| Saran & Komentar | updated on 15 March 2010

Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan

Halaman Utama

  |  Tentang Kami

  |  Hubungi Kami

  |  Izin Pemakaian Materi 

  |  Dapatkan Buletin Gratis di sini! 

Sumber Damai

Khotbah/PA


Inspirasi

Artikel/Renungan

Kesaksian Hidup


Pelatihan

Discipleship Trainings


Lain-Lain...

Siaran Mandarin Fu Yin Dian Tai

Bible Study (P.A)

Buku-buku Terbitan

Buletin Gratis!

Lagu dan Film

Apakah Gubuk-mu Terbakar?

 

Seorang penumpang yang selamat dari kecelakaan kapal laut telah dihanyutkan ke satu pulau kecil yang tidak berpenghuni. Dia berdoa agar Tuhan datang untuk menyelamatkannya, dan setiap hari dia memandang jauh ke depan untuk mencari penyelamat, tetapi sepertinya tidak ada yang datang. Dengan kelelahan, pada akhirnya dia berhasil membangun sebuah gubuk kecil dari kayu untuk melindungi dirinya dan menyimpan barang miliknya.

Tetapi suatu hari, ia keluar mencari makanan, setelah dia tiba di rumahnya dan ia menemukan rumahnya terbakar, asapnya sampai tinggi sekali. Hal yang terburuk telah terjadi. Semua yang dimilikinya telah habis terbakar. Dia tenggelam di dalam kesedihan dan batinnya memberontak kemarahan.

"Tuhan, mengapa Engkau melakukan ini terhadap aku!" tangisnya.

Tetapi, keesokan harinya, dia terbangun oleh suara kapal laut yang mendekati pulau tersebut. Mereka datang untuk menyelamatkan dia.

Bagaimana Anda tahu saya berada disini? Tanya pria yang kelelahan itu kepada penolongnya.

"Kami melihat tanda asapmu," jawab mereka.

Sangat mudah untuk menjadi kecewa ketika masalah menjadi tidak baik. Tetapi seharusnya kita tidak berkecil hati, karena Tuhan sedang bekerja di dalam kehidupan kita, meskipun di tengah-tengah kesusahan dan penderitaan.

Ingatlah, di kemudian hari apabila rumah kecilmu terbakar habis, itu mungkin saja hanyalah tanda  yang akan memulai kasih karunia Allah dalam hidupmu.

Untuk semua hal negatif yang terjadi pada kehidupan kita, Allah memiliki jawaban positif mengenai hal itu.

Engkau berkata, "Ini tidak mungkin."

Tuhan berkata, "Semua hal mungkin (Lukas 18:27)."

Engkau berkata, "Aku terlalu capek."

Tuhan berkata, "Aku akan memberi-mu tempat peristirahatan (Matius 11:28-20)."

Engkau berkata, "Tidak ada yang mengasihi aku."

Tuhan berkata, "Aku mengasihi mu (Yohanes 3:16 & Yohanes 13:34)."

Engkau berkata, "Aku sudah tidak tahan."

Tuhan berkata, "Kasih karunia-Ku sudah cukup (II Korintus 12:9 & Mazmur 91:15)."

Engkau berkata, "Aku tidak dapat memecahkan masalah."

Tuhan berkata, "Aku akan menuntun jalan mu (Amsal 3:5-6)."

Engkau berkata, "Aku tidak dapat melakukannya."

Tuhan berkata, "Engkau dapat melakukan segala sesuatu (Filipi 4:13)."

Engkau berkata, "Aku tidak sanggup."

Tuhan berkata, "Aku sanggup (II Korintus 9:8)."

Engkau berkata, "Aku tidak dapat memaafkan diri-ku."

Tuhan berkata, "Aku memaafkan mu (I Yohanes 1:9 & Roma 8:1)."

Engkau berkata, "Aku tidak berkecukupan."

Tuhan berkata, "Aku akan menyediakan semua kebutuhanmu ( Filipi 4 :19)."

Engkau berkata, "Aku takut."

Tuhan berkata, "Aku tidak memberikan-mu roh ketakutan (II Timotius 1:7)."

Engkau berkata, "Aku selalu takut dan frustrasi."

Tuhan berkata, "Serahkanlah segala kekuatiran-mu pada-Ku ( IPeter 5:7)."

Engkau berkata, "Aku tidak memiliki iman."

Tuhan berkata, "Aku telah mengaruniakan semua orang iman yang cukup ( Roma 12:3)."

Engkau berkata, "Aku tidak cukup pandai."

Tuhan berkata, "Aku memberikanmu kebijaksanaan (I Korintus 1:30)."

Engkau berkata, "Aku merasa sendirian."

Tuhan berkata, "Aku tidak akan pernah membiarkanmu atau meninggalkan-mu (Ibrani 13:5)."

-ah

[Download]


Sulit dibaca? Ganti ukuran huruf di sini.

Standard
Besar
Terbesar

Artikel:

- Waspadalah Terhadap Roh Pasif

- Mengapa Kita Berdoa Sebelum Makan?

- Apakah Hari Sabat Diciptakan untuk Manusia?

- Orang-orang Kristen itu

- Bagaimana Mengendalikan Amarah Kita

- Tujuh Cara untuk Melindungi Pernikahan Anda dari Kejatuhan Moral

- Lima Resolusi Tahun Baru untuk Pemimpin Kristen

- Dalam memberi kita menerima

- Mengapa Allah mengizinkan rasa sakit?

- Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 2

- Pertobatan yang Sejati dan yang Palsu - 1

- Bagaimana Menghindari Daya Tarik yang Fatal?

- Apakah Anda Masih Tidur dan Beristirahat?

- Bagaimana Memaafkan Orang yang telah Menyakiti Kita

- Cara Yesus Menyembuhkan

- Bagaimana Menangani Amarah?

- Apakah Anda masih dikagumkan dengan Alkitab?

- Kemunduran Agama, Salah Siapa?

- Bagaimana Meminta Pemulihanan dari Allah?

- Yesus Tidak Takut disalah-pahami

- Bagaimana Menangani Keraguan?

- Apakah Kita Terlalu Banyak Bicara?

- Kita Perlu Memperlambat Pekerjaan Kita

- Maut Harus Dialami Setiap Hari

- Penderitaan itu Milik Siapa?

- Melayani Orang yang Mengalami Krisis Pribadi

- Cara Tuhan Bekerja

- Logika yang Sederhana

- Mengapa orang-orang berteriak?

- Paskah: Pengadilan Yesus

- Ahhhh... akhirnya engkau mengerti

- Rencana Sempurna dari Iblis

- Bila aku adalah Iblis

- Ingat Bebek Itu

- Apakah Gubuk-mu Terbakar?

- Kehidupan Lebih dari Apa yang Tampak

- Potret Seorang Anak

- Yesus Seorang Pecundang

- Suatu Kelahiran yang Tidak Diperhatikan

- Mentalitas Seorang yang Besar

- Pendidikan Tanpa Hikmat Tidak Ada Artinya

- Menanti Hari Itu

- Yesus dan Agama Lain

- Anda Ada Bukan Karena Kebetulan

- Takut akan Tuhan

- Celana Basah

- Perlakukan Orang Lain dengan Baik

- Kualitas Seorang Pemimpin

- Mengapa Orang Kristen Tidak Bertumbuh?

- Mengasihi Teman Sekamar Saya, mungkinkah?

- Hikmat Secangkir Kopi Panas

- Kehidupan Rohani ibarat Maraton

- Push-Up dan Donut

- 5 Alat Untuk Pertumbuhan Rohani

- 5 Roti dan 2 Ikan

- Adakah Hari Esok Bagimu?

- Apa artinya Natal?

- Apakah Anda Luput dari Kesalahan?

- Apakah Semua yang Meminta akan Mendapatkan?

- Apa Resolusi Tahun Baru Anda?

- Apa yang Akan Kau Minta dari Tuhan?

- "Ayo, kita gereja di Starbuck aje deh!"

- Bagaimana Mengetahui Kehendak Tuhan?

- Berdiam diri di dalam Tuhan - Sumber Kekuatan Sejati

- Cara untuk Mengembangkan Sukacita

- Calon Pendeta yang Pasti ditolak Gereja

- Dampak Pengampunan

- Dengarkan Tuhan Bukan Diri Kita Sendiri

- Di Manakah Tuhan?

- Doa Seorang Nabi Kecil

- Dunia Kita yang Penuh Kata-kata

- Empat Istri

- Hanya Ketidak-Sempurnaan yang Tidak Dapat Menolerir Ketidak-Sempurnaan

- Hari Ini

- Jangan Lupa Paspor dan Tiket Pesawat Anda

- Jangan Menilai Buku dari Sampulnya

- Janganlah Kamu Menghakimi

- Kebaikan dan Kebesaran

- Keheningan

- Ketidak-percayaan Kita

- Kita Tidak Cukup Rendah

- Lepaskan Dulu

- Takut akan Maut

- Kapan Malam Berakhir?

- Kejujuran Tidak Pernah Merugikan

- Kekurangan Orang Lain Harus Ditanggung Dalam Kasih

- Kerendahan Hati, Benar dan Palsu

- Kunci menaati Perintah Tuan Empunya Tuaian

- Mukjizat Natal - Kisah-kisah Nyata

- Menara Api di tengah Kegelapan Dunia

- Mengalahkan Kejahatan dengan Kebaikan, Mungkinkah?

- Mengasihi Seperti Diri Sendiri

- Menggerakkan Orang Lewat Doa

- Natal, Musim untuk Berbuat Baik?

- Nilai sebuah Kehidupan

- Orang yang Melukai kita Harus Dikasihi dan Disambut sebagai Tangan Tuhan

- Pendeta diabaikan di Gerejanya Sendiri

- Pengaruh Kristus

- Pengkhotbah yang Populer

- Pentingnya Pergumulan

- Pentingnya Sikap

- Peraturan Umum Dalam Penggunaan Waktu dan Hidup Kudus

- Percakapan antara Orang Kudus dan Filsuf

- Peringatan tentang Mendambakan Keberhasilan Spiritual

- Persahabatan dengan 'Musuh'

- Praktik lawan Ucapan

- Rangkulan Seorang Bayi

- Resiko seorang Hamba Tuhan

- Salib dan Si Aku

- Salib, Sumber Kegembiraan Kita

- Satu Kisah Cinta

- Sejauh Manakah Anda Rela Melangkah untuk Tuhan?

- Sekilas Hikmat dari Billy Graham

- Sensitivitas kepada Teguran adalah Tanda Pasti bahwa kita Membutuhkannya

- Sesungguhnya Buta

- Setinggi-tingginya Tupai Melompat

- Siapa Bilang Tidak Ada Sinterklas?

- Tidak semua hal dapat dilihat dengan mata

- Tujuan Ciptaan Baru

- Warisan Pengampunan

- Yang Paling Diberkati

- Yang Sudah Berlalu

Copyright 2003-2007. Semua materi di situs ini adalah milik eksklusif Cahaya Pengharapan Ministries.
E-mail kami untuk mendapatkan izin untuk menggunakan materi di situs ini.
Best viewed with IE6.0 and 1024 by 768 resolution.