| Saran & Komentar | updated on 04 February 2012

Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan

Halaman Utama

  |  Tentang Kami

  |  Hubungi Kami

  |  Izin Pemakaian Materi 

  |  Dapatkan Buletin Gratis di sini! 

Sumber Damai

Khotbah/PA


Inspirasi

Artikel/Renungan

Kesaksian Hidup


Pelatihan

Discipleship Trainings


Lain-Lain...

Buku-buku Terbitan 

Lagu dan Film 

Bible Study (P.A)

Siaran Mandarin

Buletin Gratis!

Follow Us


BUKU BARU


BACA ONLINE

Cara Yesus Menyembuhkan

Rick Warren

Banyak dari kita benar-benar membutuhkan kesembuhan dari luka hati, keputusasaan dan kebiasaan buruk kita. Dan jalan menuju kesembuhan itu hanya ada satu, yakni kesembuhan cara Yesus.

Ini adalah salah satu dari spesialisasi Yesus. Malahan, pelayanan Yesus sendiri bisa dibagi menjadi tiga bagian yang sejajar - pengajaran, khotbah dan penyembuhan. Matius 9:35 menyebutkan, "Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan."

Di dalam Khotbah di Bukit - suatu khotbah yang paling agung dalam sejarah - Yesus menyediakan delapan jalan untuk mendapatkan kesembuhan dan kebahagiaan.

Bagaimana Dia melakukannya? Jika Anda perhatikan perikop di dalam Alkitab di mana ada empat orang yang mengangkut kawan mereka yang lumpuh kepada Yesus ( Matius 9, Markus 2, dan Lukas 5), Anda bisa lihat tiga tindakan yang sering menjadi bagian dari cara Yesus menyembuhkan orang.

  1. Yesus meredakan ketakutan kita. Ucapan Yesus yang pertama terhadap si orang lumpuh di dalam bagian ini adalah, "Percayalah. " Dia tidak berkata, "Beraninya kamu meminta!" atau, "Apa yang kau kerjakan?" atau, "Bagaimana kamu bisa sampai di sini?" Ucapan Yesus yang pertama bersifat membangkitkan semangat. Dan banyak yang membutuhkan ucapan semacam itu di dalam gereja di tengah dunia yang selalu melukai ini.

    Allah telah memakai pelayanan Celebrate Recovery (Perayaan Pemulihan) kita di Saddleback (Gereja yang digembala oleh Rick Warren) untuk membawakan harapan kepada banyak orang selama 17 tahun terakhir ini. Salah satu pesan yang digemakan oleh pelayanan ini adalah, "Jangan menyerah, bersemangatlah."

    Orang yang terluka perlu tahu bahwa ketika mereka datang kepada Yesus, maka Dia tidak akan mencela mereka. Mereka perlu tahu bahwa tak seorangpun - entah itu orang tua, pasangan, anak ataupun pendeta - yang pernah mengasihi mereka sama seperti Yesus. Kasih Yesus tidak didasarkan pada apa yang telah kita perbuat, kasih itu dilandasi pada apa yang telah Dia perbuat.

    Sebenarnya, Yesus tahu apa yang kita rasakan. Ibrani 4:15 berkata, "Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa." Dia tahu segala sesuatu tentang kita, dan Dia masih mengasihi kita.

    Ketika ada orang yang datang ke gereja kami dalam kesesakan, mereka mengira bahwa mereka akan mendapatkan penghakiman dari Allah ataupun gereja. Mereka mengira bahwa mereka akan mendengar bahwa mereka layak menerima semua itu. Mereka mengira bahwa mereka akan diperhadapkan dengan dosa-dosa mereka. Mereka tidak mengira bahwa mereka akan mendengar bahwa Yesus peduli dengan apa yang mereka rasakan. Yesus berkata bahwa Dia datang bukan untuk menghakimi dunia melainkan untuk menyelamatkannya. Penghakiman itu masih di masa depan. Jika Anda ingin memiliki pelayanan yang seperti Kristus, janganlah berfokus pada tindakan menghakimi dan mengecam dunia melainkan pada tindakan menyelamatkan dunia. Tanggapan awal Yesus terhadap kebiasaan buruk, luka hati dan keputusasaan saya adalah kasih. Dan tanggapan semacam itu harus kita miliki juga.
  2. Dia hadapi kita dengan sikap bersahabat. Perhatikan bahwa Yesus tidak pernah menyembunyikan diri dari orang yang membutuhkan kesembuhan. Dia tangani masalah orang tersebut, namun dengan cara yang bersahabat. Dia sebut orang itu sebagai 'saudara', sekalipun Dia belum pernah bertemu dengan orang itu sebelumnya. Saya menyukai fakta bahwa Yesus disebut sebagai 'Sahabat orang-orang berdosa.' Saya mendapat kritikan terutama karena kebiasaan saya berkumpul dengan orang-orang yang memiliki kepercayaan yang berbeda dengan saya. Hal ini tidak jadi masalah buat saya. Di dalam hati ini, saya adalah seorang penginjil. Saya habiskan sebagian besar waktu saya dengan  bercakap-cakap dengan orang-orang yang tidak sependapat dengan saya. Seorang penginjil tidak seharusnya menghabiskan waktunya dengan orang-orang percaya - ini bukanlah penginjilan.

    Orang-orang Farisi mengira bahwa dengan menyebut Yesus sebagai 'sahabat orang-orang berdosa' maka hal itu sudah mempermalukan Dia. Tetapi Yesus justru menjadikan sebutan itu sebagai ciri-Nya. Saya ingin menjadi seperti Yesus. Saya ingin agar orang lain berkata, "Rick Warren itu adalah sahabat orang-orang berdosa." Itu adalah sebagian dari makna menjadi seperti Yesus.

    Yesus juga melindungi kehormatan seseorang bahkan saat orang itu sedang diperhadapkan dengan dosa-dosanya. Perhatikan bahwa Yesus tidak pernah mengumumkan apa penyebab kelumpuhan orang itu. Terserah kepada orang itu saja apakah akan mengakuinya secara terbuka atau tidak. Dia tidak mengumumkan secara luas tentang dosa-dosa apa saja yang telah Dia ampuni, Dia tidak berusaha untuk mempermalukan orang yang bersangkutan. Yesus tahu bahwa saatnya akan tiba ketika orang itu sendiri akan memberi kesaksian secara terbuka. (Pelayanan kita yang terbesar seringkali berawal dari luka hati, kebiasaan buruk dan keputusasaan kita.) Namun Yesus membiarkan agar orang itu sendiri yang memberikan kesaksian suatu saat nanti, yakni jika dia sudah siap.
  3. Yesus menantang iman kita. Yesus menyuruh si orang lumpuh itu untuk melakukan hal yang menurut orang itu mustahil. "Bangunlah, angkatlah kasurmu dan berjalanlah." Orang ini telah menjadi cacat dan tak bisa bergerak di sepanjang hidupnya. Mengapa Yesus menyuruh dia untuk melakukan hal yang menurut orang ini mustahil? Yesus ingin agar orang ini menunjukkan imannya. Yesus berkata di dalam Matius 9:29, "Jadilah kepadamu menurut imanmu."

    Iman jauh berbeda dengan pemikiran. Iman itu juga jauh berbeda dengan rasa percaya. Iman adalah tindakan. Orang lumpuh itu tidak akan menunjukkan iman jika dia sekadar berharap bahwa dia akan bisa berdiri. Kepercayaan itu akan menjadi iman ketika dia benar-benar bisa berdiri. Setiap kali Allah menyuruh Anda untuk mengerjakan hal yang mustahil, maka Dia akan memberi Anda kekuatan untuk melakukannya.

    Kita semua seperti orang yang lumpuh ini. Kita memiliki keterbatasan di beberapa bidang dan lumpuh di beberapa bidang lainnya lagi. Anda mungkin dilumpuhkan oleh kekuatiran dan keraguan. Anda mungkin dilumpuhkan oleh ketidakmampuan mengambil keputusan. Yang jelas, Anda dilumpuhkan oleh suatu penyebab. Allah ingin memerdekakan Anda. Dia ingin memerdekakan jemaat di gereja-gereja Anda juga. Namun sebelumnya, Dia akan mengawalinya dari Anda, Dia akan menantang Anda untuk melakukan sesuatu hal yang tak pernah terbayangkan akan bisa Anda kerjakan. Dibutuhkan sesuatu hal yang jauh melebihi keyakinan yang selama ini sanggup Anda bayangkan. Namun Dia akan ada di sisi Anda untuk membantu Anda mengambil langkah awal itu - sampai dengan langkah terakhir tersebut.


Saat Yesus menyembuhkan kita, maka Dia akan selalu meminta kita mengambil langkah iman.

(Diterjemah dan diedit seperlunya dari The Healing Model of Jesus oleh Rick Warren)

[Download]


Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.

Standard
Besar
Terbesar

Artikel:

- Saya suka Kristus Anda. Tapi saya tidak suka dengan orang Kristen Anda

- Doa Santo Francis dari Asisi

- Bagaimana Anda tidak dapat menjadi Anak Allah

- Dipimpin oleh kehendak Allah

- Allah bukanlah sebongkah kayu

- Orang yang dipakai Allah

- Kita bukan konsumen. Kita adalah manusia

- Kesatuan membawa pemulihan

- Allah menanggapi Anda dengan serius

- Segenap hati, jiwa, pikiran dan kekuatan kita telah ditebus

- Lukisan Last Supper oleh Leonardo Da Vinci

- Pencarian akan Kebahagiaan

- Pesan seorang ateis bagi kita

- Kebangkitan Kristus

- Sedikit Air dan Roti

- Semuanya langsung tunduk, kecuali manusia

- Iman dan keraguan

- Sebelum mereka memanggil, Aku sudah menjawabnya.

- Billy Graham: Penyesalan dan Himbauannya

- Apa yang harusnya menjadi tekad tahun baru orang Kristen?

- Natal - Apakah yang menjadikannya penting?

- Saya percaya...

- Gereja Eksis bukan untuk Kepentingan Anggotanya

- Perbedaan bukan berarti perpecahan

- Apakah Anda datang ke gereja sebagai konsumen?

- Apakah gereja benar-benar perlu bagi orang Kristen?

- Apakah kita kerabatnya Tuhan?

- Rumah di sisi jalan

- Mengapa seringkali kita menjadi orang bodoh?

- Hati yang terarah pada Surga

- Bagaimana kita dapat melakukan kehendak Tuhan?

- Tuhan, apakah yang harus kuperbuat?

- Doa bukan "ban serep"

- Bagaimana mengenal pengajar dan nabi palsu?

- Dosa Kelalaian

- Doa Seorang Anak

- Andai aku dapat menghentikan satu hari merana

- Di mana ada kasih, di situlah Allah ada

- Anggaplah hari itu sia-sia

- Tidak Berarti di Mata Dunia

- Ciri orang yang menghayati doa

- Bagaimana menangani kekhawatiran?

- Rahasia Doa

- Memahami Hukum Taurat dalam Terang Roh

- Bagaimana Kebenaran Memerdekakan?

- Kamu akan Mengetahui Kebenaran

- Jangan Kuatir... Kristus Telah Bangkit!

- Bagaimana Menjadi Seorang Pembangun Umat?

- Waspadalah Terhadap Roh Pasif

- Mengapa Kita Berdoa Sebelum Makan?

- Apakah Hari Sabat Diciptakan untuk Manusia?

- Orang-orang Kristen itu

- Bagaimana Mengendalikan Amarah Kita

- Tujuh Cara untuk Melindungi Pernikahan Anda dari Kejatuhan Moral

- Lima Resolusi Tahun Baru untuk Pemimpin Kristen

- Dalam memberi kita menerima

- Mengapa Allah mengizinkan rasa sakit?

- Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 2

- Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 1

- Bagaimana Menghindari Daya Tarik yang Fatal?

- Apakah Anda Masih Tidur dan Beristirahat?

- Bagaimana Memaafkan Orang yang telah Menyakiti Kita

- Cara Yesus Menyembuhkan

- Bagaimana Menangani Amarah?

- Apakah Anda masih dikagumkan dengan Alkitab?

- Kemunduran Agama, Salah Siapa?

- Bagaimana Meminta Pemulihanan dari Allah?

- Yesus Tidak Takut disalah-pahami

- Bagaimana Menangani Keraguan?

- Apakah Kita Terlalu Banyak Bicara?

- Kita Perlu Memperlambat Pekerjaan Kita

- Maut Harus Dialami Setiap Hari

- Penderitaan itu Milik Siapa?

- Melayani Orang yang Mengalami Krisis Pribadi

- Cara Tuhan Bekerja

- Logika yang Sederhana

- Mengapa orang-orang berteriak?

- Paskah: Pengadilan Yesus

- Ahhhh... akhirnya engkau mengerti

- Rencana Sempurna dari Iblis

- Bila aku adalah Iblis

- Ingat Bebek Itu

- Apakah Gubuk-mu Terbakar?

- Kehidupan Lebih dari Apa yang Tampak

- Potret Seorang Anak

- Yesus Seorang Pecundang

- Suatu Kelahiran yang Tidak Diperhatikan

- Mentalitas Seorang yang Besar

- Pendidikan Tanpa Hikmat Tidak Ada Artinya

- Menanti Hari Itu

- Yesus dan Agama Lain

- Anda Ada Bukan Karena Kebetulan

- Takut akan Tuhan

- Celana Basah

- Perlakukan Orang Lain dengan Baik

- Kualitas Seorang Pemimpin

- Mengapa Orang Kristen Tidak Bertumbuh?

- Mengasihi Teman Sekamar Saya, mungkinkah?

- Hikmat Secangkir Kopi Panas

- Kehidupan Rohani ibarat Maraton

- Push-Up dan Donut

- 5 Alat Untuk Pertumbuhan Rohani

- 5 Roti dan 2 Ikan

- Adakah Hari Esok Bagimu?

- Apa artinya Natal?

- Apakah Anda Luput dari Kesalahan?

- Apakah Semua yang Meminta akan Mendapatkan?

- Apa Resolusi Tahun Baru Anda?

- Apa yang Akan Kau Minta dari Tuhan?

- "Ayo, kita gereja di Starbuck aje deh!"

- Bagaimana Mengetahui Kehendak Tuhan?

- Berdiam diri di dalam Tuhan - Sumber Kekuatan Sejati

- Cara untuk Mengembangkan Sukacita

- Calon Pendeta yang Pasti ditolak Gereja

- Dampak Pengampunan

- Dengarkan Tuhan Bukan Diri Kita Sendiri

- Di Manakah Tuhan?

- Doa Seorang Nabi Kecil

- Dunia Kita yang Penuh Kata-kata

- Empat Istri

- Hanya Ketidak-Sempurnaan yang Tidak Dapat Menolerir Ketidak-Sempurnaan

- Hari Ini

- Jangan Lupa Paspor dan Tiket Pesawat Anda

- Jangan Menilai Buku dari Sampulnya

- Janganlah Kamu Menghakimi

- Kebaikan dan Kebesaran

- Keheningan

- Ketidak-percayaan Kita

- Kita Tidak Cukup Rendah

- Lepaskan Dulu

- Takut akan Maut

- Kapan Malam Berakhir?

- Kejujuran Tidak Pernah Merugikan

- Kekurangan Orang Lain Harus Ditanggung Dalam Kasih

- Kerendahan Hati, Benar dan Palsu

- Kunci menaati Perintah Tuan Empunya Tuaian

- Mukjizat Natal - Kisah-kisah Nyata

- Menara Api di tengah Kegelapan Dunia

- Mengalahkan Kejahatan dengan Kebaikan, Mungkinkah?

- Mengasihi Seperti Diri Sendiri

- Menggerakkan Orang Lewat Doa

- Natal, Musim untuk Berbuat Baik?

- Nilai sebuah Kehidupan

- Orang yang Melukai kita Harus Dikasihi dan Disambut sebagai Tangan Tuhan

- Pendeta diabaikan di Gerejanya Sendiri

- Pengaruh Kristus

- Pengkhotbah yang Populer

- Pentingnya Pergumulan

- Pentingnya Sikap

- Peraturan Umum Dalam Penggunaan Waktu dan Hidup Kudus

- Percakapan antara Orang Kudus dan Filsuf

- Peringatan tentang Mendambakan Keberhasilan Spiritual

- Persahabatan dengan 'Musuh'

- Praktik lawan Ucapan

- Rangkulan Seorang Bayi

- Resiko seorang Hamba Tuhan

- Salib dan Si Aku

- Salib, Sumber Kegembiraan Kita

- Satu Kisah Cinta

- Sejauh Manakah Anda Rela Melangkah untuk Tuhan?

- Sekilas Hikmat dari Billy Graham

- Sensitivitas kepada Teguran adalah Tanda Pasti bahwa kita Membutuhkannya

- Sesungguhnya Buta

- Setinggi-tingginya Tupai Melompat

- Siapa Bilang Tidak Ada Sinterklas?

- Tidak semua hal dapat dilihat dengan mata

- Tujuan Ciptaan Baru

- Warisan Pengampunan

- Yang Paling Diberkati

- Yang Sudah Berlalu

Copyright 2003-2012. Semua materi di situs ini adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries.
E-mail kami untuk mendapatkan izin untuk menggunakan materi di situs ini.
Best viewed with IE6.0 and 1024 by 768 resolution.