| Saran & Komentar | updated on 30 August 2010

Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan

Halaman Utama

  |  Tentang Kami

  |  Hubungi Kami

  |  Izin Pemakaian Materi 

  |  Dapatkan Buletin Gratis di sini! 

Sumber Damai

Khotbah/PA


Inspirasi

Artikel/Renungan

Kesaksian Hidup


Pelatihan

Discipleship Trainings


Lain-Lain...

Siaran Mandarin Fu Yin Dian Tai

Bible Study (P.A)

Buku-buku Terbitan

Buletin Gratis!

Lagu dan Film

Bagaimana Menghindari Daya Tarik yang Fatal?

Rick Warren

Hati saya hancur melihat pelayanan yang dibinasakan oleh ketidak-setiaan para hamba Tuhan. Berahi yang tak terkendali dalam kehidupan seorang hamba Tuhan sangatlah merusak pelayanan Gereja. Anda dan saya adalah manusia. Kita berada di bawah godaan yang sama dengan orang lain. Tetapi dosa-dosa seks itu sangat fatal bagi sebuah pelayanan. Di bawah ini terdapat enam langkah yang harus diingat seraya kita memerangi  "daya tarik yang fatal (fatal attractions)."

  1. Buatlah komitment untuk berpegang pada standard Allah.

    Anda harus siap untuk melakukan apa yang dikatakan oleh Alkitab. Mazmur 119:9 berkata, "Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya agar tanpa noda? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu." Kita dapat menemukan ukuran dan standard sebagai dasar bagi keputusan kita di banyak tempat seperti: buku self help; televisi; filem. Tapi, jika Anda tidak mau jatuh ke dalam fatal attraction, Anda harus membuat keputusan untuk berpegang total pada standard Allah yang telah tertulis di dalam buku petunjuk-Nya. Buku petunjuk ini tidak akan pernah salah.

    Allah berkata kita harus menikmati seks in dalam konteks pernikahan. Ada orang yang bingung pada pokok ini. Mereka bertanya-tanya mengapa Allah membatasi kebebasan mereka jika Allah mengasihi mereka. Tapi sebagai orang tua, Anda tidak akan mengizinkan anak-anak Anda berbuat semau hati mereka. Mengapa? Karena kita mengasihi anak-anak kita. Kita mau melindungi mereka. Peraturan-peraturan kita adalah demi kebaikan mereka. Peraturan-peraturan Allah juga demi kebaikan kita. Buatlah keputusan hari bahwa Anda akan menaati kebenaran Allah, jika tidak langkah seterusnya tidak ada gunanya.
  2. Pupuklah pernikahan Anda.

    Jika Anda menginginkan penikahan yang kuat, Anda harus memupuknya. Anda harus menyalakan kembali cinta itu. Amsal 5:18-19 berkata, "Bersukacitalah dengan istri masa muda mu, biarlah dia yang selalu memuaskan engkau, dan engkau selalu berahi karena cintanya."

    Alkitab memberitahu kita untuk "bersukacita" dengan istri, dan kemudian "dipuaskan." Dalam kata lain, janganlah membanding-banding. Tidak ada yang namanya pasangan yang sempurna. Rumput tidak lebih hijau di padang tetangga; rumput itu hijau jika Anda menyiramnya. Masalahnya banyak pasangan yang sudah bernikah namun tidak ada spontanitas di dalam kehidupan cinta mereka. Ada kebosanan di dalam hubungan mereka.

    Setelah Anda menikah, Anda akan tetap tertarik pada orang lain. Tapi Allah berkata arahkanlah daya tarik itu kepada pasangan Anda. Bersukacitalah dengan pasangan Anda.
  3. Kendalikanlah pemikiran Anda.

    Anda harus memahami bagaimana godaan itu bekerja. Yakobus 1:14-15 berkata, "Kita diseret dan dipikat oleh pemikiran dan keinginan kita. Pikiran-pikiran inilah yang memimpin pada kejahatan." Pertarungan itu bermula di tingkat pikiran. Jika Iblis sudah mendapatkan perhatian Anda, maka ia akan mendapatkan perasaan Anda. Jika ia telah mendapatkan perasaan Anda, maka ia mendapatkan tindakan Anda. Ada yang berkata, "Saya tidak akan pernah melakukannya. Saya hanya memikirkannya saja." Janganlah bodoh dan coba mengelabui diri sendiri.

    Pikiran menentukan perasaan, dan perasaan menentukan tindakan. Kunci untuk menghindari godaan seksual adalah dengan mengendalikan pikiran kita. Yesus berkata di Matius 5:28, " Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya." Perzinahan itu bermula di dalam kepala sebelum ia berhujung di ranjang.

    Berahi bukanlah daya tarik fisik. Bukan merasa dirangsang. Itu hanya respon biasa dari seorang manusia. Anda melihat seseorang dan Anda tertarik. Berahi adalah keinginan untuk memiliki. Dengan kata lain, "Jika saya bisa, saya akan." Sebagai manusia kita memiliki perasaan dan reaksi sedemikian. Allah memberikan kita naluri itu, tapi kita harus mengelolanya.
  4. Memantau bacaan/tontonan media kita

    Kita hidup di dalam masyarakat yang dipenuhi oleh seks. Kita dibanjiri oleh rangsangan visual dan lisan setiap saat. Di dalam iklan, seks menjual segala sesuatu, dari baterai sampai ke pisang. Seks adalah industri yang besar. Kebanyakan lagu-lagu cinta sebetulnya adalah lagu-lagu berahi. Seks ada di mana-mana, entah di majalah atau novel.

    Riset menunjukkan bahwa kebanyakan seks di dalam televisi adalah di antara orang yang belum bernikah. Setiap kali Anda menonton itu, pertahanan diri Anda dikikis sedikit demi sedikit. Alkitab berkata bahwa mata adalah pintu gerbang kepada jiwa. Matius 6:22-23 berkata, "Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu. Jika mata kamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu." Anda menjadi apa yang Anda lihat.

    Jika Anda serius dalam menangani godaan seksual, Anda harus berhenti dari menonton sekitar 80% dari filem yang ada di pasaran. Ada yang berkata, "Saya bisa menontonnya. Semua itu tidak mempengaruhi saya." Jangan mempercayai itu. 2 Timotius 2:22 berkata, "Larilah dari segala sesuatu yang merangsang nafsu orang muda. Kejarlah kehidupan yang benar, kesetiaan, kasih dan damai. Nikmatilah pertemanan dengan orang yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni."

    Jika Anda duduk menonton filem dan menyadari bahwa itu filem tidak pantas dinonton, bangun dan keluarlah dari bioskop. Jika Anda menyalakan DVD dan menyadari bahwa Anda tidak seharusnya menonton itu, langsung berhenti dari menontonnya. Saya sudah keluar dari banyak gedung bioskop karena filem yang tidak sesuai, saya sering mengubah saluran televisi dan mengembalikan banyak DVDs yang tidak pantas ditonton. Jika Anda serius menangani masalah ini, Anda harus memantau apa yang Anda baca dan tonton.
  5. Kurangi kesempatan untuk digodai.

    Jika Anda ingin menghindari daya tarik yang fatal, jangan mengizinkan situasi di mana hal itu akan terjadi. Matius 26:41 berkata, "Berjaga-jagalah dan berdoalah supaya kamu tidak jatuh ke dalam pencobaan." Yesus memberikan dua langkah untuk menghindar dari godaan: berjaga-jaga dan berdoa.

    Berjaga-jaga berarti siaga atau berwaspada dan bijaksana. Kenalilah situasi yang menggoda Anda supaya Anda dapat menjauhinya. Apakah Anda sadar dan tahu apa yang akan membuat Anda tersandung? Salah satu faktor mungkin adalah pasangan suami istri terlalu sedikit meluangkan waktu bersama dibandingkan dengan dulu. Kedua suami dan istri bekerja dan jam kerjanya panjang dan sering bepergian. Waktu kualitas kita, maupun kuantiti semakin sedikit. Jika Anda sering bergumul saat pasangan ke luar kota sebaiknya Anda membatasi waktu Anda saling berjauhan.

    Mungkin ada juga yang karena pergaulan dengan teman-teman yang memimpin kita ke jalur yang salah. Solusinya sangat sederhana. Jauhi mereka. Teman-teman yang memimpin Anda untuk mengingini orang yang bukan suami atau istri Anda sesungguhnya bukanlah teman.
  6. Memperbesarkan akibatnya

    Anda perlu bertanya pada diri Anda sendiri, "Apakah hal ini layak dilakukan?" Pencobaan itu buta ayam. Akibat dari melanggar hukum Allah itu sangatlah besar. Para hamba Tuhan, saya pasti Anda pernah mendengar tangisan sakit hati dari pasangan yang dilukai karena ketidak-setiaan. Anda harus memahami ini. Saat kita melanggar hukum Allah, hal itu menghancurkan kita. Hal ini selalu berakibat pada luka, kepahitan, dan ribuan masalah yang lain. Harga yang harus dibayar itu terlalu tinggi.

    Yakobus 1.12 berkata, "Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia." Saya maukan mahkota itu. Yakobus sedang berkata, "Sangkallah yang kecil untuk memperoleh yang lebih besar."

    Saya hanya pernah "mengenal" seorang wanita di dalam hidup saya - istri saya, Kay. Oleh kasih karunia Allah, saya berniat untuk setia kepadanya seluruh hidup saya. Mengapa? Saya mengasihi Yesus Kristus, dan saya berhutang segala sesuatu kepada Dia. Tidak sanggup saya melukai Dia. Kedua, saya mengasihi istri dan anak-anak saya. Tak terbayangkan oleh saya untuk menyakiti mereka.

    Tapi juga, saya takut pada murka Allah. Ketidak-setiaan adalah suatu persoalan yang serius dengan Allah. Alkitab berkata di Amsal 16:6, "Karena takut akan Yahweh orang akan menjauhi kejahatan." Ini adalah rasa takut yang sehat. Allah tidak akan melepaskan orang yang tidak setia dan cabul. Mengapa? Karena Ia terlalu mengasihi kita untuk membiarkan ketidak-setiaan menghancurkan hubungan kita.

-as

[Download]


Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.

Standard
Besar
Terbesar

Artikel:

- Doa Seorang Anak

- Andai aku dapat menghentikan satu hari merana

- Di mana ada kasih, di situlah Allah ada

- Anggaplah hari itu sia-sia

- Tidak Berarti di Mata Dunia

- Ciri orang yang menghayati doa

- Bagaimana menangani kekhawatiran?

- Rahasia Doa

- Memahami Hukum Taurat dalam Terang Roh

- Bagaimana Kebenaran Memerdekakan?

- Kamu akan Mengetahui Kebenaran

- Jangan Kuatir... Kristus Telah Bangkit!

- Bagaimana Menjadi Seorang Pembangun Umat?

- Waspadalah Terhadap Roh Pasif

- Mengapa Kita Berdoa Sebelum Makan?

- Apakah Hari Sabat Diciptakan untuk Manusia?

- Orang-orang Kristen itu

- Bagaimana Mengendalikan Amarah Kita

- Tujuh Cara untuk Melindungi Pernikahan Anda dari Kejatuhan Moral

- Lima Resolusi Tahun Baru untuk Pemimpin Kristen

- Dalam memberi kita menerima

- Mengapa Allah mengizinkan rasa sakit?

- Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 2

- Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 1

- Bagaimana Menghindari Daya Tarik yang Fatal?

- Apakah Anda Masih Tidur dan Beristirahat?

- Bagaimana Memaafkan Orang yang telah Menyakiti Kita

- Cara Yesus Menyembuhkan

- Bagaimana Menangani Amarah?

- Apakah Anda masih dikagumkan dengan Alkitab?

- Kemunduran Agama, Salah Siapa?

- Bagaimana Meminta Pemulihanan dari Allah?

- Yesus Tidak Takut disalah-pahami

- Bagaimana Menangani Keraguan?

- Apakah Kita Terlalu Banyak Bicara?

- Kita Perlu Memperlambat Pekerjaan Kita

- Maut Harus Dialami Setiap Hari

- Penderitaan itu Milik Siapa?

- Melayani Orang yang Mengalami Krisis Pribadi

- Cara Tuhan Bekerja

- Logika yang Sederhana

- Mengapa orang-orang berteriak?

- Paskah: Pengadilan Yesus

- Ahhhh... akhirnya engkau mengerti

- Rencana Sempurna dari Iblis

- Bila aku adalah Iblis

- Ingat Bebek Itu

- Apakah Gubuk-mu Terbakar?

- Kehidupan Lebih dari Apa yang Tampak

- Potret Seorang Anak

- Yesus Seorang Pecundang

- Suatu Kelahiran yang Tidak Diperhatikan

- Mentalitas Seorang yang Besar

- Pendidikan Tanpa Hikmat Tidak Ada Artinya

- Menanti Hari Itu

- Yesus dan Agama Lain

- Anda Ada Bukan Karena Kebetulan

- Takut akan Tuhan

- Celana Basah

- Perlakukan Orang Lain dengan Baik

- Kualitas Seorang Pemimpin

- Mengapa Orang Kristen Tidak Bertumbuh?

- Mengasihi Teman Sekamar Saya, mungkinkah?

- Hikmat Secangkir Kopi Panas

- Kehidupan Rohani ibarat Maraton

- Push-Up dan Donut

- 5 Alat Untuk Pertumbuhan Rohani

- 5 Roti dan 2 Ikan

- Adakah Hari Esok Bagimu?

- Apa artinya Natal?

- Apakah Anda Luput dari Kesalahan?

- Apakah Semua yang Meminta akan Mendapatkan?

- Apa Resolusi Tahun Baru Anda?

- Apa yang Akan Kau Minta dari Tuhan?

- "Ayo, kita gereja di Starbuck aje deh!"

- Bagaimana Mengetahui Kehendak Tuhan?

- Berdiam diri di dalam Tuhan - Sumber Kekuatan Sejati

- Cara untuk Mengembangkan Sukacita

- Calon Pendeta yang Pasti ditolak Gereja

- Dampak Pengampunan

- Dengarkan Tuhan Bukan Diri Kita Sendiri

- Di Manakah Tuhan?

- Doa Seorang Nabi Kecil

- Dunia Kita yang Penuh Kata-kata

- Empat Istri

- Hanya Ketidak-Sempurnaan yang Tidak Dapat Menolerir Ketidak-Sempurnaan

- Hari Ini

- Jangan Lupa Paspor dan Tiket Pesawat Anda

- Jangan Menilai Buku dari Sampulnya

- Janganlah Kamu Menghakimi

- Kebaikan dan Kebesaran

- Keheningan

- Ketidak-percayaan Kita

- Kita Tidak Cukup Rendah

- Lepaskan Dulu

- Takut akan Maut

- Kapan Malam Berakhir?

- Kejujuran Tidak Pernah Merugikan

- Kekurangan Orang Lain Harus Ditanggung Dalam Kasih

- Kerendahan Hati, Benar dan Palsu

- Kunci menaati Perintah Tuan Empunya Tuaian

- Mukjizat Natal - Kisah-kisah Nyata

- Menara Api di tengah Kegelapan Dunia

- Mengalahkan Kejahatan dengan Kebaikan, Mungkinkah?

- Mengasihi Seperti Diri Sendiri

- Menggerakkan Orang Lewat Doa

- Natal, Musim untuk Berbuat Baik?

- Nilai sebuah Kehidupan

- Orang yang Melukai kita Harus Dikasihi dan Disambut sebagai Tangan Tuhan

- Pendeta diabaikan di Gerejanya Sendiri

- Pengaruh Kristus

- Pengkhotbah yang Populer

- Pentingnya Pergumulan

- Pentingnya Sikap

- Peraturan Umum Dalam Penggunaan Waktu dan Hidup Kudus

- Percakapan antara Orang Kudus dan Filsuf

- Peringatan tentang Mendambakan Keberhasilan Spiritual

- Persahabatan dengan 'Musuh'

- Praktik lawan Ucapan

- Rangkulan Seorang Bayi

- Resiko seorang Hamba Tuhan

- Salib dan Si Aku

- Salib, Sumber Kegembiraan Kita

- Satu Kisah Cinta

- Sejauh Manakah Anda Rela Melangkah untuk Tuhan?

- Sekilas Hikmat dari Billy Graham

- Sensitivitas kepada Teguran adalah Tanda Pasti bahwa kita Membutuhkannya

- Sesungguhnya Buta

- Setinggi-tingginya Tupai Melompat

- Siapa Bilang Tidak Ada Sinterklas?

- Tidak semua hal dapat dilihat dengan mata

- Tujuan Ciptaan Baru

- Warisan Pengampunan

- Yang Paling Diberkati

- Yang Sudah Berlalu

Copyright 2003-2007. Semua materi di situs ini adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries.
E-mail kami untuk mendapatkan izin untuk menggunakan materi di situs ini.
Best viewed with IE6.0 and 1024 by 768 resolution.