| Saran & Komentar | updated on 16 November 2014

Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan

Halaman Utama

  |  Tentang Kami

  |  Hubungi Kami

  |  Izin Pemakaian Materi 

  |  Dapatkan Buletin Gratis di sini! 

Sumber Damai

Khotbah/PA


Inspirasi

Artikel/Renungan

Kesaksian Hidup


Pelatihan

Discipleship Trainings


Lain-Lain...

Buku-buku Terbitan

Lagu dan Film

Bible Study (P.A)

Siaran Mandarin

Buletin Gratis!

Follow Us


BACA ONLINE


BACA ONLINE


KATA PENGANTAR

Bagaimana Meminta Pemulihan dari Allah?

Rick Warren

Hampir 3,000 tahun yang lalu Allah membuat janji kepada Raja Salomo, yang juga berlaku bagi kita di zaman ini. Di zaman di mana kita telah menjadi semakin sekuler and duniawi, meskipun kita mengaku sebagai umat-Nya.

Allah berkata, "Dan jika umat-Ku yang atas nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku serta berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku, aku akan mendengar dari surga dan akan mengampuni dosa mereka serta memulihkan negeri mereka." (2 Tawarikh 7:14).

Apa yang dapat memulihkan kita?

Kita harus melakukan empat hal yang Allah katakan kepada Salomo dan bangsa Israel.

Jangan pernah lupa kepada siapa Allah sedang berbicara di sini. Dia sedang berbicara kepada umat-Nya - bangsa Israel.

Allah mau memulihkan umat-Nya di zaman ini juga. Hal ini harus dimulai dari gereja. Hal ini harus dimulai dari para Pemimpin gereja, dari setiap Jemaat-Nya. Allah sedang meminta kita untuk melakukan empat hal.

  1. Kita harus membuat pengakuan dosa dengan kerendahan hati.
    Pertama, Allah berkata, "Jika umat-Ku akan merendahkan diri...Aku akan memulihkan negeri mereka."

    Sebagai Pemimpin, kita harus merendahkan diri dan memimpin Jemaat kita untuk melakukan hal  yang sama. Sumber segala permasalahan kita adalah kesombongan. Kita pikir kita lebih tahu ketimbang Allah tentang hal apa saja yang akan membuat kita bahagia. Keangkuhanlah yang membuat orang terpisah dari Allah di tingkat pribadi, di tingkat Jemaat, dan di tingkat nasional. Keangkuhan masuk ke dalam hidup kita dan kita lupa bahwa kita membutuhkan Allah. Saat kita sombong, kita tidak mengakui keberdosaan kita, kekeliruan kita, dan kegagalan kita.

    Kita tidak akan pernah menemukan pemulihan pribadi maupun di tingkat nasional jika kita coba untuk menyembunyikan dosa-dosa kita dari Allah. Menyembunyikan dosa-dosa kita adalah keterbalikan dari kerendahan hati dan Allah tidak akan memberkati hal itu.

    Sekali lagi, hal ini bermula dengan Anda dan saya. Kita harus berlaku jujur dan memberitahu Allah bahwa kita telah gagal. Kita perlu untuk memimpin Jemaat kita ke dalam pertobatan juga. Umat Allah harus mengakui bahwa kita telah berpaling dari Dia.
  2. Kita harus berdoa dalam ketekunan.
    Hal kedua yang Allah beritahukan kepada Solomo adalah: "Jika umat aku...berdoa...aku akan memulihkan negeri mereka."

    Allah mau kita berdoa dan tidak menyerah. Ia mau kita berdoa dalam ketekunan. Kita pada dasarnya terlalu cepat menyerah. Itulah alasan mengapa kita tidak melihat jawaban kepada doa-doa kita. Itulah alasan mengapa tidak adalah pemulihan di antara kita sebagaimana yang disebutkan di dalam ayat ini.

    Saudara, biarlah saya menanyakan suatu pertanyaan yang sangat penting. Sejauh manakah Anda dan gereja Anda peduli tentang pemulihan dan kebangkitan rohani? Sejauh manakah Anda serius tentang pemulihan di dalam gereja Anda dan di dalam hidup Anda? Ketekunan Anda dalam kehidupan doa Anda akan menunjukkan sejauh mana Anda serius dalam hal ini.

    Bagaimana Anda menunjukkan ketekunan Anda? Buatlah satu daftar doa - dan pastikan Anda berdoa untuk negeri-mu. Apa yang tidak Anda daftarkan, Anda akan lupa saat berdoa.
  3. Kita harus mencari Allah dengan penuh intensitas
    Ketiga, Allah berkata, "Jika umat-Ku....mencari wajah-Ku... Aku akan memulihkan negeri mereka."

    Allah ingin kita mencari Dia. Ini bukan sesuatu yang kita lakukan di waktu luang kita. Anda tidak hanya mencari Allah di saat Anda ada waktu luang. Pencarian akan Allah harus mencari fokus kita yang utama. Allah tidak hanya ingin menjadi pengakuan (profession) kita. Ia mau menjadi kegairahan (passion) kita.

    Sangat sedikit orang yang sebenarnya mencari Allah dengan intens. Sangat, sangat langka. Kebanyakan orang hanya mau mengenal Allah cukup untuk memberkati mereka tetapi tidak sampai Allah menganggu mereka. Tetapi jika Allah mau memulihkan negeri kita, Jemaat kita harus dipenuhi oleh orang-orang yang sesungguhnya mencari Dia.

    Saya harap Anda sudah melakukan ini. Saya harap Anda sedang meluangkan waktu untuk mengenal Allah dengan lebih baik. Tugas Anda dapat disederhanakan sebagai yang berikut - membantu orang untuk mencari Allah. Tapi Ingatlah, hal ini harus bermula dengan Anda sendiri.
  4. Kita harus bertobat dengan ketulusan hati.
    Akhirnya, Allah berkata, "Jika umat-Ku...berbalik dari jalan-jalannya yang jahat...Aku akan memulihkan negeri mereka."

    Jika kita menginginkan pemulihan di dalam negeri, kita harus bertobat dengan ketulusan hati. Banyak orang yang salah memahami kata ini. Pertobatan adalah metanoia dalam bahasa Yunani. Meta berarti berbalik, berubah. Satu perubahan mutlak. Noia berarti akal budi atau pikiran. Secara harfiah, bertobat berarti berubah pikir, mengubah cara pikir Anda.

    Di saat kita bertobat, kita mengubah cara kita berpikir tentang diri kita dan tentang Allah. Kita mengubah cara kita berpikir tentang apa yang penting buat kita, orang lain, masa lampau kita, masa kini, dan masa depan kita. Bertobat pada dasarnya berarti berubah pikiran tentang sesuatu hal. Satu peralihan paradigma. Saya terbiasa berpikir di satu arah; sekarang saya berpikir secara berbeda.

    Dalam hal apa saja Anda perlu mengubah pemikiran Anda? Tentang hal apa, Jemaat Anda harus berubah pikiran? Pertobatan di tingkat Jemaat harus dimulai dengan pertobatan pribadi.

    Negeri kita sedang berada dalam masalah besar sekarang ini. Jika Allah mau menghakimi negeri kita, Dia harus bermula dengan kita. Dia akan bermula dengan umat-Nya. Pemulihan harus bermula dengan kita. Pemulihan tidak akan terjadi karena ada undang-undang baru. Pemulihan tidak akan terjadi karena kita memilih partai tertentu ke dalam pemerintahan. Pemulihan tidak akan terjadi di saat orang yang tidak mengenal Allah berbuat lebih baik. Allah akan memulihkan negeri kita di saat umat-Nya - Jemaat - mengakui dosa mereka, berdoa, mencari Dia dan bertobat.

    Pemulihan negeri kita harus bermula dengan Jemaat kita, atau ia tidak terjadi sama sekali.

    Akankah pemulihan bermula dari Jemaat Anda?

    Akankah pemulihan bermula dari diri Anda

(Ditulis ulang dan diedit seperlunya dari artikel Will God Heal America oleh Rick Warren)

-as

[Download]


Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.

Standard
Besar
Terbesar

Artikel:

- Pesan Allah dari Langit

- Kebenaran dan Kebebasan

- Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu!

- Penangkal Stres

- Mengucap syukur dalam segala hal, mengapa?

- Berita Duka

- Apa yang menjadi Tanda bagi Generasi ini?

- Kita Hidup di medan musuh

- Bahagia Meskipun Dianiaya

- Keindahan dari Keburukan

- Tiga kebenaran yang penting

- Aku Berjalan bersama Yesus

- One Solitary Life

- Rabi Yesus

- Arti tinggal di dalam Firman

- Menolak tuntunan Tuhan

- Hari pembalasan

- Kita masih bisa mendengarkan suara Tuhan

- Seperti apa kalimat wasiat terakhir Anda?

- Bagaimana kita tahu bahwa kita benar-benar “di dalam Kristus”?

- Prioritas yang Terbalik

- Kunci Pertumbuhan Jemaat yang Paling Diabaikan

- Pelayanan Pendamaian

- Sebuah Filsafat Kepemimpinan

- Kehidupan Doa Seorang Pemimpin

- Yang menang adalah yang tidak menyerah

- Apakah radio hati Anda berfungsi dengan baik?

- Lubang Jarum

- Ia Pergi dengan Sedih

- Apa gunanya memperoleh dunia dan kehilangan jiwa Anda?

- Jangan menyerah sebelum doa terjawab

- Permasalahan serius: Pertobatan palsu dalam Gereja

- Pentingnya Keremukan

- Respon kita pada Allah menentukan respon Allah pada kita

- Mengapa doa kita tidak terjawab?

- Mendengarkan Tuhan

- Selesailah tembok itu

- Apa motivasi kebaikan kita?

- Doa yang menyenangkan Allah

- Apakah berdoa itu suatu beban?

- Bagaimana memuliakan Allah di tempat kerja?

- Apakah Anda bekerja untuk Allah atau bersamaNya?

- Saya suka Kristus Anda. Tapi saya tidak suka dengan orang Kristen Anda

- Doa Santo Francis dari Asisi

- Bagaimana Anda tidak dapat menjadi Anak Allah

- Dipimpin oleh kehendak Allah

- Allah bukanlah sebongkah kayu

- Orang yang dipakai Allah

- Kita bukan konsumen. Kita adalah manusia

- Kesatuan membawa pemulihan

- Allah menanggapi Anda dengan serius

- Segenap hati, jiwa, pikiran dan kekuatan kita telah ditebus

- Lukisan Last Supper oleh Leonardo Da Vinci

- Pencarian akan Kebahagiaan

- Pesan seorang ateis bagi kita

- Kebangkitan Kristus

- Sedikit Air dan Roti

- Semuanya langsung tunduk, kecuali manusia

- Iman dan keraguan

- Sebelum mereka memanggil, Aku sudah menjawabnya.

- Billy Graham: Penyesalan dan Himbauannya

- Apa yang harusnya menjadi tekad tahun baru orang Kristen?

- Natal - Apakah yang menjadikannya penting?

- Saya percaya...

- Gereja Eksis bukan untuk Kepentingan Anggotanya

- Perbedaan bukan berarti perpecahan

- Apakah Anda datang ke gereja sebagai konsumen?

- Apakah gereja benar-benar perlu bagi orang Kristen?

- Apakah kita kerabatnya Tuhan?

- Rumah di sisi jalan

- Mengapa seringkali kita menjadi orang bodoh?

- Hati yang terarah pada Surga

- Bagaimana kita dapat melakukan kehendak Tuhan?

- Tuhan, apakah yang harus kuperbuat?

- Doa bukan "ban serep"

- Bagaimana mengenal pengajar dan nabi palsu?

- Dosa Kelalaian

- Doa Seorang Anak

- Andai aku dapat menghentikan satu hari merana

- Di mana ada kasih, di situlah Allah ada

- Anggaplah hari itu sia-sia

- Tidak Berarti di Mata Dunia

- Ciri orang yang menghayati doa

- Bagaimana menangani kekhawatiran?

- Rahasia Doa

- Memahami Hukum Taurat dalam Terang Roh

- Bagaimana Kebenaran Memerdekakan?

- Kamu akan Mengetahui Kebenaran

- Jangan Kuatir... Kristus Telah Bangkit!

- Bagaimana Menjadi Seorang Pembangun Umat?

- Waspadalah Terhadap Roh Pasif

- Mengapa Kita Berdoa Sebelum Makan?

- Apakah Hari Sabat Diciptakan untuk Manusia?

- Orang-orang Kristen itu

- Bagaimana Mengendalikan Amarah Kita

- Tujuh Cara untuk Melindungi Pernikahan Anda dari Kejatuhan Moral

- Lima Resolusi Tahun Baru untuk Pemimpin Kristen

- Dalam memberi kita menerima

- Mengapa Allah mengizinkan rasa sakit?

- Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 2

- Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 1

- Bagaimana Menghindari Daya Tarik yang Fatal?

- Apakah Anda Masih Tidur dan Beristirahat?

- Bagaimana Memaafkan Orang yang telah Menyakiti Kita

- Cara Yesus Menyembuhkan

- Bagaimana Menangani Amarah?

- Apakah Anda masih dikagumkan dengan Alkitab?

- Kemunduran Agama, Salah Siapa?

- Bagaimana Meminta Pemulihanan dari Allah?

- Yesus Tidak Takut disalah-pahami

- Bagaimana Menangani Keraguan?

- Apakah Kita Terlalu Banyak Bicara?

- Kita Perlu Memperlambat Pekerjaan Kita

- Maut Harus Dialami Setiap Hari

- Penderitaan itu Milik Siapa?

- Melayani Orang yang Mengalami Krisis Pribadi

- Cara Tuhan Bekerja

- Logika yang Sederhana

- Mengapa orang-orang berteriak?

- Paskah: Pengadilan Yesus

- Ahhhh... akhirnya engkau mengerti

- Rencana Sempurna dari Iblis

- Bila aku adalah Iblis

- Ingat Bebek Itu

- Apakah Gubuk-mu Terbakar?

- Kehidupan Lebih dari Apa yang Tampak

- Potret Seorang Anak

- Yesus Seorang Pecundang

- Suatu Kelahiran yang Tidak Diperhatikan

- Mentalitas Seorang yang Besar

- Pendidikan Tanpa Hikmat Tidak Ada Artinya

- Menanti Hari Itu

- Yesus dan Agama Lain

- Anda Ada Bukan Karena Kebetulan

- Takut akan Tuhan

- Celana Basah

- Perlakukan Orang Lain dengan Baik

- Kualitas Seorang Pemimpin

- Mengapa Orang Kristen Tidak Bertumbuh?

- Mengasihi Teman Sekamar Saya, mungkinkah?

- Hikmat Secangkir Kopi Panas

- Kehidupan Rohani ibarat Maraton

- Push-Up dan Donut

- 5 Alat Untuk Pertumbuhan Rohani

- 5 Roti dan 2 Ikan

- Adakah Hari Esok Bagimu?

- Apa artinya Natal?

- Apakah Anda Luput dari Kesalahan?

- Apakah Semua yang Meminta akan Mendapatkan?

- Apa Resolusi Tahun Baru Anda?

- Apa yang Akan Kau Minta dari Tuhan?

- "Ayo, kita gereja di Starbuck aje deh!"

- Bagaimana Mengetahui Kehendak Tuhan?

- Berdiam diri di dalam Tuhan - Sumber Kekuatan Sejati

- Cara untuk Mengembangkan Sukacita

- Calon Pendeta yang Pasti ditolak Gereja

- Dampak Pengampunan

- Dengarkan Tuhan Bukan Diri Kita Sendiri

- Di Manakah Tuhan?

- Doa Seorang Nabi Kecil

- Dunia Kita yang Penuh Kata-kata

- Empat Istri

- Hanya Ketidak-Sempurnaan yang Tidak Dapat Menolerir Ketidak-Sempurnaan

- Hari Ini

- Jangan Lupa Paspor dan Tiket Pesawat Anda

- Jangan Menilai Buku dari Sampulnya

- Janganlah Kamu Menghakimi

- Kebaikan dan Kebesaran

- Keheningan

- Ketidak-percayaan Kita

- Kita Tidak Cukup Rendah

- Lepaskan Dulu

- Takut akan Maut

- Kapan Malam Berakhir?

- Kejujuran Tidak Pernah Merugikan

- Kekurangan Orang Lain Harus Ditanggung Dalam Kasih

- Kerendahan Hati, Benar dan Palsu

- Kunci menaati Perintah Tuan Empunya Tuaian

- Mukjizat Natal - Kisah-kisah Nyata

- Menara Api di tengah Kegelapan Dunia

- Mengalahkan Kejahatan dengan Kebaikan, Mungkinkah?

- Mengasihi Seperti Diri Sendiri

- Menggerakkan Orang Lewat Doa

- Natal, Musim untuk Berbuat Baik?

- Nilai sebuah Kehidupan

- Orang yang Melukai kita Harus Dikasihi dan Disambut sebagai Tangan Tuhan

- Pendeta diabaikan di Gerejanya Sendiri

- Pengaruh Kristus

- Pengkhotbah yang Populer

- Pentingnya Pergumulan

- Pentingnya Sikap

- Peraturan Umum Dalam Penggunaan Waktu dan Hidup Kudus

- Percakapan antara Orang Kudus dan Filsuf

- Peringatan tentang Mendambakan Keberhasilan Spiritual

- Persahabatan dengan 'Musuh'

- Praktik lawan Ucapan

- Rangkulan Seorang Bayi

- Resiko seorang Hamba Tuhan

- Salib dan Si Aku

- Salib, Sumber Kegembiraan Kita

- Satu Kisah Cinta

- Sejauh Manakah Anda Rela Melangkah untuk Tuhan?

- Sekilas Hikmat dari Billy Graham

- Sensitivitas kepada Teguran adalah Tanda Pasti bahwa kita Membutuhkannya

- Sesungguhnya Buta

- Setinggi-tingginya Tupai Melompat

- Siapa Bilang Tidak Ada Sinterklas?

- Tidak semua hal dapat dilihat dengan mata

- Tujuan Ciptaan Baru

- Warisan Pengampunan

- Yang Paling Diberkati

- Yang Sudah Berlalu

Copyright 2002-2014. Semua materi di situs ini adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries.
E-mail kami untuk mendapatkan izin untuk menggunakan materi di situs ini.
Best viewed with IE6.0 and 1024 x 768 resolution.