|
| Saran & Komentar | updated on 04 February 2012 |
|||||||
|
CahayaPengharapanMinistries Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan |
|||||||
|
|
|||||||
|
Apakah Hari Sabat Diciptakan untuk Manusia? Dwight A. Pryor
Yesus berkata, "Hari Sabat diadakan untuk manusia" (Markus 2:27). Akan tetapi selama berabad-abad Gereja berkeras menyatakan bahwa hari Sabat hanya untuk orang Yahudi. Peringatan peristiwa tujuh hari penciptaan itu bukan untuk orang Kristen, demikianlah ujar bapa-bapa gereja, karena ketujuh hari itu sudah dilampaui oleh hari kedelapan dari kebangkitan dan munculnya ciptaan baru di dalam Kristus. Akhirnya, orang Yahudi beribadah di hari Sabtu sedangkan orang Kristen beribadah di hari Minggu Sudah tentu, hari Sabat sangatlah berharga bagi umat Sebagai lambang abadi ('ot olam) bagi perjanjian yang
berkelanjutan ini, Allah menganugerahkan umat Sedemikian pentingnya hari Sabat bagi vitalitas dan keberadaan
perjanjian dengan Tuhan ini sehingga ketidak-taatan akan berakibat pada
dikeluarkannya si pelanggar dari tengah masyarakat (31:14). Bahkan
penghormatan pada hari Sabat ini juga lebih diutamakan dari pembangunan
kemah Allah atau Tabernakel (35:2-3 dst). Menghormati Allah dengan cara
menguduskan waktu memiliki prioritas yang lebih tinggi daripada
membangun tempat kudus bagi Dia. Jadi, memang benar bahwa hari Sabat itu secara unik buat umat
Yahudi. Umat Yahudi adalah 'milik kepunyaan' Sang Raja (19:5); dan
mereka juga menghormati hari Sabat seperti menghormati seorang Ratu. Lalu, DALAM PENGERTIAN APAKAH kita bisa memaknai Sabat sebagai
sesuatu buat umat manusia - termasuk orang-orang Kristen yang juga ingin
menghormati Allah dengan memperingati hari Sabat Petunjuk bagi karakter universal dari hari Sabat bisa dilihat
dalam Sepuluh Perintah, yang tercatat di dua tempat: di Keluaran 20 dan
di Ulangan 5. Kedua ayat yang menyebutkan tentang Sabat itu pada
dasarnya identik kecuali dalam satu kata. Yang satu memakai kata 'ingatlah
(zachor)' hari yang ketujuh, sedangkan ayat yang satu lagi memakai kata
'taatilah (shamor)' Sabat itu. Perhatikan bahwa alasan bagi perintah untuk 'mengingat' hari
Sabat adalah peristiwa penciptaan alam semesta (Kel 20:11). Sementara
kewajiban kovenan untuk 'memelihara' atau 'mentaati' hari Sabat
dilandasi oleh peristiwa penebusan mereka keluar dari Mesir (Ulangan
5:15). Tentu saja, kedua dasar itu sangat relevan bagi umat Setiap orang diciptakan menurut gambar Allah, oleh karenanya,
adalah baik dan bijaksana jika kita meniru Pencipta kita dengan
beristirahat dari pekerjaan kita dan untuk menghormati Dia pada hari
ketujuh. Jika dijalankan dengan benar, dan dalam sukacita, maka hari
Sabat itu bisa memulihkan jiwa, meneguhkan keluarga dan membawa kita
lebih dekat kepada Allah. Penelitian yang cermat pada catatan-catatan dalam Injil
mengungkapkan bahwa Yeshua memelihara hari Sabat sebagai bagian dari
umat Yahudi yang taat (tentu saja, melanggar hari Sabat akan merupakan
suatu dosa). Terhadap para pengkritik-Nya yang sangat cerewet itu, yang
ingin menerapkan aturan Sabat yang kaku dan rumit, Yesus menekankan
bahwa hari Sabat itu dimaksudkan oleh Allah sebagai berkat yang sangat
berguna bagi kehidupan. Hari Sabat diciptakan buat umat manusia. Jemaat generasi awal, sama seperti Yesus, melanjutkan
penghormatan atas hari Sabat dan untuk beribadat di Sinagoga. Namun
setelah masa Sabat itu berakhir, maka mereka akan berkumpul dari rumah
ke rumah di 'hari pertama minggu berikutnya' (Kisah 20:7) untuk menerima
pengajaran dari para rasul dan untuk mengadakan persekutuan doa, serta
membagikan sumbangan kepada kaum miskin (1 Kor 16:2). Dengan kata lain,
mereka menghormati Sang Pencipta dan Allah Sabat bisa menjadi berkat yang luar biasa bagi setiap orang, bagi orang Yahudi dan juga orang Kristen, buat keluarga dan juga masyarakat. Hari Sabat itu diperuntukkan bagi umat manusia. Yesus sendiri yang menegaskannya! |
Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.
Artikel: - Saya suka Kristus Anda. Tapi saya tidak suka dengan orang Kristen Anda - Doa Santo Francis dari Asisi - Bagaimana Anda tidak dapat menjadi Anak Allah - Dipimpin oleh kehendak Allah - Allah bukanlah sebongkah kayu - Kita bukan konsumen. Kita adalah manusia - Allah menanggapi Anda dengan serius - Segenap hati, jiwa, pikiran dan kekuatan kita telah ditebus - Lukisan Last Supper oleh Leonardo Da Vinci - Pesan seorang ateis bagi kita - Semuanya langsung tunduk, kecuali manusia - Sebelum mereka memanggil, Aku sudah menjawabnya. - Billy Graham: Penyesalan dan Himbauannya - Apa yang harusnya menjadi tekad tahun baru orang Kristen? - Natal - Apakah yang menjadikannya penting? - Gereja Eksis bukan untuk Kepentingan Anggotanya - Perbedaan bukan berarti perpecahan - Apakah Anda datang ke gereja sebagai konsumen? - Apakah gereja benar-benar perlu bagi orang Kristen? - Apakah kita kerabatnya Tuhan? - Mengapa seringkali kita menjadi orang bodoh? - Hati yang terarah pada Surga - Bagaimana kita dapat melakukan kehendak Tuhan? - Tuhan, apakah yang harus kuperbuat? - Bagaimana mengenal pengajar dan nabi palsu? - Andai aku dapat menghentikan satu hari merana - Di mana ada kasih, di situlah Allah ada - Ciri orang yang menghayati doa - Bagaimana menangani kekhawatiran? - Memahami Hukum Taurat dalam Terang Roh - Bagaimana Kebenaran Memerdekakan? - Kamu akan Mengetahui Kebenaran - Jangan Kuatir... Kristus Telah Bangkit! - Bagaimana Menjadi Seorang Pembangun Umat? - Waspadalah Terhadap Roh Pasif - Mengapa Kita Berdoa Sebelum Makan? - Apakah Hari Sabat Diciptakan untuk Manusia? - Bagaimana Mengendalikan Amarah Kita - Tujuh Cara untuk Melindungi Pernikahan Anda dari Kejatuhan Moral - Lima Resolusi Tahun Baru untuk Pemimpin Kristen - Mengapa Allah mengizinkan rasa sakit? - Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 2 - Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 1 - Bagaimana Menghindari Daya Tarik yang Fatal? - Apakah Anda Masih Tidur dan Beristirahat? - Bagaimana Memaafkan Orang yang telah Menyakiti Kita - Apakah Anda masih dikagumkan dengan Alkitab? - Kemunduran Agama, Salah Siapa? - Bagaimana Meminta Pemulihanan dari Allah? - Yesus Tidak Takut disalah-pahami - Bagaimana Menangani Keraguan? - Apakah Kita Terlalu Banyak Bicara? - Kita Perlu Memperlambat Pekerjaan Kita - Maut Harus Dialami Setiap Hari - Penderitaan itu Milik Siapa? - Melayani Orang yang Mengalami Krisis Pribadi - Mengapa orang-orang berteriak? - Ahhhh... akhirnya engkau mengerti - Kehidupan Lebih dari Apa yang Tampak - Suatu Kelahiran yang Tidak Diperhatikan - Mentalitas Seorang yang Besar - Pendidikan Tanpa Hikmat Tidak Ada Artinya - Anda Ada Bukan Karena Kebetulan - Perlakukan Orang Lain dengan Baik - Mengapa Orang Kristen Tidak Bertumbuh? - Mengasihi Teman Sekamar Saya, mungkinkah? - Kehidupan Rohani ibarat Maraton - 5 Alat Untuk Pertumbuhan Rohani - Apakah Anda Luput dari Kesalahan? - Apakah Semua yang Meminta akan Mendapatkan? - Apa Resolusi Tahun Baru Anda? - Apa yang Akan Kau Minta dari Tuhan? - "Ayo, kita gereja di Starbuck aje deh!" - Bagaimana Mengetahui Kehendak Tuhan? - Berdiam diri di dalam Tuhan - Sumber Kekuatan Sejati - Cara untuk Mengembangkan Sukacita - Calon Pendeta yang Pasti ditolak Gereja - Dengarkan Tuhan Bukan Diri Kita Sendiri - Dunia Kita yang Penuh Kata-kata - Hanya Ketidak-Sempurnaan yang Tidak Dapat Menolerir Ketidak-Sempurnaan - Hari Ini - Jangan Lupa Paspor dan Tiket Pesawat Anda - Jangan Menilai Buku dari Sampulnya - Kejujuran Tidak Pernah Merugikan - Kekurangan Orang Lain Harus Ditanggung Dalam Kasih - Kerendahan Hati, Benar dan Palsu - Kunci menaati Perintah Tuan Empunya Tuaian - Mukjizat Natal - Kisah-kisah Nyata - Menara Api di tengah Kegelapan Dunia - Mengalahkan Kejahatan dengan Kebaikan, Mungkinkah? - Mengasihi Seperti Diri Sendiri - Menggerakkan Orang Lewat Doa - Natal, Musim untuk Berbuat Baik? - Orang yang Melukai kita Harus Dikasihi dan Disambut sebagai Tangan Tuhan - Pendeta diabaikan di Gerejanya Sendiri - Peraturan Umum Dalam Penggunaan Waktu dan Hidup Kudus - Percakapan antara Orang Kudus dan Filsuf - Peringatan tentang Mendambakan Keberhasilan Spiritual - Salib, Sumber Kegembiraan Kita - Sejauh Manakah Anda Rela Melangkah untuk Tuhan? - Sekilas Hikmat dari Billy Graham - Sensitivitas kepada Teguran adalah Tanda Pasti bahwa kita Membutuhkannya - Setinggi-tingginya Tupai Melompat - Siapa Bilang Tidak Ada Sinterklas? |
|||||
|
Copyright 2003-2012. Semua materi di situs ini
adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries. |
|||||||