| Saran & Komentar | updated on 16 August 2014

Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan

Halaman Utama

  |  Tentang Kami

  |  Hubungi Kami

  |  Izin Pemakaian Materi 

  |  Dapatkan Buletin Gratis di sini! 

Sumber Damai

Khotbah/PA


Inspirasi

Artikel/Renungan

Kesaksian Hidup


Pelatihan

Discipleship Trainings


Lain-Lain...

Buku-buku Terbitan

Lagu dan Film

Bible Study (P.A)

Siaran Mandarin

Buletin Gratis!

Follow Us


BACA ONLINE


BACA ONLINE


KATA PENGANTAR

Cara untuk Mengembangkan Sukacita

Rick Warren

Sukacita itu seperti otot. Semakin banyak Anda melatihnya, maka ia akan semakin kuat. Izinkan saya menyarankan empat jenis latihan untuk mengembangkan sukacita yang muncul dari dalam hati.

Lakukan empat hal ini untuk enam bulan ke depan dan lihatlah perbedaan yang terjadi dalam hidup Anda. Saya jamin Anda akan menjadi orang yang lebih positif dan bersukacita. Hal ini berhasil dalam kehidupan saya beberapa tahun yang lalu ketika saya memutuskan untuk melakukannya.

Pertama-tama, kembangkanlah sikap bersyukur. Satu Tesalonika 5.18 berkata, "Mengucap syukurlah dalam segala perkara, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus." Itulah yang dinamakan sikap mengucap syukur. Perhatikan lagi, kita tidak perlu berterima kasih untuk seluruh keadaan, tetapi di dalam seluruh keadaan.

Ahli psikologis mengatakan bahwa mengucap syukur merupakan emosi yang paling menyehatkan. Hans Seyle, bapak ilmu stres, menyatakan bahwa ungkapan syukur menimbulkan energi emosi yang lebih daripada sikap yang lain di dalam kehidupan kita. Tidakkah Anda melihat kebenarannya bahwa orang yang sangat sering mengucap syukur adalah orang yang paling berbahagia.

Saya menantang Anda untuk mencari cara untuk mengungkapkan terima kasih dalam minggu ini dan lihatlah perbedaannya. Anda bisa menulis ungkapan terima kasih terhadap seseorang atau menelepon seseorang bahwa dia begitu berarti dalam kehidupan Anda. Dan, jangan lupa mengucap syukur kepada Tuhan. Pemazmur berkata, "Tuhan adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya hatiku percaya. Aku tertolong sebab itu beria-ria hatiku, dan dengan nyanyianku aku bersyukur kepada-Nya" (Mazmur 28.7). Jika Anda bukan orang yang bersukacita, mulailah dengan pujian kepada Tuhan dan perhatikan perubahan sikap Anda.

Kedua, galilah sukacita batiniah dengan cara memberi. Yesus mengajarkan kepada kita, "Adalah lebih berbahagia memberi dari menerima" (Kisah Para Rasul 20.35). Orang berkata bahwa ketika waktu untuk memberi tiba, banyak orang tidak melakukan apa-apa. Apa yang dikatakan Alkitab? "Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita" (2 Korintus 9.7). Mengapa? Karena mungkin kita menyerupai Allah ketika kita memberi, dan Dia tidak memberi dengan bersungut-sungut.

Lagipula, pemberian kita menentukan berapa banyak yang Tuhan dapat lakukan dalam kehidupan kita. Ketika kita memberi dengan sukacita kepada-Nya, kita membuka diri kita untuk menerima dengan cuma-cuma daripada-Nya. Maleakhi 3.10 berkata, "Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman Tuhan semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai bekelimpahan." Ini adalah tantangan surgawi!

Cara ketiga mengembangkan sukacita batiniah adalah melalui pelayanan: berilah hidup Anda untuk menolong orang lain. Yesus berkata bahwa kita harus kehilangan nyawa kita untuk menyelamatkannya (Markus 8.35). Dalam Kitab Efesus, Paulus mengingatkan kita, "Dan yang dengan rela menjalankan pelayanannya seperti orang-orang melayani Tuhan dan bukan manusia. Kamu tahu, bahwa setiap orang, baik hamba, maupun orang merdeka, kalau ia telah berbuat sesuatu yang baik, ia akan menerima balasannya dari Tuhan' (Efesus 6.7). Mereka yang paling berbahagia biasanya terlalu sibuk melayani dan membantu orang lain.

Sukacita timbul ketika kita tidak berfokus pada diri sendiri. Ada banyak tempat pelayanan di gereja Anda yang sedang menanti orang-orang seperti Anda. Tanyakanlah kepada gembala atau ketua sekolah Minggu Anda apa yang bisa Anda lakukan untuk membantu mereka. Hal itu akan membuat hari-hari Anda lebih berarti lagi.

Latihan terakhir untuk mengembangkan sukacita batiniah adalah dengan menjadi saksi Kristus bagi orang lain. Yesus berkata akan ada sukacita di surga ketika seseorang menerima Kristus (Lukas 15.10). Sukacita terbesar saya adalah ketika saya memberi hidup saya bagi Yesus Kristus; sukacita yang kedua adalah memperkenalkan-Nya kepada orang lain. Bayangkan situasi di surga: Seseorang yang pernah Anda injili datang dan berkata, "Saya berterima kasih kepadamu karena perhatian dan waktu yang engkau sediakan bagiku. Aku ada di sini karena engkau peduli dan telah menceritakan Yesus kepadaku." Saya beri tahu, itulah saat yang penuh dengan sukacita. Bahkan, itulah puncak sukacita di atas permukaan bumi ini karena Anda telah membantu kelahiran anak yang baru ke dalam keluarga Allah.

Suatu ketika saya menjumpai seorang Kristen yang berkata, "Saya kehilangan sukacita." Pertanyaan yang ingin saya ajukan adalah, "Kapan terakhir Anda membawa jiwa bagi Kristus?" Biasanya mereka menjawab bahwa hal itu sudah lama sekali. Mengenai teman Yahudinya, Paulus berkata, "Keinginan hatiku dan doaku kepada Tuhan ialah, supaya mereka diselamatkan." (Roma 10.1). Mintalah kepada Tuhan agar Anda mempunyai beban seperti itu.

Sukacita menjadi sukar dipahami karena praktek untuk menghasilkannya berlawanan dengan konsep sukacita yang diajarkan budaya kita. Budaya kita berkata, "Hiduplah untuk dirimu sendiri dan lupakanlah orang lain." Tetapi, Tuhan kita mengatakan bahwa sukacita tumbuh karena sikap yang mengucap syukur dan memberikan harta, waktu, dan pengetahuan kita akan Kabar Baik. Saya menantang Anda untuk melakukan 4 latihan ini selama  6 minggu. Jika Anda melatihnya dengan setia, saya jamin Anda akan menjadi orang yang lebih berbahagia.

[Download]


Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.

Standard
Besar
Terbesar

Artikel:

- Pesan Allah dari Langit

- Kebenaran dan Kebebasan

- Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu!

- Penangkal Stres

- Mengucap syukur dalam segala hal, mengapa?

- Berita Duka

- Apa yang menjadi Tanda bagi Generasi ini?

- Kita Hidup di medan musuh

- Bahagia Meskipun Dianiaya

- Keindahan dari Keburukan

- Tiga kebenaran yang penting

- Aku Berjalan bersama Yesus

- One Solitary Life

- Rabi Yesus

- Arti tinggal di dalam Firman

- Menolak tuntunan Tuhan

- Hari pembalasan

- Kita masih bisa mendengarkan suara Tuhan

- Seperti apa kalimat wasiat terakhir Anda?

- Bagaimana kita tahu bahwa kita benar-benar “di dalam Kristus”?

- Prioritas yang Terbalik

- Kunci Pertumbuhan Jemaat yang Paling Diabaikan

- Pelayanan Pendamaian

- Sebuah Filsafat Kepemimpinan

- Kehidupan Doa Seorang Pemimpin

- Yang menang adalah yang tidak menyerah

- Apakah radio hati Anda berfungsi dengan baik?

- Lubang Jarum

- Ia Pergi dengan Sedih

- Apa gunanya memperoleh dunia dan kehilangan jiwa Anda?

- Jangan menyerah sebelum doa terjawab

- Permasalahan serius: Pertobatan palsu dalam Gereja

- Pentingnya Keremukan

- Respon kita pada Allah menentukan respon Allah pada kita

- Mengapa doa kita tidak terjawab?

- Mendengarkan Tuhan

- Selesailah tembok itu

- Apa motivasi kebaikan kita?

- Doa yang menyenangkan Allah

- Apakah berdoa itu suatu beban?

- Bagaimana memuliakan Allah di tempat kerja?

- Apakah Anda bekerja untuk Allah atau bersamaNya?

- Saya suka Kristus Anda. Tapi saya tidak suka dengan orang Kristen Anda

- Doa Santo Francis dari Asisi

- Bagaimana Anda tidak dapat menjadi Anak Allah

- Dipimpin oleh kehendak Allah

- Allah bukanlah sebongkah kayu

- Orang yang dipakai Allah

- Kita bukan konsumen. Kita adalah manusia

- Kesatuan membawa pemulihan

- Allah menanggapi Anda dengan serius

- Segenap hati, jiwa, pikiran dan kekuatan kita telah ditebus

- Lukisan Last Supper oleh Leonardo Da Vinci

- Pencarian akan Kebahagiaan

- Pesan seorang ateis bagi kita

- Kebangkitan Kristus

- Sedikit Air dan Roti

- Semuanya langsung tunduk, kecuali manusia

- Iman dan keraguan

- Sebelum mereka memanggil, Aku sudah menjawabnya.

- Billy Graham: Penyesalan dan Himbauannya

- Apa yang harusnya menjadi tekad tahun baru orang Kristen?

- Natal - Apakah yang menjadikannya penting?

- Saya percaya...

- Gereja Eksis bukan untuk Kepentingan Anggotanya

- Perbedaan bukan berarti perpecahan

- Apakah Anda datang ke gereja sebagai konsumen?

- Apakah gereja benar-benar perlu bagi orang Kristen?

- Apakah kita kerabatnya Tuhan?

- Rumah di sisi jalan

- Mengapa seringkali kita menjadi orang bodoh?

- Hati yang terarah pada Surga

- Bagaimana kita dapat melakukan kehendak Tuhan?

- Tuhan, apakah yang harus kuperbuat?

- Doa bukan "ban serep"

- Bagaimana mengenal pengajar dan nabi palsu?

- Dosa Kelalaian

- Doa Seorang Anak

- Andai aku dapat menghentikan satu hari merana

- Di mana ada kasih, di situlah Allah ada

- Anggaplah hari itu sia-sia

- Tidak Berarti di Mata Dunia

- Ciri orang yang menghayati doa

- Bagaimana menangani kekhawatiran?

- Rahasia Doa

- Memahami Hukum Taurat dalam Terang Roh

- Bagaimana Kebenaran Memerdekakan?

- Kamu akan Mengetahui Kebenaran

- Jangan Kuatir... Kristus Telah Bangkit!

- Bagaimana Menjadi Seorang Pembangun Umat?

- Waspadalah Terhadap Roh Pasif

- Mengapa Kita Berdoa Sebelum Makan?

- Apakah Hari Sabat Diciptakan untuk Manusia?

- Orang-orang Kristen itu

- Bagaimana Mengendalikan Amarah Kita

- Tujuh Cara untuk Melindungi Pernikahan Anda dari Kejatuhan Moral

- Lima Resolusi Tahun Baru untuk Pemimpin Kristen

- Dalam memberi kita menerima

- Mengapa Allah mengizinkan rasa sakit?

- Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 2

- Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 1

- Bagaimana Menghindari Daya Tarik yang Fatal?

- Apakah Anda Masih Tidur dan Beristirahat?

- Bagaimana Memaafkan Orang yang telah Menyakiti Kita

- Cara Yesus Menyembuhkan

- Bagaimana Menangani Amarah?

- Apakah Anda masih dikagumkan dengan Alkitab?

- Kemunduran Agama, Salah Siapa?

- Bagaimana Meminta Pemulihanan dari Allah?

- Yesus Tidak Takut disalah-pahami

- Bagaimana Menangani Keraguan?

- Apakah Kita Terlalu Banyak Bicara?

- Kita Perlu Memperlambat Pekerjaan Kita

- Maut Harus Dialami Setiap Hari

- Penderitaan itu Milik Siapa?

- Melayani Orang yang Mengalami Krisis Pribadi

- Cara Tuhan Bekerja

- Logika yang Sederhana

- Mengapa orang-orang berteriak?

- Paskah: Pengadilan Yesus

- Ahhhh... akhirnya engkau mengerti

- Rencana Sempurna dari Iblis

- Bila aku adalah Iblis

- Ingat Bebek Itu

- Apakah Gubuk-mu Terbakar?

- Kehidupan Lebih dari Apa yang Tampak

- Potret Seorang Anak

- Yesus Seorang Pecundang

- Suatu Kelahiran yang Tidak Diperhatikan

- Mentalitas Seorang yang Besar

- Pendidikan Tanpa Hikmat Tidak Ada Artinya

- Menanti Hari Itu

- Yesus dan Agama Lain

- Anda Ada Bukan Karena Kebetulan

- Takut akan Tuhan

- Celana Basah

- Perlakukan Orang Lain dengan Baik

- Kualitas Seorang Pemimpin

- Mengapa Orang Kristen Tidak Bertumbuh?

- Mengasihi Teman Sekamar Saya, mungkinkah?

- Hikmat Secangkir Kopi Panas

- Kehidupan Rohani ibarat Maraton

- Push-Up dan Donut

- 5 Alat Untuk Pertumbuhan Rohani

- 5 Roti dan 2 Ikan

- Adakah Hari Esok Bagimu?

- Apa artinya Natal?

- Apakah Anda Luput dari Kesalahan?

- Apakah Semua yang Meminta akan Mendapatkan?

- Apa Resolusi Tahun Baru Anda?

- Apa yang Akan Kau Minta dari Tuhan?

- "Ayo, kita gereja di Starbuck aje deh!"

- Bagaimana Mengetahui Kehendak Tuhan?

- Berdiam diri di dalam Tuhan - Sumber Kekuatan Sejati

- Cara untuk Mengembangkan Sukacita

- Calon Pendeta yang Pasti ditolak Gereja

- Dampak Pengampunan

- Dengarkan Tuhan Bukan Diri Kita Sendiri

- Di Manakah Tuhan?

- Doa Seorang Nabi Kecil

- Dunia Kita yang Penuh Kata-kata

- Empat Istri

- Hanya Ketidak-Sempurnaan yang Tidak Dapat Menolerir Ketidak-Sempurnaan

- Hari Ini

- Jangan Lupa Paspor dan Tiket Pesawat Anda

- Jangan Menilai Buku dari Sampulnya

- Janganlah Kamu Menghakimi

- Kebaikan dan Kebesaran

- Keheningan

- Ketidak-percayaan Kita

- Kita Tidak Cukup Rendah

- Lepaskan Dulu

- Takut akan Maut

- Kapan Malam Berakhir?

- Kejujuran Tidak Pernah Merugikan

- Kekurangan Orang Lain Harus Ditanggung Dalam Kasih

- Kerendahan Hati, Benar dan Palsu

- Kunci menaati Perintah Tuan Empunya Tuaian

- Mukjizat Natal - Kisah-kisah Nyata

- Menara Api di tengah Kegelapan Dunia

- Mengalahkan Kejahatan dengan Kebaikan, Mungkinkah?

- Mengasihi Seperti Diri Sendiri

- Menggerakkan Orang Lewat Doa

- Natal, Musim untuk Berbuat Baik?

- Nilai sebuah Kehidupan

- Orang yang Melukai kita Harus Dikasihi dan Disambut sebagai Tangan Tuhan

- Pendeta diabaikan di Gerejanya Sendiri

- Pengaruh Kristus

- Pengkhotbah yang Populer

- Pentingnya Pergumulan

- Pentingnya Sikap

- Peraturan Umum Dalam Penggunaan Waktu dan Hidup Kudus

- Percakapan antara Orang Kudus dan Filsuf

- Peringatan tentang Mendambakan Keberhasilan Spiritual

- Persahabatan dengan 'Musuh'

- Praktik lawan Ucapan

- Rangkulan Seorang Bayi

- Resiko seorang Hamba Tuhan

- Salib dan Si Aku

- Salib, Sumber Kegembiraan Kita

- Satu Kisah Cinta

- Sejauh Manakah Anda Rela Melangkah untuk Tuhan?

- Sekilas Hikmat dari Billy Graham

- Sensitivitas kepada Teguran adalah Tanda Pasti bahwa kita Membutuhkannya

- Sesungguhnya Buta

- Setinggi-tingginya Tupai Melompat

- Siapa Bilang Tidak Ada Sinterklas?

- Tidak semua hal dapat dilihat dengan mata

- Tujuan Ciptaan Baru

- Warisan Pengampunan

- Yang Paling Diberkati

- Yang Sudah Berlalu

Copyright 2002-2014. Semua materi di situs ini adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries.
E-mail kami untuk mendapatkan izin untuk menggunakan materi di situs ini.
Best viewed with IE6.0 and 1024 by 768 resolution.