempurnaan yang Tidak Dapat Menolerir Ketidak-Sempurnaan

- Hari Ini

- Jangan Lupa Paspor dan Tiket Pesawat Anda

- Jangan Menilai Buku dari Sampulnya

- Janganlah Kamu Menghakimi

- Kebaikan dan Kebesaran

- Keheningan

- Ketidak-percayaan Kita

- Kita Tidak Cukup Rendah

- Lepaskan Dulu

- Takut akan Maut

- Kapan Malam Berakhir?

- Kejujuran Tidak Pernah Merugikan

- Kekurangan Orang Lain Harus Ditanggung Dalam Kasih

- Kerendahan Hati, Benar dan Palsu

- Kunci menaati Perintah Tuan Empunya Tuaian

- Mukjizat Natal - Kisah-kisah Nyata

- Menara Api di tengah Kegelapan Dunia

- Mengalahkan Kejahatan dengan Kebaikan, Mungkinkah?

- Mengasihi Seperti Diri Sendiri

- Menggerakkan Orang Lewat Doa

- Natal, Musim untuk Berbuat Baik?

- Nilai sebuah Kehidupan

- Orang yang Melukai kita Harus Dikasihi dan Disambut sebagai Tangan Tuhan

- Pendeta diabaikan di Gerejanya Sendiri

- Pengaruh Kristus

- Pengkhotbah yang Populer

- Pentingnya Pergumulan

- Pentingnya Sikap

- Peraturan Umum Dalam Penggunaan Waktu dan Hidup Kudus

- Percakapan antara Orang Kudus dan Filsuf

- Peringatan tentang Mendambakan Keberhasilan Spiritual

- Persahabatan dengan 'Musuh'

- Praktik lawan Ucapan

- Rangkulan Seorang Bayi

- Resiko seorang Hamba Tuhan

- Salib dan Si Aku

- Salib, Sumber Kegembiraan Kita

- Satu Kisah Cinta

- Sejauh Manakah Anda Rela Melangkah untuk Tuhan?

- Sekilas Hikmat dari Billy Graham

- Sensitivitas kepada Teguran adalah Tanda Pasti bahwa kita Membutuhkannya

- Sesungguhnya Buta

- Setinggi-tingginya Tupai Melompat

- Siapa Bilang Tidak Ada Sinterklas?

- Tidak semua hal dapat dilihat dengan mata

- Tujuan Ciptaan Baru

- Warisan Pengampunan

- Yang Paling Diberkati

- Yang Sudah Berlalu

Copyright 2002-2014. Semua materi di situs ini adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries.
E-mail kami untuk mendapatkan izin untuk menggunakan materi di situs ini.
Best viewed with IE6.0 and 1024 by 768 resolution.